Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Coldplay Hadirkan Track Progressive Rock untuk Album Barunya

Coldplay menjadikan pertengahan tahun 2021 ini jadi sebuah momentum untuk bergerak cepat. Momentum tersebut digunakan oleh Coldplay dalam memperkenalkan segala macam eksperimen musik yang telah mereka lakukan untuk album kesembilan yang akan rilis pada Oktober mendatang, bertajuk Music of the Spheres. Setelah pada awal Mei lalu Coldplay telah berhasil memperkenalkan single perdana mereka, Higher Power yang sarat akan sentuhan luar angkasa. Kali ini, band yang digawangi oleh Chris Martin dan kawan-kawan ini baru saja merilis sebuah lagu bernuansa rock progresif.

Nuansa rock progresif merupakan warna baru yang coba dihadirkan oleh Coldplay dalam proyek musik di tahun 2021 ini. Tema luar angkasa masih jadi tema dasar yang mengikat konsep musik rock progresif untuk lagu terbaru Coldplay yang berjudul Coloratura. Tidak hanya nuansa atau warna musiknya saja yang mengalami perubahan. Secara teknis, ini pertama kalinya Coldplay merilis sebuah lagu dengan durasi yang terbilang panjang, yaitu 10 menit. Meskipun dibilang memiliki nuansa rock progresif, nyatanya lagu Coloratura dari Coldplay ini tetap dikemas dengan sentuhan yang khas, yaitu dengan komposisi instrumen yang lembut, seperti permainan piano yang dilakukan oleh Chris Martin 

Bagi kalian yang menggemari Coldplay sekaligus Pink Floyd, kalian bisa merasakan nuansa yang hampir sama dengan album fenomenal, Dark Side Of The Moon. Meskipun tidak diungkapkan secara resmi, tampaknya Coldplay cukup terinspirasi oleh karya-karya yang tersaji dalam salah satu album legendaris Pink Floyd tersebut untuk proses penggarapan Coloratura. Lagu terbaru yang dirilis oleh Coldplay ini merupakan langkah lanjutan yang dilakukan untuk dapat menghadirkan representasi ideal mengenai alam semesta setelah sebelumnya diwakili oleh Higher Power untuk album berjudul Music of the Spheres.

Perihal judul albumnya sendiri, dikabarkan bahwa Coldplay telah mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya secara resmi untuk Music Of The Spheres jauh sebelum mereka mulai memiliki rencana menggarap album baru. Awalnya nama tersebut hanya akan digunakan oleh Coldplay untuk kebutuhan promosi dan komersial, seperti judul tur konser serta rangkaian merchandise yang akan dirilis setelah album kesembilan Coldplay hadir di pasaran.

Mengenai lagu Higher Power, lagu tersebut sebenarnya sudah sempat diumumkan oleh Coldplay ketika band asal Inggris ini menceritakan tentang proyek musik terbaru berjudul Alien Radio pada akhir April lalu. Dari judul proyek musik terbaru yang sempat diungkapkan oleh Coldplay tersebut dapat terlihat jelas bahwa luar angkasa jadi tema yang mendasari proses kreatif yang dilakukan. Dalam proses produksinya, lagu terbaru dari Coldplay ini mendapat dukungan oleh kehadiran Max Martin sebagai produser. 

Reputasi Max Martin sebagai produser memang cukup besar di industri musik pop. Dirinya dikenal sebagai salah satu produser pop terbaik di masa kini. Coldplay pun mengutarakan pujian mengenai keahlian yang dimiliki oleh Max Martin dalam memaksimalisasi potensi sebuah lagu. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Coldplay menyanjung talenta yang dimiliki oleh Max Martin dan menyebutnya sebagai salah seorang yang memiliki keajaiban di seluruh jagat raya. Coldplay juga mengungkapkan bahwa sketsa awal Higher Power telah dibuat sejak awal tahun 2020.

Secara resmi, Higher Power sebagai sebuah lagu memang pertama kali diumumkan oleh Coldplay pada awal Mei lalu. Namun para penggemar barisan depan Coldplay sudah mulai menerka-nerka adanya proyek musik terbaru yang akan dirilis band asal Inggris tersebut sejak lama. Terkaan tersebut bermula saat para penggemar Coldplay memasuki situs resmi band favoritnya dan menemukan sebuah grafis layaknya aksara asing berbentuk bulat. Aksara tersebut didesain secara interaktif. Interaksi tersebut hadir ketika para pengunjung situs mengarahkan kursor mereka ke bagian aksara yang membulat tersebut. 

Lama kelamaan, grafis bulat yang ada di bagian tengah situs Coldplay tersebut pun berubah bentuk menjadi bintang dengan empat pucuk. Bisa diidentifikasi bahwa empat pucuk tersebut menandakan 4 personel Coldplay, yaitu Jonny Buckland, Will Champion, Chris Martin, dan Guy Berryman. Selain itu, Coldplay juga membuat aksara yang membulat tersebut memiliki beberapa pesan serta referensi seni dan sastra yang disuguhkan kepada penggemarnya. Di dalam grafis aksara membulat tersebut, Coldplay menyelipkan materi berita tentang peluncuran roket satelit hingga kutipan dan rangkuman karya sastra, seperti Sherlock Holmes’ Adventure of the Dancing Men and Alice’s Adventures in Wonderland.

Di dalam situs tersebut, para penggemar Coldplay juga menemukan penggalan lirik dari Higher Power. Sedangkan untuk aksara asingnya, Coldplay tidak hanya meletakkannya di dalam situs resminya saja. Coldplay juga menyematkan aksara asing tersebut ke beberapa papan reklame digital yang berada di kota-kota besar dunia, seperti New York, London, Santiago and Seoul. Menurut media massa di Inggris, Coldplay juga diketahui sedang merekam banyak lagu untuk keperluan album kesembilan mereka. Bahkan dalam hasil reportase tersebut, Coldplay juga dikabarkan telah memiliki judul album untuk proyek musiknya, yaitu Music Of The Spheres. Hasil reportase tersebut diperoleh dari orang terdekat yang ada di dalam lingkungan Coldplay. Sumber dari reportase tersebut juga menyatakan bahwa Coldplay telah mengerjakan proses rekaman album kesembilan sejak harus memberhentikan aktivitas panggung mereka akibat imbauan lockdown yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris. 

Selain sibuk dalam menggarap lagu di masa pandemi, Coldplay juga cukup aktif menjalankan perannya untuk menyebarkan kebaikan di masa-masa sulit yang sedang dirasakan hampir di seluruh dunia saat ini. Salah satu kebaikan yang dilakukan oleh Coldplay adalah ikut serta dalam inisiasi penggalangan dana yang membantu para pihak yang terdampak secara ekonomi akibat penyebaran virus Corona. 

Image courtesy of Andrea Raffin / Coldplay

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Coldplay #Pop #coloratura #pink floyd #music of the spheres #Album # higher power #The Dark Side of the Moon

Article Category : Super Buzz

Article Date : 17/08/2021

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

3 Comments

Comment
RIYAN MUTAQIN

RIYAN MUTAQIN

26/04/2025 at 11:13 AM

mantaap
SAWI TRI

SAWI TRI

20/05/2025 at 18:06 PM

Coldplay Hadirkan Track Progressive Rock untuk Album Barunya
SAWI TRI

SAWI TRI

20/05/2025 at 18:10 PM

Lama kelamaan, grafis bulat yang ada di bagian tengah situs Coldplay tersebut pun berubah bentuk menjadi bintang dengan empat pucuk. Bisa diidentifikasi bahwa empat pucuk tersebut menandakan 4 personel Coldplay, yaitu Jonny Buckland, Will Champion, Chris Martin, dan Guy Berryman. Selain itu, Coldplay juga membuat aksara yang membulat tersebut memiliki beberapa pesan serta referensi seni dan sastra yang disuguhkan kepada penggemarnya. Di dalam grafis aksara membulat tersebut, Coldplay menyelipkan materi berita tentang peluncuran roket satelit hingga kutipan dan rangkuman karya sastra, seperti Sherlock Holmes’ Adventure of the Dancing Men and Alice’s Adventures in Wonderland.
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive