Kabar duka menyelimuti jagat musik rock dunia. Dilansir dari Associated Press, Chris Cornell dikabarkan telah meninggal dunia pada hari Rabu (17/5) malam waktu setempat di Detroit, AS. Vokalis yang pernah tergabung di Soundgarden dan Audioslave ini meninggal di usia 52 tahun, meninggalkan seorang istri serta tiga orang anak.
Menurut Brian Bumbery, perwakilan dari keluarga Cornell, almarhum meninggal usai tampil di konser dalam rangkaian tur Soundgarden. Hingga berita ini diturunkan, sebab kematian Cornell belum terungkap.
Kepergian Cornell menurut Bumbery sangat “mendadak dan tidak diduga.” Ia juga menyampaikan bahwa istri dan keluarga almarhum sangat terkejut mendengar kabar tersebut. Keluarga almarhum juga dikabarkan meminta pada semua pihak untuk menghormati privasi mereka, sembari menunggu kabar terbaru dari pemeriksaan medis almarhum.
Cornell dikenal luas sebagai vokalis grup grunge Soundgarden sejak tahun 1984 hingga 1997, dan reuni di tahun 2012 hingga sekarang. Karier Cornell dengan Soundgarden selama nyaris dua dekade menghasilkan enam album.
Tiga album awal Soundgarden, Ultramega OK (1988), Badmotorfinger (1991), dan Superunknown (1994) dinominasikan untuk kategori Best Metal Performance di ajang Grammy Awards. Superunknown bahkan sempat memuncaki tangga lagu AS, dan terjual sebanyak sembilan juta kopi di seluruh dunia.

Lengkingan empat oktaf Cornell bersama Soundgarden dan penghuni kancah grunge Seattle lain seperti Nirvana, Pearl Jam, serta Alice in Chains sempat merajai tangga lagu dunia di paruh awal dekade 90-an. Selain menukangi Soundgarden, Cornell juga terlibat dalam grup Temple of the Dog bersama beberapa personel Pearl Jam, dan sempat merilis satu album di tahun 1991.
Di tahun 1997, Soundgarden membubarkan diri karena konflik internal. Cornell pun kemudian memulai karier solo yang berlanjut hingga ia meninggal. Cornell juga sempat tergabung di Audioslave, supergroup yang dibentuk tiga personel Rage Against The Machine: Tom Morello, Brad Wilk, dan Tim Commerford. Audioslave aktif selama enam tahun dan sudah merilis tiga album.
Sebelum membubarkan diri di tahun 2007, Audioslave sempat tampil di Havana, Kuba, menjadi salah satu dari segelintir grup musik asal AS yang tampil di konser ruang terbuka di Kuba. Setelah Audioslave bubar, Cornell kembali bergabung dengan Soundgarden di tahun 2010, dan merilis album King Animal pada 2012. Audioslave juga belum lama ini melakukan reuni di panggung protes terhadap Donald Trump yang digelar oleh Prophets of Rage.
Selamat jalan, Chris Cornell. May your soul rest in peace..
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 18/05/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :