Skena musik metal di Inggris Raya memang kerap berada di bawah radar penikmat musik. Meskipun begitu, bukan berarti kualitasnya tidak mampu menggemparkan dunia. Salah satu unit yang berhasil menembus ambang batas industri musik mancanegara dari skena tersebut adalah Graphic Nature.
Secara usia Graphic Nature merupakan unit yang masih terbilang muda. Untuk itu, Graphic Nature mencoba untuk merealisasikan eksperimentasi mereka dalam bermusik secara intens. Hal tersebut akan tersaji pada album penuh perdana mereka yang berjudul A Mind Waiting To Die. album debut ini akan rilis pada bulan Februari 2023 mendatang di bawah naungan Rude Records.
Album terbaru dari Graphic Nature ini melanjutkan perjalanan yang sebelumnya dibuka oleh EP berjudul New Skin. Untuk album bertajuk A Mind Waiting To Die ini, vokalis dari Graphic Nature, Harvey Freeman menyebutkan bahwa unit yang dinahkodainya menawarkan pengalaman yang berbeda dari m ateri mereka sebelumnya.
Menurut sang vokalis, album perdana dari Graphic Nature ini perlu dirancang dengan spesial. Oleh karena itu, Harvey Freeman menambahkan jika materi lagu dari album A Mind Waiting To Die tersebut datang dari sebuah rasa amarah yang murni. Kemarahan tersebut akhirnya menjadi bahan bakar bagi Graphic Nature dalam membuat riff gitar yang garang dengan dentuman drum yang penuh gema.
Kondisi emosional yang tersaji dalam rangkaian lagu dari Graphic Nature ini diambil dari respons nyata yang dialami oleh para personelnya. Graphic Nature menjalani proses rekaman di masa pandemi Covid-19. Menurut Harvey Freeman masa tersebut jadi masa yang cukup menantang bagi dirinya dan juga anggota lainnya di dalam unit metal asal Inggris ini.
Graphic Nature mengakui bahwa cukup berat menjalani proses produksi album di masa tersebut. Kondisi mental yang tidak stabil dan juga ketidak jelasan akan berakhirnya pandemi kerap menguras isi pikiran dan tenaga mereka. Namun, semangat bermusik yang dimiliki oleh Graphic Nature tidak pernah padam.
Harvey Freeman menambahkan bahwa akhirnya, kondisi tersebut yang jadi inspirasi dalam setiap lirik untuk lagu-lagu di A Mind Waiting To Die. Isolasi dan masalah kesehatan mental jadi tema utama yang diutarakan oleh Graphic Nature lewat album barunya ini. Meskipun begitu, Graphic Nature tetap menghadirkan kesan pembeda di setiap karya yang mereka suguhkan.
Menurut Harvey Freeman, unit metal asal Inggris ini berusaha untuk menghadirkan sudut pandang yang berbeda. Membahas tentang isu kesehatan mental bukanlah hal baru yang dilakukan oleh Graphic Nature. Unit metal satu ini lebih dulu mengekspos sudut pandang pribadi mereka terhadap isu tersebut lewat karya-karya di luar album A Mind Waiting To Die ini.
Harvey Freeman menambahkan bahwa kondisi mental merupakan sebuah representasi yang tepat dalam berkarya. Menurutnya, dalam hidup semua orang memiliki permasalahannya masing-masing. Di luar itu, mereka juga harus perlu memproses informasi yang terjadi di luar diri mereka. Wajar jika rasa amarah bisa memuncak karena tekanan yang hadir. Untuk itu, Graphic Nature menawarkan karya yang berlandaskan kejujuran.
Untuk itu, Graphic Nature menyarankan agar para penikmat musik cadas bisa mendengarkan single terbaru mereka, Killing Floor. Single tersebut dirilis untuk merayakan rampungnya proses rekaman album A Mind Waiting To Die. Vokalis dari Graphic Nature tersebut menjelaskan kalau lagu Killing Floor menawarkan nuansa yang sangat berbeda dari karya mereka sebelumnya.
Diakui oleh Harvey Freeman dirinya perlu melewati proses penulisan yang cukup jauh dari gaya penulisannya. Sang musisi terbiasa untuk menulis apa yang dirinya rasakan. Namun untuk lagu Killing Floor ini, dirinya berperan sebagai sosok karakter yang menyeramkan. Hal tersebut merupakan representasi dari tema isolasi yang diusung untuk album A Mind Waiting To Die ini.
Menurut sang musisi, kesan isolasi juga bisa menghadirkan kesan bahaya. Membangunkan sifat paranoid terhadap hal-hal menyeramkan yang bisa datang dengan tiba-tiba
Image courtesy of Graphic Nature
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 18/12/2022
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Muhamad Saifudin
27/03/2025 at 21:43 PM