…And Justice For All (1989) adalah album pertama Metallica yang mampu meraih Grammy untuk kategori Best Metal Performance. Walau dipuji kritik dan sukses secara komersial lewat single “One”, kualitas rekaman album ini dianggap yang terburuk dibanding tiga album Metallica sebelumnya.
Sebab utama penyebab buruknya kualitas rekaman …And Justice For All sempat menjadi perdebatan kalangan kritikus musik dan penggemar Metallica. Awalnya, Steve Thompson (mixer album ini) menyalahkan permainan drum Lars Ulrich.
[bacajuga]
Kini giliran sang produser, Fleming Rasmussen yang angkat bicara dalam podcast Alphabetallica. Menurut Rasmussen, penyebab terbesar buruknya kualitas rekaman …And Justice For All adalah kematian Cliff Burton usai bis tur Metallica mengalami kecelakaan di Swedia.
“Steve Thompson dan Mike Barbiero (mixing engineer) awalnya menggunakan mix yang mereka anggap sudah sangat bagus. (Mix) itu menggunakan banyak bass, track bass …And Justice For All sebetulnya sangat bagus. Permainan Jason (Newsted) terdengar baik di album ini, mungkin ia mencoba membuktikan kemampuannya setara dengan Cliff, buat saya memang begitu adanya.”

Rasmussen menganggap keduanya memiliki gaya bermain bass yang berbeda, tapi sama-sama berkualitas. Perubahan terjadi setelah Metallica mendengar mix Thompson dan Barbiero, mereka meminta desibel bass …And Justice For All diturunkan.
“Setelah semuanya selesai, mereka ingin bassnya diturunkan lagi 3dB.”
“Saya tidak tahu kenapa mereka melakukan hal itu! Mungkin saja mereka masih berkabung. Saya sama sekali tak tahu mengapa. Bayangkan bagaimana terkejutnya saya mendengar hasil akhir album itu. Kualitas rekamannya dihujani kritikan ketika album ini dirilis, dan banyak orang yang terpesona dengan betapa keringnya album ini. Rasanya seperti ditampar,” jelas Rasmussen.
Rasmussen juga berpendapat bahwa sound tersebut menjadi sangat berpengaruh di kancah metal selama 30 tahun terakhir, terutama bagi band-band di awal generasi extreme metal.
“Mereka ingin terdengar seperti …And Justice For All, terutama bunyi bass drum yang kering dan nyaring. Tiap kali saya mendengar bass drum seperti itu, saya meminta maaf karena itu salah saya, karena bukan saya yang mengerjakan mix akhirnya!” tutup Rasmussen.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 21/08/2017
4 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Lukman Hakim
10/08/2025 at 19:18 PM
pujanadi
04/12/2025 at 09:53 AM
tiurnatalia
23/02/2026 at 15:15 PM
Maoreen Lokito
28/03/2026 at 18:07 PM