Musik menawarkan ruang kreasi yang cukup luas. Tidak hanya bagi mereka yang berkarier sebagai musisi, seniman lainnya seperti aktor teater pun menggunakan medium musik sebagai cara berekspresi. Salah satunya adalah SpitLip. Mereka merupakan kelompok komedi teater yang terkenal karena menghadirkan elemen musikal dalam setiap pertunjukkannya.
Kali ini SpitLip memperkenalkan sebuah lagu yang cukup jenaka. Konsep tersebut hadir dengan segar berkat balutan musik pop punk yang dinamis dan penuh energi. Unsur jenaka juga sudah bisa kalian temukan lewat judul lagunya sendiri, Superfriends. SpitLip memperkenalkan lagu ini dengan tajuk Fuck The Sun. lagu ini merupakan sebuah bentuk protes dari SpitLip kepada Elon Musk.
Awalnya lagu ini ditulis oleh SpitLip untuk sebuah acara televisi. Namun, karena memiliki nada protes, pihak penyelenggara acara tidak berkenan untuk memutarnya. Meskipun begitu, berkat internet yang menawarkan kebebasan berpendapat, SpitLip akhirnya merilis secara resmi lagu ini melalui platform audio, Soundcloud.
Saat merilis lagu ini secara resmi, SpitLip juga mengirim tweet kepada Elon Musk. Pesan tersebut secara personal dikirim kepada bos Tesla dengan tambahan foto sarkas. SpitLip menjelaskan bahwa lagu komedi ini ditulis oleh mereka yang mencoba menjelaskan sudut pandang Elon Musk sebagai sosok yang merepresentasikan budaya populer saat ini.
Diketahui judul lagu tersebut mengarah pada obsesi Elon Musk untuk bisa menghadirkan jasa transportasi luar angkasa. Di luar itu, SpitLip juga menulis lirik terkait bagaimana kini Elon Musk bisa meraih apa yang dirinya mau dengan latar belakang bahwa sang pengusaha dianggap sebagai orang yang culun di masa muda.
Lirik yang bersifat sarkastik tersebut datang dari keresahan para anggota SpitLip kepada Elon Musk. Keempat anggota kolektif musikal ini merasa bahwa obsesi dari bos Tesla tersebut terkesan berlebihan. Selain itu, SpitLip menganggap bahwa Elon Musk terlalu tergesa-gesa dalam menantang Jeff Bezos sebagai salah satu orang terkaya di dunia saat ini.
Namun di luar kritik tersebut, SpitLip juga mengakui bahwa Elon Musk merupakan sosok yang patut untuk dijadikan inspirasi. Terutama bagi mereka yang memang menjalani karier di dunia bisnis. Menurut SpitLip apa yang telah diraih oleh Elon Musk merupakan sebuah pencapaian yang keren.
Rilisnya lagu dari SpitLip ini ikut memeriahkan apa yang terjadi antara Elon Musk dan Twitter. Sebagaimana yang kalian ketahui, pada akhir Oktober lalu bos Tesla tersebut berhasil membeli penuh kepemilikan Twitter. Langkah tersebut berhasil mendapatkan atensi positif. Namun, tidak sedikit juga banyak pihak menyuarakan kekecewaannya.
SpitLip dan para seniman dan musisi lainnya mengutarakan kritik atas kepemimpinan baru Elon Musk di Twitter. Para musisi merasa bahwa banyak ketidak adilan terhadap orang yang kini bekerja di bawah bos Twitter yang baru ini.
Selain merilis lagu tentang Elon Musik, SpitLip saat ini juga masih mempromosikan pertunjukan debut mereka sebagai kolektif. Operation Mincemeat merupakan karya perdana dari SpitLip yang diperkenalkan pada tahun 2019. Meskipun sudah hampir berusia 3 tahun, SpitLip pun berencana untuk melanjutkan Operation Mincemeat pada tahun 2023 mendatang.
Karya original pertama dari SpitLip tersebut mengambil latar Perang Dunia II. Unsur komedi tetap jadi poros dari Operation Mincemeat milik SpitLip. Kolektif seni satu ini memperkenalkan premis tentang mayat-mayat yang hilang saat perang yang memiliki pengaruh dalam memenangkan Perang Dunia II.
Untuk pertunjukkan selanjutnya, SpitLip akan membawa Operation Mincemeat ke Fortune Theatre. Arena pertunjukkan tersebut berada di kawasan West End, London, Inggris, pada bulan Maret Mendatang.
Image courtesy of Nathan Chandler
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 10/12/2022
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Muhamad Saifudin
02/04/2025 at 20:52 PM