Unit metalcore asal Wales, Bullet for My Valentine, merilis lagu baru berjudul Omen pada 8 April 2022. Kabar ini menyusul pengumuman mereka melalui Instagram, @bfmvofficial, belum lama ini. Dalam postingan itu, mereka membagikan video teaser berdurasi 17 detik berisi cuplikan single ini.
Perilisan single ini termasuk sangat cepat. Pasalnya, Bullet For My Valentine baru saja merilis album self-titled, Bullet for My Valentine, pada Oktober tahun 2021 lalu. Sementara single Omen yang baru ini dirilis untuk deluxe album Bullet for My Valentine yang treknya diperluas. Versi yang diperluas dalam deluxe edition album ini akan menampilkan sepuluh lagu asli ditambah empat lagu baru di samping B-Side Stitches yang sebelumnya hanya tersedia di album versi Jepang.
Deluxe edition album Bullet For My Valentine ini dirilis secara digital pada 8 Juli 2022 mendatang, dengan format CD dan vinyl yang akan menyusul pada 11 November 2022 mendatang.
Berbicara tentang rekaman self-titled untuk NME, vokalis Matt Tuck berkata: “Secara kreatif, band ini berada di level lain sekarang. Proses penulisan untuk rekaman baru itu tanpa henti. Memiliki aliran kreatif itu adalah sesuatu yang Anda dambakan saat menulis lagu, apalagi menulis album dan kami tidak bisa berhenti. Kualitas penulisan lagu sangat fenomenal dalam rekaman ini, mereka berani, mereka garang, mereka percaya diri. Semuanya hanya jatuh ke tempatnya. Rasanya seperti awal dari sesuatu yang sangat istimewa.”
Berbicara tentang lagu-lagu tambahan ini, Matt Tuck menambahkan: “Mereka berbeda dan unik. Saya ingin mereka melihat cahaya hari karena mereka berat, mereka menarik dan mereka mendorong batas.”
Para fans Bullet For My Valentine sangat antusias dengan hadirnya single ini. Rilisnya album self-titled tahun lalu dianggap menjadi momentum kembalinya band metal ini kepada roots metal. Beberapa single yang telah dirilis sebelumnya, seperti Knives, Parasite, Bastards, dan Can’t Escape the Waves bagai peluru-peluru yang siap menghujam telinga pendengar. Tak heran, sebab sebelumnya beberapa materi musik Bullet For My Valentine dianggap melunak karena rilisan album Gravity (2018) yang ternyata nggak se-metal album-album lain.
Saat ini, Bullet for My Valentine sedang bersiap untuk tampil di beberapa festival besar seperti salah satunya Special Route Resurrection Fest yang akan digelar di Spanyol, 28 Juni 2022 bersama Spiritbox, Alien Weaponry, dan masih banyak lagi.
Pada Juli 2021 lalu, Bullet For My Valentine membagikan single Parasite. Single ini menjadi yang kedua yang mereka rilis dalam menyambut lahirnya album ketujuh mereka di tahun 2021. Parasite menawarkan warna musik dengan agresi yang serupa. Bahkan bisa dibilang bahwa lagu Bullet For My Valentine ini terdengar lebih garang dari single mereka sebelumnya, Knives, yang rilis pada pertengahan Juni 2021 lalu.
Matt Tuck selaku vokalis dan gitaris untuk Bullet For My Valentine menjelaskan bahwa Parasite merupakan lagu dengan agresi yang langsung terasa di bagian awal lagu dan konstan hingga akhir. Menurut sang vokalis, proses pembuatan lagu ini juga menjadi salah satu lagu yang cukup mudah untuk direalisasi ke dalam album ketujuhnya nanti.
Bullet For My Valentine tidak terlalu memikirkan konsep atau tema yang terlalu kompleks. Mereka ingin lagu Parasite itu bisa terbentuk dan memiliki makna secara organik. Aspek organik dari sebuah lagu jadi penting bagi Bullet For My Valentine, karena mereka menginginkan agar para penikmat musiknya bisa merasakan hal yang sama dengan apa yang mereka tulis untuk lagu barunya.
Bullet for My Valentine—sering disingkat BFMV—adalah band heavy metal asal Wales. Dibentuk pada tahun 1998, band ini beranggotakan Matthew Tuck (vokal utama, gitar ritme), Michael Paget (gitar utama, vokal latar), Jason Bowld (drum), dan Jamie Mathias (bass, vokal latar).
Mereka dibentuk dengan nama Jeff Killed John dan memulai karir musik mereka dengan meng-cover lagu-lagu Metallica dan Nirvana. Jeff Killed John merekam enam lagu yang tidak dirilis; dua dari trek ini dikerjakan ulang yang kemudian dalam karier mereka sebagai Bullet for My Valentine. Perubahan gaya dari Jeff Killed John memimpin band untuk mengubah nama mereka.
Pada tahun 2002, band ini mendapatkan kontrak lima album dengan Sony BMG. Band ini telah menyatakan bahwa musik mereka dipengaruhi oleh tindakan metal klasik seperti Metallica, Iron Maiden, dan Slayer. Band ini adalah bagian dari dunia musik Cardiff.
Album debut Bullet for My Valentine, The Poison (2005) dirilis bertepatan dengan Hari Valentine pada 14 Februari 2006 di Amerika Serikat. Album ini memasuki US Billboard 200 di nomor 128. Album ini disertifikasi emas oleh Recording Industry Association of America. Band ini tampil di Download Festival dan Kerrang! XXV, dan melakukan tur AS dengan Rob Zombie.
Album studio kedua Bullet for My Valentine, Scream Aim Fire (2008) dan debut di nomor empat di Billboard 200. Album ketiga band, Fever (2010) dan debut di nomor tiga di Billboard 200. Band ini merilis album studio keempat mereka, Temper Temper (2013), memuncak di nomor 13 di Billboard 200.
Album studio kelima mereka, Venom (2015) memuncak di nomor 8. di Billboard 200. Band ini merilis album studio keenam mereka, Gravity (2018). Album studio ketujuh self-titled mereka, Bullet For My Valentine (2021). Band ini telah menjual lebih dari satu juta album di Amerika Serikat dan lebih dari 3.000.000 album di seluruh dunia dan mendapatkan penghargaan “Best British Band” dengan tiga kemenangan dari Kerrang!.
Image source: NME
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 28/04/2022
5 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
adji Noor
11/12/2024 at 10:57 AM
RAHARDJO TEONOVI
04/03/2025 at 18:39 PM
Yohanes Hariono
01/08/2025 at 04:24 AM
Alriz .
02/10/2025 at 20:00 PM
Muhamad Saifudin
15/10/2025 at 16:29 PM