Munculnya pandemi akibat penyebaran virus Corona serta munculnya gerakan protes Black Lives Matter yang dimulai di tahun 2020 memang memberikan dampak yang sangat besar bagi siapapun. Termasuk juga musisi. Sama halnya dengan Abel Makkonen Tesfaye yang lebih dikenal dengan nama The Weeknd untuk moniker musiknya. The Weekend mengakui bahwa dampak yang terjadi di dunia serta dirinya sendiri akibat virus Corona dan gerakan protes Black Lives Matter membuat dirinya melakukan refleksi secara masif dan memutuskan untuk mempersiapkan sebuah album untuk jadi respon yang dilakukannya sebagai seniman.
Kegaduhan dan keprihatinan yang terjadi pada kondisi dunia saat ini akibat pandemi virus Corona dan gerakan protes Black Lives Matter jadi inspirasi utama bagi The Weekend dalam mengerjakan proyek musik terbarunya. Proyek musik terbaru yang dilakukan oleh The Weeknd ini nantinya akan hadir dalam format sebuah album sebagai bentuk lanjutan dari album keempatnya, After Hours yang rilis di tahun 2020 lalu. Menurut The Weeknd, situasi di tahun 2020 yang mengharuskan dirinya mengisolasi diri dan menjaga jarak membuat dirinya semakin mudah peka terhadap hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Kepekaan tersebut juga membawa unsur positif dalam hidupnya sebagai seorang musisi dan seniman. Kepekaan yang The Weeknd rasakan dalam berjarak juga membuat dirinya semakin merasa kreatif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
The Weeknd menyatakan bahwa pandemi yang terjadi akibat virus Corona, kematian George Floyd yang jadi bahan bakar untuk gerakan protes Black Lives Matter, serta tensi dan konflik horizontal yang terjadi akibat pemilu di Amerika Serikat membuat dirinya menyadari bahwa dirinya masih diselimuti oleh keberuntungan dan kenyamanan hingga saat ini. Terpisah jarak dengan orang-orang terdekatnya membuat The Weeknd semakin merasa beruntung bahwa dirinya selama ini punya support system yang baik dan berterima kasih atas kehadiran orang-orang tersebut. The Weeknd juga mengakui bahwa dirinya tidak menyangka bahwa kreativitas bisa muncul dan mengalir lebih deras di masa isolasinya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap dirinya habiskan di jalan guna melangsungkan satu konser ke konser lainnya.
Demi membuat jembatan untuk karya terbarunya nanti, The Weeknd juga menjelaskan bahwa album terakhir yang dirinya rilis, After Hours, merupakan sebuah karya terbaiknya selama berkarier kurang lebih 10 tahun lamanya. Menurutnya, After Hours jadi sebuah karya yang berbeda dan mampu merepresentasikan dirinya sendiri. Menurutnya, karya-karya sebelum After Hours memang lahir dari proses kreatif yang dirinya lakukan sebagai The Weeknd. Namun ketiga album The Weeknd sebelumnya tersebut tidak sepenuhnya mampu menjadi bagian dirinya. Hal tersebut didasari dengan tekanan industri musik yang menggunakan popularitas dan play count sebagai barometer sebuah kesuksesan.
Mangkirnya nama The Weeknd dari nominasi Grammy Awards 2021 jadi sebuah penanda yang mengingatkan Abel Makkonen Tesfaye bahwa karya yang dirinya suka belum tentu jadi hal yang disukai oleh orang lain. Hal tersebut mengingatkan dirinya bahwa album After Hours merupakan sebuah karya yang berasal dari keresahan yang dimiliki oleh The Weeknd dan menjadi gambaran jelas tentang perjalanan karier dari Abel Makkonen Tesfaye di industri musik internasional.
Tidak mendapatkan nominasi di ajang Grammy Awards 2021 tetap membuat The Weeknd kecewa. Kekecewaan tersebut membuat The Weeknd mempertanyakan kredibilitas yang dimiliki oleh pihak di balik hadirnya Grammy Awards. Dirinya melangsungkan kritik terhadap Grammy dengan menyoroti tentang penilaian yang dilakukan oleh para pihak penyelenggara yang terkesan tidak transparan kepada para musisi dan juga para penikmat musik lainnya.
Kekecewaan yang dirasakan oleh The Weeknd dianggap cukup mendasar. Pasalnya di tahun 2020, dirinya berhasil meraih 3 buah penghargaan pada ajang American Music Awards untuk kategori Favourite Male Artist, Favourite Album and Favourite Song in the Soul/R&B. The Weeknd merasa dengan pencapaiannya tersebut, harusnya sudah jelas bahwa musik yang dirinya tawarkan dari album After Hours memiliki kualitas yang cukup baik untuk bersaing dengan rekan musisi lainnya di ajang Grammy Awards 2021. Untuk karya-karya sebelumnya, The Weeknd tidak pernah punya masalah dan merasa diapresiasi secara baik oleh Grammy. Terbukti dengan selama perjalanan kariernya, The Weeknd telah berhasil meraih tiga piala di ajang Grammy Awards.
Berkarier secara independen sejak tahun 2020, nama The Weeknd baru mulai jadi buah bibir di berbagai kalangan penikmat musik berkat hadirnya album ketiga berjudul Starboy yang rilis di tahun 2016. Album ketiga dalam diskografi The Weeknd merupakan salah satu proyek musik terbesar yang pernah ditangani oleh Abel Makkonen Tesfaye. Starboy menghadirkan beberapa penampilan dari musisi kelas dunia, di antaranya adalah Daft Punk, Lana Del Rey, Kendrick Lamar, dan Future.
Album ketiga yang dirilis oleh The Weeknd ini juga mendapatkan kesuksesan secara komersial. Total, album ketiga The Weeknd ini berhasil meraih penjualan album sebesar 348,000 dengan penjualan album fisik mencapai 209.000. Lahirnya album Starboy merupakan sebuah cara The Weeknd menjaga momentum berkat kesuksesan yang dirinya raih dari album keduanya, Beauty Behind the Madness di tahun 2015. Album kedua milik The Weeknd tersebut berhasil meraih apresiasi positif dari berbagai kritikus dan media musik serta mampu bertengger di posisi puncak untuk berbagai tangga album musik di berbagai belahan dunia. Kesuksesan yang dirinya raih melalui album kedua tersebut juga berhasil tercapai berkat single berjudul Earned It yang jadi salah satu soundtrack untuk film 50 Shades of Grey.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 31/01/2021
12 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
SUSILO UTOMO
08/05/2025 at 13:50 PM
AGUSTIN DWI CHRISTANTI
04/07/2025 at 16:39 PM
promotorrai promotorrai
10/08/2025 at 18:54 PM
rajadongen rajadongen
10/08/2025 at 18:54 PM
Zahra Zahra
10/08/2025 at 18:54 PM
nurhayat nurhayat
10/08/2025 at 18:54 PM
myiphone507 myiphone507
10/08/2025 at 19:08 PM
landadaratu Wulandari
10/08/2025 at 19:08 PM
ayurahani ayurahani
10/08/2025 at 19:08 PM
uca aa
26/09/2025 at 19:21 PM
AyuRL Ningtyas
26/01/2026 at 13:38 PM
Andyyy y
02/02/2026 at 22:35 PM