Penyanyi dan penulis lagu Jazmin Bean baru saja merilis single terbarunya berjudul Carnage. Artis yang juga social media influencer dan make up artist ini bekerja sama dengan Lucy Loone untuk lagu ini yang resmi dirilis pada 18 November 2022.
Mengenai single Carnage, Jazmin Bean mengatakan, “Carnage adalah lagu tentan mendapatkan apa yang kalian inginkan dan tidak peduli betapa sulitanya itu atau pendapat apa yang muncul dalam prosesnya. Itu benar-benar surat cinta untuk setiap goal saya dan semakin dekat dengan goal tersebut.”
Single terbaru Ini menandai kolaborasi pertama antara Jazmin Bean dan Lucy Loone. Lagu ini ditulis oleh Jazmin Bean, Jessica Winter, dan Lucy Loone. Diproduksi oleh Jessica Winter dan Imad Royal. Video musik pengiringnya disutradarai oleh Shan Phearon dan Jazmin Bean. Simak video musik Carnage dari Jazmin Bean yang berkolaborasi dengan Lucy Loone berikut ini, Superfriends.
Carnage merupakan single kedua Jazmin Bean di tahun 2022 ini. Single baru ini mengikuti Puppy Pound yang dirilis pada bulan Maret lalu.
Sementara Lucy Loone berbagi di media sosial, “Terima kasih kepada jaz & Jessica Winter & nightfeelings karena merekayasa syair saya dan semua orang selain tim karena telah membuat saya menjadi bagian dari proyek luar biasa ini. Tidak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan betapa istimewanya rasanya akhirnya berbagi momen ini dengan Anda, saya akan menghargainya seumur hidup.”
Jazmin Bean sendiri mendapatkan lebih dari 400 juta streaming untuk EP debutnya, Worldwide Torture, serta mendapat pengakuan secara kritis. Kini, Jazmin Bean sendiri sudah menjadi salah satu rahasia di Inggris. Penyanyi bernama asli Jasmine Adams ini pun melepas single Carnage ini lewat Island Records/Interscope.
Sebelumnya Jazmin Bean diberi tip oleh beberapa media seperti Vogue dan Dazed. Jazmin Bean adalah salah satu artis kreatif visual yang paling banyak dibicarakan di Inggris dan pendiri merek makeup vegan dan bebas kekejaman Cult Candy Cosmetics.
Mereka menjalani tahun 2022 dengan sangat sibuk, menghabiskan sebagian besar tahun untuk menulis dan merekam dengan produser penjualan multi-platinum seperti Jonny Coffer, John Feldmann, Matt Schwartz, dan Rick Nowels. Jazmin Bean juga membintangi kampanye untuk merek fesyen Inggris legendaris, Burberry.
Sebagai seorang penampil live yang menawan, Jazmin Bean telah ditambahkan ke jajaran ikon untuk Download Festival 2023, yang lebi segar dari pertunjukan utama mereka yang terjual habis di Courtyard Theatre London.
Jazmin Bean adalah seniman multidisiplin yang spesialisasinya dalam cakupan musik dan film. Sang Jasmine Adams sendiri menghabiskan sebagian besar hidupnya di London, tetapi ia sangat terikat di mana-mana, berkreasi dan berkolaborasi dengan seniman di seluruh dunia dengan kehidupan yang dihabiskan secara online.
Setelah mengumpulkan lebih dari 120 juta tampilan YouTube, sekitar 1 juta pengikut TikTok, dan lebih dari setengah juta pengikut Instagram dan pendengar Spotify, ia bertransformasi menjadi suara dan semangat subkultur tanpa gender Generasi Z yang tidak mungkin untuk didefinisikan.
Visualisasi dunia lain Jazmin Bean adalah wadah inspirasi yang melebur. Kenyataan ini membuat kalian akan penasaran sekaligus merasa tidak nyaman. Jika kita telah terbiasa dengan euforia pop yang menjadi hal biasa di tangga lagu, maka bersiaplah untuk semuanya terguncang. Jazmin Bean muncul dan mereka akan menggebrak banyak hal yang kita kenal.
Di balik itu, Jazmin Bean adalah moniker untuk Jasmine Adams. Ia adalah seorang penyanyi, penulis lagu, social media influencer, dan makeup artist asal Inggris. Jazmin Bean Berbasis di London, dan pertama kali mendapat perhatian online karena penampilan riasan "ekstrem"-nya. Jazmin Bean merilis sendiri debut extended play Worldwide Torture pada 2019, yang kemudian diterbitkan ulang pada 2020 melalui Interscope dan Island Records.
Jazmin Bean mulai membuat penampilan musiknya pada usia 15 tahun. Ia merilis single debutnya, Worldwide Torture, pada 2019 dan merilis sendiri album mini debut mereka, Worldwide Torture, pada Oktober 2019, di bawah label pribadi Aswang Birthday Cake. EP debutnya itu kemudian diterbitkan ulang oleh Island Records dan Interscope pada November 2020 dengan empat trek tambahan.
Sebuah video musik untuk lagunya, Saccharine, diambil dari EP Worldwide Torture, juga dirilis pada Oktober 2019. Mereka telah merilis single solo, seperti Hello Kitty pada Desember 2019 dan Yandere pada Oktober 2020, dan single kolaborasi Princess Castle yang menampilkan Cottontail dan Monster Truck yang menampilkan Zheani keduanya dirilis pada November 2020. Single Jazmin Bean berikutnya berjudul RU Looking 4 Me Now dirilis pada Juli 2021.
Jazmin Bean telah menyatakan bahwa gayanya terinspirasi oleh film Hello Kitty, Aswangs, Fraggle Rock, dan Tim Burton, dan mereka menggambarkannya sebagai bentuk pelarian.
Musik-musik Jazmin Bean digambarkan sebagai pop metal, trap metal, hyperpop, alt-pop, grunge, dan pop horor. Paper Magazine mendeskripsikan musik Jazmin Bean ini sebagai "aneh", "menakutkan", dan "genre-bending". Sedankan Jazmin Bean sendiri telah menyatakan bahwa musik-musiknya terinspirasi dari soundtrack film, termasuk film horor Midsommar (2019) dan film fantasi Corpse Bride (2005).
Image source: https://www.instagram.com/jazminbean/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 19/12/2022
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
SUROSO R
07/03/2025 at 12:45 PM
Muhamad Saifudin
27/03/2025 at 21:41 PM
Leli Mustika Krisliani
04/07/2025 at 09:09 AM