Selain handal dalam memainkan instrumen gitar, gitaris Queen, Brian May juga melek teknologi! Belum lama ini, sang dewa gitar resmi meluncurkan sebuah aplikasi canggih bermuatan augmented reality (AR). Dalam rangka memperingati Halloween yang jatuh di penghujung Oktober, May sengaja mengusung nuansa horor agar selaras dengan tema.
[bacajuga]
Brian May resmi merilis dua aplikasi AR sekaligus. Yang pertama adalah Diableries, yang merupakan kelanjutan sekuel digital dari buku karangannya berjudul Diableries: Stereoscopic Adventures in Hell, yang rilis pada 2013. Buku ini sendiri merupakan hasil kolaborasi May bersama duo sejarawan Paula Fleming dan Denis Pellerin. Aplikasi juga dikembang oleh London Stereoscopic Society dan perusahaan animasi bernama Unanico.
May mendedikasikan karyanya itu kepada Les Diableries, yang juga merupakan foto stereoskopi lawas yang telah dirilis di Paris pada tahun 1860 silam. Diableries menceritakan adegan-adegan fiksi yang terjadi di neraka, turut menampilkan deretan objek okultisme seperti iblis, manusia setengah hewan, dan tengkorak.
Sementara itu, aplikasi AR kedua adalah Diabl-O-Scope, yang juga dikembangkan oleh tim yang sama. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menghasilkan efek visual dan audio yang membuat karakter ikut bergerak di dalam permainan mereka. Pengguna juga dapat merekam pengalaman virtual mereka, dan berbagi hasil video di media sosial.
Intip video AR Diabl-O-Scope di bawah ini:
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 01/11/2017
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Ricko Pratama Putra
21/08/2025 at 21:46 PM
Maoreen Lokito
17/03/2026 at 18:26 PM