Meskipun bukan berada lagi di zaman keemasannya, genre musik new wave nyatanya masih menarik banyak minat sebagai ruang eksplorasi para musisi. Hal tersebut juga menjadi salah satu pemicu kelahiran Giant Party. Kuartet new wave asal Basingstoke, Inggris ini pun berencana untuk memperkenalkan album penuh perdana mereka dalam waktu dekat. Namun, sebelum itu, Giant Party kembali merilis single baru berjudul Loving Arms pada 11 Februari lalu.
Jika musik new wave identik dengan nuansa meriah, di single Loving Arms, Giant Party memutuskan untuk sedikit mengubah haluan musiknya. Loving Arms dikemas secara emosional dan dramatis oleh Giant Party. Alasan untuk memilih acuan musik yang emosional dipilih oleh Giant Party untuk menghormati dan juga menjadi curahan emosi atas tragedi yang dialami oleh kedua anggota kakak beradik, Al dan Tim Harrod di dalam tubuh Giant Party.
Loving Arms merupakan curahan emosi dari Al dan Tim Harrod akibat kepergian ketiga anggota keluarga, terutama sang ayah di masa pandemi ini. Menurut Giant Party, kepergian tersebut menghadirkan kekosongan yang mendalam di dalam hati kedua anggotanya tersebut. Tidak hanya itu, kejadian tersebut juga membuat kakak beradik di dalam tubuh Giant Party tersebut perlu melewati perjalanan spiritual yang memengaruhi kehidupan keduanya.
Dalam kesempatan yang sama Al Harrod menjelaskan bahwa selama ini dirinya merasa tahu dan siap untuk bisa melewati masa-masa sulit ketika ditinggalkan orang terdekatnya. Namun apa yang dirinya ketahui ternyata salah. Dirinya masih merasa sulit untuk bisa menghadapi kenyataan sepeninggalan ketiga anggota keluarganya tersebut.
Proses pemakaman yang sakral juga membuat kedua anggota di dalam tubuh Giant Party tersebut mempertanyakan berbagai macam hal tentang kehidupan dan kematian. Namun tidak ingin berlarut-larut dalam kondisi tersebut, kedua kakak beradik di dalam tubuh Giant Party tersebut memutuskan untuk segera mencurahkan isi hati dan kepala mereka dalam sebuah lagu berjudul Loving Arms tersebut.
Memori dan momen jadi benang merah yang coba disambungkan lagu Loving Arms melalui album perdana dari Giant Party. Band asal Inggris tersebut menjelaskan bahwa secara keseluruhan album perdananya nanti akan berisi musik-musik yang bersemangat, penuh kesan bahagia, dan juga bentuk penghormatan terhadap momen dan memori yang terjadi pada seluruh anggotanya. Tema universal tersebut diharapkann bisa jadi salah satu elemen yang membawa harapan bagi Giant Party maupun para pendengarnya.
Sebelum memperkenalkan Loving Arms sebagai single baru, Giant Party sempat lebih dulu membuka perjalanan album perdana mereka lewat single berjudul Angels Pout For Cameras. Single perdana dari Giant Party untuk albumnya ini dirilis pada bulan Agustus 2021 lalu. Secara komposisi, single Angels Pout For Cameras menawarkan nuansa yang kontras jika dibandingkan dengan Loving Arms.
Single perdana yang dirilis oleh Giant Party tersebut merupakan sebuah single anthemic sebagai sebuah respons akan kehidupan seseorang yang dibombardir dengan berbagai macam pilihan yang ada di zaman modern ini. Komposisi musik new wave yang hadir seakan jadi jembatan tentang modernitas yang coba diangkat oleh Giant Party.
Album perdana dari Giant Party yang akan rilis pada tahun ini melanjutkan dua buah mini album mereka yang sempat dirilis tahun 2017 dan 2018 lalu. Dalam kedua EP tersebut, Giant Party menuangkan masing-masing 4 nomor yang berhasil membawa mereka untuk dikenal sebagai unit new wave di era modern ini.
Image courtesy of Giant Party
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 28/02/2022
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
GRACE JELIA PUTRI TADETE
14/09/2025 at 04:07 AM
Muhamad Saifudin
23/11/2025 at 23:26 PM