Tahun 2021 menjadi tahun yang penting buat Cannibal Corpse. Band death metal asal New York, Amerika Serikat, tersebut dijadwalkan merilis album studio ke-15 mereka yang bertajuk Violence Unimagined. Album ini rencananya dilepas di bawah naungan Metal Blade Records.
Cannibal Corpse dijadwalkan merilis album tersebut pada 16 April mendatang. Ini menjadi album terbaru Cannibal Corpse setelah merilis album ke-14 bertajuk Before Black pada 2017 silam. Ini menjadi jarak terpanjang antara dua album dalam karier Cannibal Corpse yang berdiri sejak 1988.
Ini juga menjadi album pertama bagi Cannibal Corpse dengan Erik Rutan sebagai lead gitar. Erik yang sudah menjadi additional gitaris Cannibal Corpse untuk konser dan tur, menggantikan tempat yang sebelumnya diisi oleh Pat O'Brien.
Erik kini resmi bergabung menjadi anggota Cannibal Corpse bersama para pendiri band ini macam Paul Mazurkiewicz (drum), Alex Webster (bass), Rob Barrett (gitar), dan George "Corpsegrinder" Fisher (vokal). Selain Webster dan Paul, hanya Fisher yang bukan merupakan anggota awal dari Cannibal Corpse.
Baca juga: CANNIBAL CORPSE: Nama Sang Bassis Diabadikan pada Fosil Cacing Raksasa
Erik Rutan sendiri dikenal sebagai mantan personel band-band death metal macam Morbid Angel, Ripping Corpse, hingga Hate Eternal. Erik Rutan telah lama memantapkan dirinya sebagai salah satu gitaris paling dinamis dalam skena death metal.
Selain bertindak sebagai gitaris baru, Erik Rutan juga berperan sebagai produser. Ini bukan pertama kalinya Erik memproduser karya Cannibal Corpse. Sebelumnya Erik sudah tiga kali menjadi produser untuk album Cannibal Corpse, Goatwhore, Soilent Green, dan Belphegor.
"Saya pikir perbedaan yang paling mencolok pada rekaman ini adalah penambahan Erik ke dalam band. Dia menulis tiga lagu lengkap untuk rekaman, musik dan lirik, dan penulisan lagu serta permainan gitarnya telah menambahkan sesuatu yang baru, dan saya pikir musikalnya. Gayanya terintegrasi ke dalam gaya kami dengan sangat baik," kata Webster dilansir Loudwire.
"Dia adalah teman baik kami, jadi pada level pribadi, dia sangat cocok, seperti yang kami tahu. Di luar itu, dia salah satu pekerja paling keras yang saya kenal, dalam musik atau lainnya, dan dia mempertahankan berperilaku positif dan berenergi tinggi dalam situasi yang menantang di mana orang lain mungkin pergi ke arah yang negatif," lanjut sang drummer Cannibal Corpse itu.
"Energi dan sikap yang baik ini menular ke kita semua juga. Itu benar-benar situasi yang sempurna ketika Anda menambahkan personel ke dalam sebuah band, atau jenis tim apa pun: seseorang yang hebat dalam apa yang mereka lakukan, dan juga menginspirasi orang-orang di sekitar mereka," ujarnya.
Dalam perjalanan merilis album barunya itu, Cannibal Corpse sudah melepas single dan video musik baru dari lagu berjudul Inhuman Harvest pada Februari lalu. Cannibal Corpse membuat video musik lagu ini seolah seperti dalam film horor Saw.
Dengan gambar tahanan yang dipukuli dengan rantai yang dipotong di antara gambar seorang pria yang hatinya diangkat. Citra aneh ini disandingkan dengan foto pria berpakaian rapi mengumpulkan uang, membuat pernyataan tersirat tentang korupsi dan keserakahan manusia, yang menurut Cannibal Corpse adalah gambaran dari perdagangan organ pasar gelap.
"Inhumane Harvest, sebuah lagu tentang kejahatan yang sangat ilegal dari pengambilan dan perdagangan organ, sudah melukiskan gambaran yang jelas dengan liriknya saja, tetapi videonya membuat semuanya menjadi mengerikan secara eksponensial," kata Rob Barrett.
"Inhumane Harvest melihat ke dalam salah satu aktivitas kejahatan terorganisir yang lebih jahat: perdagangan organ manusia. Pembeli yang putus asa akan membayar harga tinggi untuk transplantasi organ yang sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan diri mereka sendiri atau orang yang dicintai dari kematian tertentu, yang membuat untuk bisnis yang menguntungkan dalam lingkaran kriminal bawah tanah," tambahnya.
"Violence Unimagined" track list:
- Murderous Rampage
- Necrogenic Resurrection
- Inhumane Harvest
- Condemnation Contagion
- Surround, Kill, Devour
- Ritual Annihilation
- Follow The Blood
- Bound And Burned
- Slowly Sawn
- Overtorture
- Cerements Of The Flayed.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 27/03/2021
43 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Zahra Zahra
07/02/2025 at 06:06 AM
nurhayat nurhayat
07/02/2025 at 06:06 AM
susiaatuti516 susiaatuti516
07/02/2025 at 06:06 AM
promotorrai promotorrai
07/02/2025 at 06:06 AM
agustrisandi2134 agustrisandi2134
07/02/2025 at 06:16 AM
landadaratu Wulandari
07/02/2025 at 06:16 AM
rajadongen rajadongen
07/02/2025 at 06:16 AM
ayurahani ayurahani
07/02/2025 at 06:17 AM
dedek.marketing dedek.marketing
07/02/2025 at 06:24 AM
dewanagung dewanagung
07/02/2025 at 06:24 AM
datukmarin datukmarin
07/02/2025 at 06:24 AM
Suratmi Suratmi
07/02/2025 at 06:24 AM
pipin187 pipin187
07/02/2025 at 06:34 AM
rismad rismad
07/02/2025 at 06:34 AM
dikagarinil dikagarinil
07/02/2025 at 06:34 AM
Imam Muslim
07/02/2025 at 06:34 AM
lalaulalau lalaulalau
07/02/2025 at 07:29 AM
deliagempita deliagempita
07/02/2025 at 07:29 AM
myiphone507 myiphone507
07/02/2025 at 07:30 AM
fariznaufalalej fariznaufalalej
07/02/2025 at 07:33 AM
Imam Ciptarjo
24/04/2025 at 08:40 AM
Maoreen Lokito
19/07/2025 at 18:33 PM
elin
12/01/2026 at 08:01 AM
Syahdan
21/02/2026 at 17:02 PM
Aan Saputra
21/02/2026 at 17:02 PM
Lala
21/02/2026 at 17:02 PM
Mulyanto Mulyanto
21/02/2026 at 17:03 PM
Kezia
21/02/2026 at 17:33 PM
Ayu
21/02/2026 at 17:33 PM
Ratni Ratni
21/02/2026 at 17:33 PM
Nelly Wardani
21/02/2026 at 17:35 PM
Slamet
21/02/2026 at 18:03 PM
Imam Wahyudi
21/02/2026 at 18:03 PM
Salwa
21/02/2026 at 18:03 PM
Erza Apriliyanti
21/02/2026 at 18:04 PM
Rio
21/02/2026 at 18:18 PM
Upit Sarimana
21/02/2026 at 18:18 PM
Sella
21/02/2026 at 18:18 PM
Neni Sriani
21/02/2026 at 18:20 PM
Dwi Septiani
21/02/2026 at 18:50 PM
Adi
21/02/2026 at 18:50 PM
Aidil
21/02/2026 at 18:50 PM
Riona Alpeni
21/02/2026 at 18:51 PM