The GRGTZ kembali dengan single terbaru berjudul You’re My Home. Dalam single ini, The GRGTZ lebih mendewasakan diri dengan sound serta aransemen mereka yang lebih matang, mewah, dan elegan. Mereka mengeksplorasi choir layaknya The Beach Boys dan Bee Gees. Single ini juga semakin matang berkat bebunyian unik dari Moog Synth a ala dekade 1980-an.
Aransemen ini juga semakin kaya dengan sound bass yang empuk, muted drum sound, serta alunan gitar yang halus dan mengawang seperti Men I Trust, Mutemath, dan Hyukoh.
Proyek lagu kali ini juga menjadi lagu yang paling serius penggarapannya. Mulai dari Dennis Ferdinand (Mannyrune) sebagai co-producer dan vocal director yang membuat nuansa vokal dan choir di lagu ini terasa magis. Serta mixing dan mastering dengan tangan ajaib oleh Indra Q yang biasa menggarap band sekelas Slank, Kotak, Seringai, Gugun Blues Shelter, dan nama besar lainnya.
Lagu ini menceritakan tentang sebuah perjalanan, penghormatan serta bentuk penghargaan dari seseorang dengan ikatan sakral kepada sosok penting dalam hidupnya. Juga merupakan sebuah pengingat kepada siapapun bahwa sejauh apapun kita pergi, sejauh apapun kita terpisah, selalu akan ada seseorang yang akan menanti dan menjadi tempat kita untuk kembali.
Karena perasaan cinta tak perlu memiliki dasar, alasan ataupun logika. Cukup pahami sebagai sebuah berkah dan nikmat yang tak ada ujungnya, hingga nanti cahaya tak lagi ada dalam pandangan mata.
Single ini dapat didengar sejak 9 Maret 2022 di berbagai streaming platform. Lagu ini ditulis oleh Muhammad Ahadin, sang vokalis, dan diproduseri oleh Helmi Giffari. Proses mixing dan mastering-nya digarap oleh Indra Q dan editing instrument-nya dikerjakan oleh Dennis Ferdinand di DAS House dan Wendy Bagindas di Starlight Studio. Artwork-nya adalah karya Yudha Gusty Wibowo.
The GRGTZ adalah band yang beranggotakan Muhammad Ahadin, Helmi Giffari, dan Rangga Algavis. Band yang dimulai sejak masa SMA serta menjadi tempat tumbuh sebagai musisi bagi para personilnya dalam perjalanan bermusik mereka yang kini sudah menginjak usia 12 tahun. Pergantian personel tak dapat dihindarkan, bagai mencari pendamping hidup. Akhirnya dengan formasi trio, kini The GRGTZ pun dapat bereksplorasi ke dalam dunia yang belum pernah mereka jajaki sebelumnya.
Berubah haluan dari yang sebelumnya terdengar lebih keras, seperti tutur Rekti Yoewono, “Memiliki sound menghentak, gitar distorsi yang padat, dan memiliki melodi yang catchy dengan aransemen yang tidak stagnan, juga musiknya terdengar seperti tetap ingin didengar orang banyak tapi ingin tetap nge-rock”, saat memberikan pendapat mengenai lagu MALAS yang sebelumnya telah dirilis.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 15/03/2022
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
AyuRL Ningtyas
19/01/2025 at 17:02 PM
INTAN FINDIA ANGGRAINI
29/06/2025 at 00:23 AM
Muhamad Saifudin
12/11/2025 at 16:02 PM