Musik dan video game kerap kali saling bersingunggan. Entah diproyeksikan sebagai soundtrack atau sekadar bentuk promosi yang saling menguntungkan. Hal tersebut yang kini dilakukan oleh Bring Me The Horizon. Band cadas asal Inggris ini ternyata tengah membantu proyek promosi dari sebuah franchise video game legendaris, Gran Turismo yang akan meluncurkan edisi ketujuhnya beberapa bulan ke depan.
Dalam hal ini, Bring Me The Horizon menghadirkan sebuah cover dari lagu soundtrack Gran Turismo 7 berjudul Moon Over The Castle. Meskipun sekadar melakukan cover lagu, Bring Me The Horizon tetap menunjukan kemampuan eksploratif mereka dan mengubah nuansa musik aslinya dengan karakteristik garang dan unik yang mereka miliki.
Secara komposisi, Bring Me The Horizon tidak mencoba untuk mengubah konsep dari lagu BGM yang ada. Bring Me The Horizon tetap tidak memberikan treatment vokal agar lagu ini tetap bisa terasa otentik sebagai pengiring dari sebuah permainan balap mobil. Namun dari instrumentalisasi yang ditawarkan, Bring Me The Horizon mencoba untuk menghadirkan kesan modern dan kontemporer yang kini jadi salah satu ciri khas mereka. Hal tersebut menawarkan pengalaman mendengarkan yang berbeda sebagai salah satu eksperimentasi musik dan video game.
Konsep musik tersebut sudah diusung oleh Bring Me The Horizon sejak mereka memperkenalkan EP perdana dari seri Post Human, yaitu Post Human: Survival Horror yang pertama kali diperkenalkan oleh Bring Me The Horizon pada tahun 2020. Rencananya, Bring Me The Horizon juga akan melanjutkan serial Post Human yang kini masih belum diinformasikan secara lanjut.
Terkait kolaborasi dengan produksi video game, ini bukanlah kali pertama yang dilakukan oleh Bring Me The Horizon. Band cadas asal Inggris ini juga sebelumnya pernah membuat soundtrack untuk Death Stranding: Timefall berjudul Ludens. Diperkenalkan di tahun 2019, Bring Me The Horizon menjelaskan bahwa kesempatan dalam menulis lagu untuk sebuah video game merupakan hal yang belum pernah dilakukan oleh mereka.
Memaksimalkan kesempatan yang ada, Bring Me The Horizon menjadikan momen tersebut sebagai sebuah proses eksperimentasi musik baru. Oleh karena itu, Bring Me The Horizon menggunakan arahan kreatif sinematis dalam pembuatan lagunya. Bring Me The Horizon juga mendengarkan referensi dari karya-karya lainnya seperti soundtrack untuk film The Matrix dan juga karya musik dengan nuansa serupa. Meskipun jadi tantangan tersendiri, Bring Me The Horizon menjelaskan bahwa mereka cukup merasa senang membuat karya untuk sebuah franchise video game yang dilanjutkan dengan proyek Gran Turismo 7 ini.
Sebelumnya, Bring Me The Horizon juga sempat melakukan gubahan ulang atau remix lagu pada tahun 2021 lalu. Bersama Jeris Johnson, Bring Me The Horizon memutuskan untuk melakukan remix dari salah satu lagu lawas mereka yang diinisiasi melalui platform TikTok kala itu.
Kehadiran Bring Me The Horizon di berbagai platform media sosial juga semakin rutin dilakukan. Setelah berhasil mendapatkan penghargaan sebagai album terbaik untuk pekan terakhir di bulan Januari, Oliver Sykes pun bercerita tentang salah satu proses rekaman yang dijalani oleh Bring Me The Horizon untuk lagu barunya, Teardrop yang juga masuk ke dalam mini album tersebut. Melalui akun TikTok-nya, Oliver Sykes mengakui bahwa dalam lagu tersebut terdapat suara seruan gajah.
Suara tersebut hanya bisa terdengar jika para penikmat musik Bring Me The Horizon dengan konsentrasi tinggi. Pasalnya, dalam memasukan elemen suara seruan gajah, Oliver Sykes meminta bantuan dari sang pemain keyboard, Jordan Fish untuk menyelaraskan elemen tersebut ke dalam lagu Teardrop secara sempurna. Dalam pencarian suara seruan gajah yang sesuai, Oliver Sykes menghabiskan waktunya untuk melakukan browsing di internet. Bagi yang penasaran, suara seruan gajah tersebut dapat terdengar di 10 detik pertama dari lagu Teardrop.
Berbicara mengenai serial Post Human sebagai instalasi kreatif Bring Me The Horizon, Oliver Sykes bercerita tentang makna di balik Post Human menurut dirinya. Bagi vokalis Bring Me The Horizon tersebut, Post Human merupakan sebuah fase bagi manusia yang sudah mengalami evolusi dan tidak lagi masuk ke dalam kategori rantai makanan di dalam kehidupan ini. Ide tersebut diambil dari pemikirannya, jika manusia memiliki potensi untuk dapat menjadi kelompok makhluk hidup yang lebih baik lagi. Tidak lagi soal memikirkan diri sendiri, namun juga sudah mulai memiliki tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan alam.
Dalam pengerjaan EP Post Human: Survival Horror ini, Oliver Sykes selaku vokalis dan frontman dari tubuh Bring Me The Horizon bersama sang pemain keyboard, Jordan Fish mengambil peran sebagai produser. Namun, untuk keseluruhan proyek EP baru Bring Me The Horizon ini digawangi oleh Mick Gordon sebagai produser utama. Selain itu, Bring Me The Horizon juga menyatakan bahwa Post Human: Survival Horror merupakan EP perdana dari sederet rangkaian mini album yang akan lahir dengan tajuk utama Post Human. Dalam suatu kesempatan, Oliver Sykes pun sempat bercerita tentang makna di balik Post Human. Bagi vokalis di dalam tubuh Bring Me The Horizon tersebut, Post Human dianggap sebagai sebuah fase bagi manusia yang telah mengalami evolusi.
Image courtesy of Gobinder Jhitta
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 17/02/2022
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Muhamad Saifudin
02/12/2025 at 22:46 PM