Solois pria Indonesia, Gilang Wisnandar atau yang menggunakan nama panggung HNATA, akhirnya sudah melepas mini album perdananya. EP ini diberi tajuk 'Lauren'.
Sama seperti di karya-karya sebelumnya, HNTA menggandeng produser muda Indonesia, Justin Adijanto. 'Lauren' bakal merangkum cerita-cerita dari sejumlah lagu yang sudah dilepas sebelumnya oleh HNTA.
Dari keterangan resminya, HNYA menyebut bahwa mini album ini punya tema besar tentang percintaan romansa seperti serial Korea Drama (K-Drama). Extended play inimenunjukkan pengaruh berbagai macam genre seperti funk, Korean hip-hop, R&B, dan pop.
Tidak hanya menampilkan keselarasan dari produksi Justin dan penulisan lirik oleh HNTA, 'Lauren' juga menghadirkan kolaborasi dengan musisi hip-hop Tanah Air yang sedang naik daun, Basboi.
"Gue pengen EP ini jadi cerita ke orang-orang yang dengerin. Kayak kalo lo ketemu sama seseorang secara nggak sengaja dan lo masih kekeh ikuti naluri lo tanpa peduli apa yang bakal terjadi," kata musisi yang juga pentolan rebelsuns ini.
Lauren sendiri ternyata merupakan nama tokoh yang dihadirkan dalam semesta fiktif EP ini. Dikisahkan, ada seorang cowok yang bertemu perempuan yang ia idamkan di sebuah cafe, cewek itu tidak lain adalah Lauren.
Kisah tersebut berujung pada titik di mana si cowok berani buat menyatakan perasaannya ke Lauren di dalam lagu berjudul "Golden". Lagu ini menjadi lagu utama dari album ini. Dalam membawakannya, HNATA turut menampilkan penyanyi asal Inggris, Harmony Hui a.k.a Harms.
Dalam perjalanannya sebelum resmi merilis mini album ini, HNTA melepas beberapa single secara berkala. Pertama melalui lagu 'Cappucino (Can I Help You?)' tiba pada bulan Maret tahun ini dan menceritakan kisah seorang karakter yang merangkul sensasi yang datang dengan romansa baru.
HNTA membugkus lagu ini dengan nada yang lebih gelap dan gloomy. HNATA menjelaskan bahwa 'Roller Coaster' memperluas narasi 'Cappucino', menampilkan "agak ketidakamanan". “Itu adalah hal biasa yang juga kami alami setiap kali kami mencoba membuat gerakan pada orang yang kami minati,” tambahnya.
Single Cappuccino (Can I Help You) sendiri menjadi bukti awal dari perkembangan musik HNATA. Di sini, HNATA dan Justin Adijanto memasukan elemen dari berbagai macam genre, mulai dari Korean hip-hop, R&B, pop, hingga funk. Dalam lagu ini, HNATA bercerita tentang bagaimana seseorang yang bertemu dengan cinta sejatinya di coffee-shop.
“Kita pasti pernah mengalami momen dimana kita melihat stranger, lalu tiba-tiba kita naksir dan berharap bisa berkenalan lebih jauh. Meski kita ingin berkenalan, tapi di kenyataan, kita memilih untuk tidak melakukan apa-apa, dan membiarkan keinginan kita itu tetap di imajinasi kita,” ungkap HNATA, Ketika ditanya mengenai inspirasi dari lagu “Cappucino (Can I Help You?)”.
"Lagu ini adalah penggambaran dari skenario tersebut. Meski begitu, di lagu ini kisah saya berakhir dengan bahagia,” jelasnya.
Baca juga: Gandeng Basboi, HNATA Rilis Single Baru “Roller Coaster”
Lagu kedua HNTA berjudul ' Roller Coaster' pada Mei lalu. Di lagu ini, dia juga berkolaborasi dengan Basboi. Lagu ini disebut mengisahkan soal hubungan yang bergejolak di mana kedua belah pihak belum memutuskan ke mana arah hubungan mereka berjalan.
Dengan kata lain, lagu ini berkisah tentang sebuah kondisi yang kini dikenal dengan sebutan "Hubungan tanpa status (HTS). Dengan produksi nuansa yang cerah, single Roller Coaster mengingatkan publik dengan nuansa musik pop dan R&B di awal 2010-an.
Sementara untuk urusan produksinya, lagu baru tersebut di-mixing oleh Erik Soto yang pernah bekerja sama dengan Basboi dan BAPAK di beberapa kesempatan. Lagu ini kemudian mendapat sentuhan mixing tambahan dari Kwon Nam Woo (DPR Live, Taeyeon) di Korea Selatan.
Bagi HNATA dan Justin, kehadiran Basboi tentunya memberikan warna berbeda sekaligus memberikan cakupan pasar yang lebih luas bagi musik HNATA. Sebagai sahabat dan penggemar karya satu sama lain, HNATA merasa inilah saat yang tepat untuk berkolaborasi karena lagunya sendiri terasa membutuhkan vokal Basboi dan kemampuannya dalam menulis lirik bahasa Inggris-Indonesia yang sangat nyentrik.
“Saya merasa dengan lagu ini, ini menampilkan sisi lain dari HNATA yang sudah familiar bagi orang-orang, tetapi pada saat yang sama, produksi Justin menghadirkan warna yang berbeda dari apa yang diharapkan orang-orang,” kata HNATA dalam sebuah pernyataan pers dilansir NME.
Image source: HNTA
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 18/10/2021
8 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Aw J
11/02/2025 at 14:03 PM
GRACE JELIA PUTRI TADETE
28/02/2025 at 05:32 AM
pujanadi
14/03/2025 at 09:50 AM
Ericka Adelia
08/05/2025 at 21:34 PM
Imam Ciptarjo
05/06/2025 at 13:59 PM
WARNO WARNO
08/06/2025 at 16:48 PM
Alriz .
22/06/2025 at 13:23 PM
Andriyan Yan
25/09/2025 at 18:52 PM