Sebuah lagu ikonik pernah ditulis Amy Lee untuk bandnya, Evanescence, pada April 2003 silam dengan judul Bring Me To Life. Kepopuleran lagu ini tak perlu diragukan lagi pada masanya karena mampu merajai tangga lagu di berbagai negara.
Setelah hampir dua dekade lagu itu muncul, Amy Lee baru mengungkapkan sosok yang menjadi inspirasinya untuk menuliskan lagu Bring Me To Life. Jawaban yang diberikan oleh Amy Lee sebetulnya tidak terlalu mengejutkan, namun tetap saja membuat mereka yang bertanya-tanya tentang siapa sosok di balik Bring Me To Life bisa terjawab.
Ya, Amy Lee menjelaskan bahwa sosok inspirasi itu adalah Josh Hartzler, yang tidak lain adalah suaminya saat ini. Lagu tersebut ditulis Amy Lee sebelum menjalin ikatan pernikahan dengan Josh Hartzler.
“Saya menulis tentang suami saya saat ini sebelum kami menikah. Ada momen di saat saya ada di tempat yang sulit dalam dan berada di dalam hubungan yang buruk. Lalu suami saya sekarang, Josh, saat itu hanya seorang teman dan bukan orang yang benar-benar saya kenal," kata Amy Lee dalam sebuah wawancara dengan Sonic Seducer dilansir Kerrang.
"Mungkin saat itu ketiga atau keempat kalinya kami bertemu, kemudian kami masuk ke dalam restoran untuk duduk, sementara teman-teman kami memarkirkan mobil. Kami duduk berseberangan dan dia menatap saya lalu dia berkata "Jadi, apakah kamu bahagia?," kisah Amy Lee.
Baca juga: Amy Lee Berbicara Tentang Proyek Album Anyar Evanescence
Apa yang dilakukan dan dikatakan Josh itu disebut Amy Lee meluluhkan hatinya karena ada seseorang yang bisa mengetahui perasaan dan kondisi asli dirinya saat itu. Lantas, momen itu memberi inspirasi kepada Amy Lee untuk membuat verse pertama dari lagu Bring Me To Life yaitu ‘How can you see into my eyes, like open doors?’.
"Saya merasa seperti saya telah berpura-pura dengan sangat baik, lalu ada seseorang yang bisa melihat kondisi saya sebenarnya. Kemudian verse pertama datang dari momen itu," jelas Amy Lee.
"Hal ini membuat saya merasakan dan mengenali rasa rindu bahwa saya harus pergi ke tempat yang lebih baik dan seperti mengantarkan saya dalam sebuah perjalanan. Sungguh menakjubkan bahwa itu menjadi lagu, lagu pertama yang membawa kami ke panggung dan membuat semua orang mendengar tentang kami, karena itu tentang sesuatu yang begitu pribadi yang saya kenali dalam hidup saya," ujarnya.
Sebetulnya inspirasi di balik lagu Bring Me To Life ini sudah pernah diungkapkan Amy Lee sejak lama. Namun, ketika wawancara dengan The Boston Phoenix pada 2003 silam, Amy Lee tidak mengungkapkan siapa sosok sebenarnya dengan hanya menyebutkan seorang teman dari temannya.
"Saya terinspirasi untuk menulisnya ketika seseorang mengatakan sesuatu kepada saya - saya tidak mengenalnya. Saya berada dalam suatu hubungan dan saya benar-benar tidak bahagia. Tapi saya menyembunyikannya. Saya benar-benar dilecehkan dan saya berusaha untuk menutupinya; saya bahkan tidak mau mengakuinya pada diri saya sendiri," ujar Amy Lee saat itu.
"Saya kemudian sudah berbicara 10 atau 15 kata bersama pria ini, yang merupakan teman dari seorang teman. Kami sedang menunggu teman-teman yang lain dan kami duduk di restoran. Dan dia menatapku dan berkata, 'Apakah kamu bahagia?' Dan Saya merasa hati saya melonjak, dan saya seperti, dia benar-benar tahu apa yang saya pikirkan. Dan saya berbohong, saya bilang saya baik-baik saja. Pokoknya, dia bukan peramal. Tapi dia jurusan sosiologi," tutur Amy Lee.
Adapun, lagu Bring Me To Life masuk sebagai nomor di album debut Evanescence, Fallen. Selama berkarier Amy Lee dan Evanescence kini sudah merilis 5 album studio, dengan album The Bitter Truth sebagai album teraktual yang dilepas oleh Evanescence.
Album ini dirilis resmi oleh Evanescence pada 26 Maret 2021 melalui BMG Rights Management. Lagu ini lahir setelah tiga tahun lamanya Evanescence merilis album Synthesis pada 2017.
Proses pengerjaan album studio kelima Evanescence sendir dilalui Amy Lee dan kolega pada masa-masa sulit sepanjang tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Namun, Amy Lee berujar bahwa dirinya puas dengan kinerja timnya dalam mewujudkan album The Bitter Truth.
"Saya sangat, sangat, sangat bangga dengan apa yang kami lakukan dengan waktu kami [pada tahun 2020]. Sulit bagi semua orang untuk merasakan beban dunia secara mental dan sampai taraf tertentu, kematian kita," ujar Amy Lee.
"Kadang-kadang sulit untuk bangun dari tempat tidur di pagi hari, jadi fakta bahwa kami membuat album dan kami membuat album yang hebat, berarti saya akan selalu melihat ke belakang pada tahun itu dan merasakan perasaan bangga yang besar," tutup Amy Lee.
Lebih lanjut Amy Lee juga menjelaskan bahwa album ini merupakan gambaran bagaimana pandemi membuat manusia menjadi lebih peka. Evanescence menutup formasi lagu di album The Bitter Truth dengan tembang berjudul Blind Belief.
"Kami sengaja mengakhiri album dengan lagu Blind Belief terutama ada kalimat "love over all" karena hal ini sangat sulit dikatakan sekarang terutama ketika kita telah melihat kejahatan yang merayap dari sudut gelap di siang bolong dalam beberapa tahun terakhir," tukas Amy Lee.
"Meski begitu, saya yakin kita memang membutuhkan cinta di atas segalanya. Ini harus sederhana, tetapi rumit. Album itu antara lain adalah perjalanan melalui kesedihan. Akhirnya adalah mencapai titik penerimaan yang tampaknya mustahil itu," pungkas Amy Lee.
Image source: Shutterstock
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 03/06/2021
10 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Ald /
23/01/2025 at 23:29 PM
Tiurnatalia Manalu
23/02/2025 at 19:41 PM
Ari m
28/04/2025 at 14:42 PM
SUSILO UTOMO
11/05/2025 at 20:45 PM
NURHANDANY DANY
30/06/2025 at 18:59 PM
zakief Nazmudin
24/08/2025 at 07:00 AM
Charlie Hutabarat
24/11/2025 at 07:18 AM
PETRUS ARIANTO JOVITO
05/03/2026 at 21:40 PM
Yogi Putra Pratama
27/03/2026 at 23:28 PM
Yohanes Hariono
05/04/2026 at 01:19 AM