Kehadiran musik, khususnya Rock, erat dengan pergerakan sosial-politik yang tidak jauh dari letupan emosi dan revolusi. Seperti Punk Rock lewat pesan pemberontakan yang jujur dan kritis, atau gemerlap glam-rock - bagai kacang lupa kulit - tenggelam dalam dandanan dan rambut besar. Kedalaman emosi yang jika dikawinkan dengan visual yang menarik, bisa menciptakan satu perjalanan tak terlupakan bagi yang menontonnya.
Dengan berbagai jenis genre film dan beragam gaya narasi, simak 6 film wajib tonton bertema Rock yang pernah disimpan di dalam gulungan pita seluloid!
Metallica Through the Never (2013)
Rock memang tidak ada matinya! Jika kamu membayangkan film konser tidak memiliki cerita yang menarik serta visual yang menawan, berarti kamu ketinggalan Metallica Through the Never, kompilasi perjalanan konser musim panas band cadas Metallica yang direkam dengan kamera 3D untuk layar IMAX. Energi setiap personil tertangkap dengan sempurna, terlebih saat kamera menyapu stadium beserta ribuan fans di dalamnya! Dengan cerita di dalam cerita, kita juga melihat Dane DeHaan bertindak anarkis dengan iringan track brilian Metallica, seperti "Fuel", "One", "The Memory Remains" dan lainnya.
This Is Spinal Tap (1984)
Genre film mockumentary (dokumenter gadungan) memang erat dengan film horror, tapi bersiaplah untuk tertawa dengan salah satu film paling kocak dengan latar dunia rock! Bercerita tentang band metal fiksi Spinal Tap yang beranggotakan Michael McKean, Harry Shearer, and Christopher Guest, film yang disutradarai Rob Reiner ini dengan satir menggambarkan sisi egois dan kepalsuan para bintang rock. Ada banyak adegan favorit yang bisa kita pilih dan tidak sedikit musisi rock pada era 80’an yang tersindir.
The Filth and the Fury (2000)
Dirangkai dari potongan rekaman arsip langka dengan berbagai detil junk-culture di era proto Punk 70an, rockumentary The Filth and The Fury menggambarkan perjalanan Sex Pistol menuju ketenaran dan keterpurukan, seiring teriakan kelas rendah Inggris menghadapi sosial politik saat itu. Dilengkapi wawancara mendalam bersama Johnny Rotten, Malcolm McLaren, dan Steve Jones, judul film yang diambil dari salah satu headline berita yang sukses membuat Sex Pistol menjadi musuh besar Inggris. Film yang disutradarai Julien Temple ini bisa menjadi penggambaran terbaik bagaimana keadaan sosial politik mempengaruhi pergerakan musik. Film penuh inspirasi buat kamu yang tertarik dengan pengaruh musik dalam membuat perubahan.
Gimme Shelter (1970)
Disutradarai Albert Maysles, David Maysles dan Charlotte Zwerin, Gimme Shelter menjadi portal lintas budaya dan waktu yang mendokumentasikan runtuhnya pandangan utopian kaum hippy ke dalam dunia komersil. Sementara Keith Richards menunjukkan dengan santai kenikmatan mendengarkan musik dalam pengaruh narkoba, klimaks tur Rolling Stones tahun 1969 di Altamont dinodai dengan tragedi kematian Meredith Hunter yang terekam di kamera 16-mm, menggambarkan masalah yang lebih serius – kriminalitas dan kelalaian moralitas.
Woodstock (1970)
Sebagai salah satu konser paling dahsyat di dalam sejarah kultur pop dunia, film dokumenter yang disutradarai Michael Wadleigh menawarkan hasil editan yang efisien, stock video yang berlimpah (materi mentah yang merekam seluruh kegiatan sepanjang akhir pekan), adegan yang menyatu dengan ritme musik, serta beragam visual yang mengalir. Singkat kata, dokumenter ini bisa membawa kita ke tengah-tengah semaraknya potret konser ikonis Woodstock tahun 1969, satu pengalaman yang otentik.
Pink Floyd The Wall (1982)
Dengan Fame dan Midnight Express di dalam katalog sutradara Alan Parker, film experimental dari album konsep Pink Floyd tahun 1978 berjudul sama, sukses menggambarkan perjalanan hidup Roger Waters dengan memadukan animasi dengan visual yang psychedelic. Lingkungan yang surreal, karakterisasi kelam. tema kekerasan serta seksual yang kentara. The Wall mendapat status cult movie yang merayakan kegelisahan kehidupan rock star dan amarah terhadap keadaan politik.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 24/09/2016
5 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Heri Suprapto
14/05/2025 at 08:47 AM
nani maryani
02/10/2025 at 08:39 AM
Cands
10/10/2025 at 17:06 PM
RAJIN SILALAHI
27/10/2025 at 08:52 AM
Noval Adeputra
10/01/2026 at 01:20 AM