Sebagai salah satu unit musik cadas veteran asal Inggris, Killing Joke menawarkan beragam warna musik sebagai bentuk evolusinya. Hal tersebut membantu band post punk asal kota London ini terus bisa bertahan lebih dari empat dekade. Di awal tahun 2022 ini, Killing Joke pun kembali menawarkan sesuatu yang baru dalam perjalanan musik mereka. Hal tersebut datang dalam bentuk EP keempat mereka berjudul Lord Of Chaos.
Meskipun telah berhasil menelurkan 15 album penuh dalam sejarah bermusiknya, EP jadi salah satu format yang cukup jarang untuk dirilis oleh Killing Joke. Namun dalam kesempatan ini, Killing Joke mencoba untuk kembali memberikan rangkuman karya setelah terakhir kali merilis album studio di tahun 2015 dan juga album live pada tahun 2021 lalu. EP berjudul Lord Of Chaos ini juga jadi salah satu langkah dari Killing Joke untuk memperkenalkan materi baru sejak 7 tahun lalu.
Untuk meramaikan momen hadirnya mini album terbarunya, Killing Joke juga merilis single baru dengan judul Lord Of Chaos. Unit post punk veteran ini menghadirkan komposisi musik yang unik, yaitu dengan memadukan post punk sebagai pondasi dengan nuansa musik industrial yang berat. Perpaduan tersebut terasa membuat musik dari Killing Joke mengarah ke ranah thrash metal dengan oktan yang lebih ringan.
Selain Lord Of Chaos, ada tiga lagu lainnya yang sudah dipersiapkan oleh Killing Joke dalam mini album tersebut. EP Lord Of Chaos dari Killing Joke ini akan rilis pada akhir Maret mendatang. Selepas resmi merilis EP tersebut, Killing Joke juga akan segera meluncur untuk menggelar tur konser di Inggris bertajuk Honour The Fire Tour. Terus yang terselenggara di Inggris ini jadi tur homecoming pertama yang diselenggarakan oleh Killing Joke sejak tiga tahun terakhir. Konser Honour The Fire Tour ini akan terselenggara sepanjang akhir Maret hingga awal bulan April 2022.
Berbicara mengenai perjalanan karier Killing Joke, bukanlah hal yang mudah untuk mempertahankan status veteran dengan terus berkarya. Terbentuk di tahun 1979, Killing Joke sebelumnya sempat memutuskan untuk tidak lagi bermusik di tahun 1996. Di masa-masa keemasan yang dilalui oleh Killing Joke, band ini pun sempat bongkar pasang personel. Namun ada satu sosok yang berhasil membuat Killing Joke jadi unit yang cukup kuat di skena post punk Inggris. Sosok tersebut adalah mendiang Paul Ravens.
Setelah Killing Joke berhasil merilis album ketiga mereka, Revelations di tahun 1982, sempat hadir guncangan di dalam tubuh Killing Joke. Namun, kehadiran Paul Ravens yang bergabung setelahnya sebagai pemain bass akhirnya berhasil kembali mengeratkan hubungan di antara personel lainnya.
Kehadiran Paul Ravens di dalam tubuh Killing Joke ini juga menjadi tonggak untuk arah baru dalam proses kreatif yang dijalani oleh Killing Joke. Perubahan proses kreatif yang dijalani oleh Killing Joke tersebut pun akhirnya membuahkan hasil. Single berjudul Love Like Blood yang rilis di tahun 1985 berhasil mencapai popularitas secara mainstream. Hal tersebut didasari oleh kreativitas Killing Joke dalam memadukan elemen musik goth dan juga post punk, sehingga bisa diterima dengan baik di masa keemasan new wave kala itu.
Namun sayang, di tahun 1998 Killing Joke harus memutuskan untuk rehat. Keputusan tersebut diambil karena seluruh anggota Killing Joke mulai sibuk dengan proyek musik di luar band tersebut. Namun, masuk ke tahun 2002 Killing Joke kembali untuk berkarya bersama. Kala itu, mereka langsung melanjutkan proyek album yang terbengkalai dan mengundang Dave Grohl untuk ikut serta membantu mereka.
Album yang dirilis di tahun 2003 tersebut membtuktikan bahwa perjalanan karier mandiri yang dilakukan oleh para anggota lainnya berhasil membuahkan kekuatan baru di dalam Killing Joke dan berhasil mendapatkan ulasan positif dari berbagai macam media musik internasional. Kini, Killing Joke hanya tinggal menunggu hitungan hari untuk bisa menawarkan secara penuh apa yang mereka buat untuk tahun 2022 ini.
Image courtesy Graeme J Baty/Shutterstock
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 28/02/2022
7 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Bur Zhan
30/01/2025 at 09:16 AM
YUSIA KRISTANTO
24/04/2025 at 23:21 PM
Ericka Adelia
13/06/2025 at 22:46 PM
Charlie Hutabarat
25/06/2025 at 20:53 PM
Alriz .
30/09/2025 at 17:25 PM
Muhamad Saifudin
23/11/2025 at 23:27 PM
Cands
24/11/2025 at 14:32 PM