Selama 16 tahun, topeng telah menjadi identitas khas Slipknot. Ide awal penggunaan jumpsuit dan topeng datang dari perkusionis sekaligus pendiri Slipknot, Shawn “Clown” Crahan. Pergantian model topeng telah beberapa kali dilakukan Slipknot, terhitung telah lima kali mereka berganti topeng selama merilis lima album.
[bacajuga]
Beberapa topeng tersebut ternyata berkesan bagi personel Slipknot. Dalam wawancara dengan House of Mask pada 18 Mei lalu, Corey Taylor (vokal) mengaku topeng era tur All Hope Is Gone (2008) adalah topeng favoritnya.
“Sejujurnya, topeng All Hope Is Gone adalah topeng favorit saya. Mudah bagi saya untuk merasuk ke karakter, ke dalam keanehan topeng itu. Kemanusiaan saya tidak terlihat karena mata saya juga tidak terlihat,” ujar Taylor.

Saat membahas soal koleksi topengnya selama ini, selain menyatakan bahwa topeng All Hope Is Gone sebagai favoritnya, Taylor juga ingin topeng tersebut dijadikan patokan desain topengnya di masa depan. Kebetulang, topeng era All Hope Is Gone adalah topeng pertama Taylor yang tak menampilkan rambutnya.
“Saya sempat menyukai semua topeng itu, tapi hanya satu itu yang terasa tepat untuk saya. Jadi, topeng berikutnya akan saya buat berdasarkan konsep awal topeng itu.”
“Saya selalu mencari topeng baru. Saya pikir pencarian saya akan selesai di topeng terakhir, ternyata tidak. Topeng itu terlihat bagus, tapi juga harus berfungsi dengan baik. Saya mengalami masalah dengan topeng yang terakhir, dari awal saya menggunakannya. Sementara topeng All Hope Is Gone dari awal sangat enak dipakai, terasa mantap dan cocok. Sepertinya saya akan kembali ke konsep desain topeng itu,” jelas Taylor.

Walau kini sedang aktif tampil bersama Stone Sour, Taylor tetap ambil bagian dalam album terbaru Slipknot. Sejak bulan Februari, Slipknot telah masuk dapur rekaman dan mengerjakan album keenam mereka. Kabar ini telah dikonfirmasi oleh Crahan di bulan Maret lalu.
“Kami mengerjakan materi baru sebagai sebuah band, bersama Corey, walau kami sempat berhenti untuk sementara. Kami sudah menjalani tur selama tiga tahun, Corey juga tur bersama Stone Sour. Bagi saya karyanya bersama Stone Sour cukup keren, itulah buah karyanya,” papar Crahan.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 06/06/2017
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Garindratama Harashta
09/02/2026 at 16:10 PM