Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

frank ocean interview

Di jagad musik hip-hop, R&B, soul dan pop dewasa ini, Frank Ocean bukanlah nama yang kecil. Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat ini dikenal handal menulis lirik jujur dan emosional yang dikemas dengan kemampuan vokal tinggi. Permasalahannya, ia terhitung jarang merilis karya. Selain itu, ia juga cukup misterius—cukup susah dikorek informasinya.

Beda ceritanya kali ini. Ocean telah membeberkan sedikit bocoran kepada pihak W Magazine, soal musik yang ia dengar saat diwawancara di New York—tempat tinggalnya sat ini.

Ketika ditanya apa yang sedang ia pikirkan dekat-dekat ini, Ocean menyatakan bahwa ia tengah disapu habis oleh musik-musik elektronik serta kisah dan sejarah yang dimiliki oleh genre tersebut.

“Saya sedang tertarik dengan club, juga dengan banyaknya ragam musik yang hadir dari budaya nightlife itu. Jadi, ya, hal-hal yang saya geluti masih berhubungan dengan skena tersebut; yakni Kota Detroit dan Chicago, lalu musik techno, house, hingga French electronic...,” ungkap Frank.

Dalam wawancara tersebut, Ocean juga meceritakan bahwa mungkin penulisannya di hari mendatang tidak lagi bersifat otobiografis. Keputusan ini didorong dari suatu ide tentang menghidupi sebuah karakter yang sedang ia dalami.

“Saya sudah lama percaya bahwa akan selalu ada kekuatan dalam kerentanan, namun saya sudah tidak percaya lagi akan hal itu.

Kekuatan dan kerentanan merupakan kata yang berseberangan. Jadi bagi saya, bijak rasanya untuk menggabungkan keduanya—saya tidak tahu apakah ini sesungguhnya bijak atau tidak, sih.

Hanya saja ada pencerahan yang menampar saya: ‘Oh, benar, ini hanyalah sebuah pilihan terkait mau jujur atau bohong’,” jelas Frank.

“Jika saya bercerita dan memutuskan untuk berhenti bercerita, maka sah-sah saja. Itu kan cerita saya.  Ekspektasi atas seorang seniman yang dipaksa harus terkesan rentan dan jujur itu besar, lho—lebih-lebih kalau sudah menjadi sesuatu yang diharuskan.

Jadi, guna memuaskan ekspektasi orang-orang, akan diperlukan sebuah penumpahan secara blak-blakan dari hati atau pengalaman saya dengan cara yang sangat jujur dan rentan.

Saya sudah tidak mau seperti itu. Saya lebih tertarik dengan sebuah kebohongan ketimbang jujur yang seperti itu sekarang. Jadinya seperti sebuah fantasi layar lebar macam film-film keren itu,” lanjutnya menambahkan.

Rilisan terakhir dari seorang Frank Ocean adalah Endless dan Blonde—keduanya resmi dirilis pada tahun 2016 silam. Baru minggu lalu, telah terungkap bahwa Ocean-lah yang menulis kalimat pembuka untuk buku terbaru dari film pemenang penghargaan Oscar, Moonlight (2017).

ARTICLE TERKINI

Tags:

#frank ocean #album baru #blonde #endless #musik elektronik #hip-hop #r&b #soul #berita musik internasional

Article Category : Super Buzz

Article Date : 02/10/2019

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

1 Comments

Comment
EKO SUSILOWATI

EKO SUSILOWATI

12/05/2025 at 10:29 AM

Ada Pengaruh Electronica di Album Baru Frank Ocean?
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive