Selama lebih dari 10 tahun berkarya, Elder memang terkenal sebagai unit doom metal yang cukup unik. Band cadas asal Amerika Serikat ini kerap kali memasukan elemen musik yang cenderung tidak terlalu beririsan dengan akar metal, namun berhasil membuat dinamika musik yang menarik untuk kalian dengarkan, Superfriends.
Formula kreatif tersebut pun masih mereka terapkan untuk album terbaru mereka di tahun 2022 ini. Pada akhir bulan November lalu, Elder secara resmi mengumumkan album baru berjudul Innate Passage. Total ada 5 buah lagu dalam Innate Passage milik Elder ini. Terkesan layaknya sebuah mini album, namun durasi yang cukup panjang membuat kalian dapat merasakan intensitas musik yang ditawarkan oleh Elder pada album ini.
Selain itu, ada hal baru lain yang dilakukan Elder untuk menyempurnakan album keenamnya ini. Band cadas asal Amerika Serikat ini untuk pertama kali mengundang kolaborator dalam proses produksi albumnya. Kerja sama tersebut disambut oleh Behrang Alavi dari Samavyo sebagai yang menyumbangkan vokalnya pada sebuah lagu dalam album Innate Passage milik Elder.
Elder menjelaskan bahwa album terbaru dari mereka ini datang dari imajinasi tingkat tinggi. Dalam proses penulisan materi, para personel Elder ini mengubah sudut pandang mereka ke tingkat yang jauh berbeda untuk berada dalam dunia yang sureal. Nick DiSalvo selaku pentolan Elder menambahkan bahwa album terbaru dari Elder ini membuang segala aspek realita yang lekat dengan hidup manusia.
Vokalis sekaligus pemain gitar dari Elder tersebut juga menjelaskan bahwa Innate Passage membahas tentang sudut pandang waktu yang tidak linear. Menurut sang vokalis, album ini mengajak para pendengarnya untuk bisa memproses kehidupan dengan sudut pandang berbeda. Selain itu, Nick DiSalvo juga berharap agar setiap orang bisa berkembang dengan lini masanya sendiri, tanpa harus takut akan tertinggal karena konsep waktu di dunia nyata.
Nick DiSalvo menambahkan bahwa judul albumnya sendiri, Innate Passage, hadir ketika Elder tengah menjalani proses rekaman. Judul tersebut muncul karena setiap anggota Elder menyadari pentingnya sebuah masa transisi dan kesiapan diri untuk menjalani perubahan yang terjadi dalam hidup secara personal.
Momen introspeksi diri diakui oleh para anggota Elder sebagai bentuk nyata perubahan dan pendewasaan. Apa yang dialami oleh Nick DiSalvo dan anggota band cadas lainnya menghadirkan pengalaman yang berharga untuk bisa menjalani hidup tanpa beban.
Album terbaru dari Elder ini cukup mendapatkan respon positif dari para penikmat serta pengamat musik cadas dunia. Album keenam yang dirilis dalam format piringan hitam ini dianggap sebagai sebuah tanda bahwa band yang berdiri sejak tahun 2004 ini masih terus mengeksplorasi karya-karya mereka.
Secara komposisi musik, para penikmat Elder menyadari bahwa tema utama dan energi paling besar bisa mereka temukan dalam nomor perdana di dalam album ini. Lagu berjudul Catastasis dianggap mampu memberikan representasi yang tepat dari sudut pandang Elder mengenai waktu. Hal tersebut dibuktikan dengan pemilihan ritme yang tertata rapih dalam ketukan yang terdengar janggal.
Di dalam karya tersebut para pendengar musik Elder juga bisa menikmati harmonisasi vokal yang datang dari Nick DiSalvo dan Behrang Alavi. Keduanya berhasil membuat lagu pembuka di album Innate Passage jadi sebuah karya yang punya peran definitif terhadap narasi albumnya.
Komposisi musik yang kohesif juga bisa kalian dengar pada nomor ketiga album Innate Passage ini, Superfriends. Berjudul Coalescence, setiap instrumen seakan melebur jadi sebuah kesatuan demi menghadirkan dinamika musik yang menarik untuk kalian dengarkan. Meskipun begitu, porsi dari setiap instrumen yang dimainkan pun bisa terdengar jelas garang.
Secara durasi, lagu ketiga ini memiliki waktu putar sepanjang 5 menit. Durasi tersebut memberikan ruang agar setiap anggota Elder mampu menuangkan imajinasi mereka dalam membangun dunia dari Innate Passage. Dari musik doom yang seakan menghantui dunia hingga sedikit sentuhan rock futuristis yang jadi jawaban terhadap ruang dan waktu yang dibangun oleh Elder lewat albumnya.
Image courtesy of Maren Michaelis
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 31/12/2022
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Muhamad Saifudin
17/03/2025 at 23:39 PM