Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

made mawut

Setelah melepas single “Sesat” pada 5 Agustus lalu, solois delta blues Made Mawut resmi merilis album keduanya, Merdeka.

Album kedua Made dilepas tepat di 17 Agustus, meski begitu, ia memastikan bahwa konteks merdeka di albumnya tidak berkolerasi dengan ritus tahunan Indonesia.

“Judul Merdeka diambil dari judul lagu yang ada di album. Sama sekali tidak ada kaitan dengan hari kemerdekaan. Saya jadikan judul album tujuannya untuk memberi kesan parodi dari kata merdeka itu sendiri,” terangnya.

Album sophomore ini digubah tidak jauh berbeda dari debutnya. Made konsisten malantunkan kegelisah dan secara tematik, tidak ada sesuatu yang terasa dikhususkan di lagu-lagu Merdeka.

“Tidak khusus. Hanya ide dasarnya dari kentutasan dalam menampilkan keyakinan.”

Pemilihan “Merdeka” sebagai judul, baginya punya makna tersendiri meski tidak secara langsung lagu-lagu di albumnya. Lantas, apa narasinya? Parodi kata merdeka itu sendiri.

Ia ingin menyampaikan bahwa di kehidupan saat ini, merdeka belum tentu 100%, lebih-lebih jika sudah berumah tangga.

“Judul album tidak secara langsung mewakili tema semua lagu, tapi spirit-nya lah yang mewakili. Sebenarnya merdeka 99%, sedangkan 1% dibelenggu Istri,” canda Made.

“Seseorang dihitung bukan dari tempat di mana ia berdiri, tetapi bagaimana menjalankannya. Jalan disini yaitu jalan merdeka 100 persen. Eh, 99 persen,” imbuh Made.

Secara musikalitas, Made tetap menggusung delta blues. Harmonika dan permainan slide gitar dobro mendominasi lagu-lagunya. Uniknya, seluruh trek direkam secara live recording.

Album kedua Made memuat sepuluh lagu, tiga di antaranya adalah sebuah trek reinterpretasi debutnya, Blues Krisis. Ada juga satu cover nomor keroncong favoritnya.

“Debut album pertama, saya garap swadaya. Di album kedua ini diproduseri oleh Dadang SH Pranoto, dengan Label Pohon Tua Creatorium. Demajors sebagai distributor album” tutur Made.

Selain ditangani langsung oleh personel dari Navicula dan Dialog Dini Hari, Dadang SH Pranoto sebagai produser. Di album penuh, Made Mawut, berkolaborasi dengan sejumlah musisi, diantaranya Endah n Rhesa, Fendy Rizk, Truedy, Palel Atmoko, dan Eval Leftright.

“Alasan mengajak musisi terlibat Itu saran dari pak produser dan saya setuju. Lagu-lagu yang ada di album kedua ini memang butuh sentuhan khusus agar makin dekat dengan pesannya” tutup Made.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#made mawut #Demajors #merdeka #album baru #album baru 2019 #delta blues #berita musik indonesia #Solo Album 1978 #musik lokal baru #Blues

Article Category : Super Buzz

Article Date : 21/08/2019

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

6 Comments

Comment
DENNY ADHY NUGROHO

DENNY ADHY NUGROHO

09/02/2025 at 16:48 PM

“Debut album pertama, saya garap swadaya. Di album kedua ini diproduseri oleh Dadang SH Pranoto, dengan Label Pohon Tua Creatorium. Demajors sebagai distributor album” tutur Made.
Hermawan Hermawan

Hermawan Hermawan

02/07/2025 at 11:15 AM

Thanks
Yogi Putra Pratama

Yogi Putra Pratama

20/07/2025 at 22:03 PM

keren
pujanadi

pujanadi

12/12/2025 at 09:09 AM

Alasan mengajak musisi
Ricka Dwi Ayu Ningtyas

Ricka Dwi Ayu Ningtyas

22/01/2026 at 16:16 PM

Oke
tiurnatalia

tiurnatalia

17/03/2026 at 18:55 PM

Yes
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive