Fontaines D.C kembali melanjutkan perilisan single dalam perjalanan menuju album baru mereka. Kali ini, band asal Dublin, Irlandia, tersebut melepas single berjudul "Skinty Fia".
Judul single ini sekaligus menjadi tajuk dari album studio ketiga mereka yang akan datang. Rencananya, album ini bakal dirilis pada 22 April 2022 melalui Partisan Records ke dalam berbagai format. Mulai dari cangkram padat, kaset, hingga download streaming digital.
Adapun, single "Skinty Fia" ini menyusul dua single sebelumnya yang sudah dilepas Fontaines D.C yaitu "I Love You" dan "Jackie Down The Line".
Di album ketiga kali ini, Fontaines D.C menuangkan pesan politik yang begitu kental dan tajam. Mereka membumbui pesan ini dengan porsi kemarahan dan lantunan nada repetitif yang kian menegaskan maksud dari musik mereka.
"Skinty Fia" yang jika diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris adalah "the damnation of the deer" ini, menjadi sebuah ode untuk kampung halaman mereka di Irlandia. Ode ini tentu saja, disampaikan Fontaines D.C dalam bentuk satire dan makna yang tersirat.
Sang vokalis, Grian Chatten, menjelaskan bahwa Skinty Fia adalah penggambaran dari dua kata yang punya makna merangkum perasaan kecewa dan tidak nyaman terhadap sesuatu.
"Judul lagu dan album ini (Skinty Fia) terdengar sangat modern dan klasik dalam waktu yang sama. Pada awalnya Tom Coll (drummer), menyarankan frase tersebut untuk judul lagu saja," kata Chatten dilansir Irish Times.
"Bibinya yang sudah tua, kadang menggunakan kata "skinty fia" untuk menggantikan umpatan dan kata kotor," jelasnya.
"Menurut saya, istilah "masa bodo seekor rusa" adalah bentuk yang tepat dari perasaan gundah gulana kami yang merasa tidak ingin kehilangan ke-Irlandiaan tapi, perlahan juga terkikis karena kondisi di negara kami yang tidak kunjung membaik," ujarnya.
Kecemasan Fontaines D.C akan kehilangan identitas mereka juga dituangkan di dalam lagu "i Love You". Lagu ini ditulis dari sudut pandang orang Irlandia yang tinggal di luar negeri. Mereka, yang menulis lagu itu, “menikmati kesuksesan pribadi yang luar biasa dan rasa kebanggaan budaya”.
Subjeknya “secara bersamaan memetabolisme kekecewaan yang mendalam, dan kemarahan yang berputar-putar, pada iklim politik saat ini serta kekejaman sejarah paling suram di negara itu, seperti sebagai dekade kebrutalan tragis di Tuam Mother and Baby Home di Galway”.
Video musik untuk single I Love You ini juga dirilis untuk melengkapi single tersebut. Video musik I Love You disutradarai Sam Taylor menampilkan Chatten berjalan melalui gereja yang diterangi cahaya lilin sebelum dia kemudian berbicara ke kamera untuk menyampaikan bagian kedua lagu yang penuh gairah.
Adapun, pengumuman hadirnya album ketiga mereka ini sudah muncul sejak Januari lalu. Skinty Fia menjadi rangkaian keberhasilan dan produktivitas dari Fontaines D.C sejak debut album Dogrel (2019) dan album A Hero's Death (2020) juga ditahbiskan menjadi nominator Grammy untuk kategori “Best Rock Album” di tahun tersebut.
Eksplorasi musik Fontaines F.C juga kian terasa di album ini. Ambil contoh di single "Jackie Down The Line". Alih-alih kembali dengan elemen murung khas post-punk, Jackie Down The Line memberikan energi indie rock yang diperlukan dengan porsi yang tepat.
Fontaines memberikan ruang lebih bagi suara jangly pada departemen gitarnya serta rapalan sang vokalis Grian Chatten yang lebih bernada.
Fontaines D.C sendiri beranggotakan Grian Chatten, Carlos O’Connell, Conor Curley, Tom Coll, dan Conor Deegan yang bertemu saat menempuh pendidikan sarjana di BIMM Dublin, salah satu sekolah musik bergengsi seantero Inggris dan Irlandia. Mereka kemudian membentuk Fontaines D.C. di tahun 2017.
Setelah band ini terbentuk, mereka merilis single debut Too Real di tahun 2018. Single itu sukses yang menuai pujian. Musik mereka memang mencolok, mengingatkan pendengar pada masa kejayaan musik punk di tahun 1970-an. Kemudian tak butuh waktu lama, band muda ini dapat kontrak rekaman dan merilis album debut mereka, Dogrel, di tahun 2019.
Album punk tersebut laris manis dan mereka pun langsung banjir tawaran manggung. Album Dogrel bahkan panen skor tinggi dari berbagai situs. Fontaines D.C. pun menuai popularitas di negara asalnya, di Inggris, dan Amerika Serikat.
Setelah sukses dengan album debutnya, Fontaines D.C. juga sibuk tur keliling dunia. Meski disibukkan dengan tur, mereka tak mau bersantai sejenak dengan memberi jeda setahun untuk menggarap materi baru.
Fontaines D.C. tidak lama kemudian langsung merilis album keduanya, A Hero's Death, di pertengahan tahun 2020 dan mencoba mengeksplorasi hal-hal baru.
Image source: Shutterstock
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 11/04/2022
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
pujanadi
25/09/2025 at 09:06 AM
Muhamad Saifudin
28/10/2025 at 21:55 PM
Sofi .
01/02/2026 at 20:20 PM