Drax Project, unit asal Selandia Baru, tellah merilis sebuah single berjudul Atmosphere. Single ini meluncur pada 27 April 2023 lalu. Lagu ini menampilkan hook yang sudah menjadi ciri khas band ini, serta memasukkan melodi masa kini yang catchy.
Single Atmosphere ini ditulis di Los Angeles pada tahun 2019 silam. Tetapi seiring berjalannya waktu, lagu ini telah memiliki arti yang baru. Lagu ini mencerminkan pesan dari Drax Project untuk mengetahui kemampuan seseorang, mengangkat diri sendiri, dan menyadari potensi seseorang ketika anda terjatuh, terutama selama pandemi.
Single ini digarap bersama deretan nama yang sudah tidak asing, seperti Ferras (Katy Perry, Dua Lipa), diproduksi bersama oleh Cory Enemy (Elle Goulding, Carly Rae Jepsen), Drax Project, dan Neil MacLeod (AACACIA). Sementara lagu ini di-mixing oleh engineer peraih Grammy, Tom Norris (Lady Gaga, The Weeknd).
Dalam keterangan persnya, Drax Project mengungkapkan, “Kami jelas tidak tahu apa yang dunia sediakan untuk semua orang saat kami menulis lagu ini. Setelah tiga tahun banyak impian orang yang agak membumi, rasanya dunia yang optimis akan kembali. Akhirnya terasa waktu yang tepat untuk merilis lagu ini.”
Perilisan single baru tersebut juga dilengkapi dengan materi visual berupa video musik yang diarahkan oleh sutradara terkenal Australia, Josh Harris. Nama ini juga telah menyutradarai video musik dari beberapa musisi seperti Sia, Troye Sivan, hingga Charli XCX. Video musik untuk Atmosphere ini juga menampilkan kisah yang menginspirasi dan membangkitkan semangat.
“Kami bersenang-senang membuat video musik ini dengan Josh, Giulia dan seluruh tim! Shaan (vokalis) terbang dengan goyah adalah konsep yang sangat menyenangkan untuk dieksekusi, sambil juga berbicara tentang tema lagu dan pengalaman kolektif beberapa tahun terakhir.” ungkap band ini.
Drax Project sendiri adalah band pop dan RnB yang dibentuk di Te Aro, Wellington, Selandia Baru pada tahun 2014. Kuartet yang terdiri dari Sam Thomson, Shaan Singh, Matt Beachen, dan Ben O'Leary ini merekam campuran musik jazz, RnB, dan pop untuk materi-materinya. Band ini menjadi terkenal pada tahun 2017 dengan single Woke Up Late, yang disertifikasi triple platinum oleh RIANZ. Sedangkan versi 2019-nya menampilkan Hailee Steinfeld disertifikasi triple platinum di Australia.
Woke Up Late mendapatkan popularitas selama beberapa bulan berikutnya di Spotify dan diputar secara luas di stasiun radio Selandia Baru. Pada bulan Maret, Drax Project membuka penampilan Ed Sheeran di Auckland untuk ÷ Tour-nya pada Maret 2018. Pertunjukan Drax Project itu dicatat sebagai konser berskala terbesar yang diadakan di Selandia Baru pada 2018.
Sementara pada 2018, grup ini menjadi pembuka untuk tur Eropa Camila Cabello di Never Be the Same Tour. Kemudian pada 2019, Drax Project merilis single All This Time. Grup ini juga menjadi pembuka untuk Christina Aguilera selama tur konser Eropa 2019-nya.
Band kebanggaan Selandia Baru ini telah menggemparkan dunia musik international. Titik keberangkatan mereka merupakan awal yang sederhana. Mereka mengawali karier musiknya sebagai pengamen jalanan, hingga menjadi artis berskala stadion—yang mendukung pertunjukan nama-nama besar seperti Ed Sheeran, Lorde dan Camilla Cabello.
Berbekal suara pop RnB unik mereka, nama Drax Project ini pun terus merangkak naik. Mereka merayakan perilisan single terbaru mereka Atmosphere dan bersemangat untuk membawa musik mereka ke level yang lebih tinggi.
Album debut self-title mereka tahun 2019 telah meraih sukses besar. Terutama lewat single Catching Feelings dan Woke Up Late yang kemudian menerima pujian dan pengakuan global, termasuk US RIAA Gold dan lebih dari 20 akreditasi platinum di seluruh Australasia. Kolaborasi mereka dengan grup New York Neo-soul Phony Ppl di Catching Feelings menjadi hit di radio Top 40 RnB Amerika selama tahun 2021 dan 2022.
Di samping itu, Drax Project telah menciptakan desas-desus yang luar biasa seputar musik mereka. Mereka sukses memikat penggemar dan diberitakan di seluruh dunia dengan musik dan vokal yang menular serta pertunjukan langsung yang spektakuler.
Billboard mencatat, Drax Project tahu betul cara menampilkan sebuah pertunjukan, dengan harmoni empat bagian, ketukan pop yang funky, dan banyak pesona. Kemudian Earmilk menyebut musik mereka RnB yang dibalut dengan nuansa pop sebagai “trek yang catchy dan ceria yang sempurna untuk didengarkan di musim panas.” Sementara TMRW Magazines memuji “campuran pop, R&B, dan jazz yang eklektik dengan harmoni yang mulus dan hook yang tak tertahankan.”
Band ini terus bergerak, menyempurnakan karya musik dan identitas artistik mereka, yang terbukti dalam album kedua mereka yang akan dirilis akhir tahun ini. Dengan pesan positif dan optimis dalam musik mereka, Drax Project juga bersemangat untuk merilis melalui raksasa global EMI Music Australia dan Avex dan bersiap untuk menjadikan tahun 2023 sebagai tahun yang tak terlupakan.
Image source: https://www.instagram.com/draxproject/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 16/05/2023
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Muhamad Saifudin
19/11/2024 at 09:58 AM
Primadara Falsafi
05/01/2026 at 18:46 PM