Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad

Skena musik Yogyakarta memang dikenal sebagai laboratorium bermusik yang kolaboratif. Banyak band dan musisi di Jogja yang bersama-sama mengeksplorasi musik tanpa mengenal batas genre dan generasi. Lingkungan yang mendukung suasana ini membuat kolaborasi musisi antar genre dan generasi menjadi sesuatu yang umum terjadi di kota gudeg.

Member band dari skena underground nongkrong bareng musisi dari lingkup industri nasional, tidak jarang saling bertukar gelas minuman. Banyak dari obrolan casual di tongkrongan ini yang kemudian memunculkan ide kolaborasi. Mulai dari Shaggydog yang menggaet NDX AKA di lagu bernuansa dangdut, Ambilkan Gelas, atau Ndarboy Genk yang berkontribusi di versi keroncong-nya Di Sayidan. 

Kini Shaggydog kembali dengan single baru yang mengajak Rebellion Rose dan The Glad. Lagu bertajuk Lodse ini menggambarkan nuansa guyub rukun anak – anak band di Jogja yang tidak memandang genre dan generasi. “Band kalo udah lama tapi masih pengen relevan dengan kondisi sekarang ya perbanyak komunikasi dengan mereka yang lebih muda, berkolaborasi bukan kompetisi mulu” ujar Shaggydog mengenai alasan mereka mengajak kedua band beda generasi tersebut. Bayangkan Shaggydog yang identik dengan musik ska generasi awal, bersama sekumpulan skinhead anti nganggur yang tergabung  dalam The Glad juga generasi baru punk rock yang diwakili Rebellion Rose.

Lodse, judul lagu bernuansa ska ciptaan Raymond gitaris Shaggydog ini berasal dari bahasa walikan (slang) khas Jogja yang artinya ngombe (minum). “Ide-nya muncul pas ada kegiatan teman – teman yang kumpul bareng, muterin gelas terus dari situ banyak pertukaran ide atau malah cuma sekedar wacana, lalu inisiatif kenapa ga dibikin lagu aja?” ujar Raymond tentang tema awal lagu yang memuat lirik bahasa Jawa ini.

Ketika proses rekaman dimulai di studio Doggy House, muncul beberapa momen lucu yang terjadi misalnya pas take vokal, “beberapa member Rebellion Rose kan bukan orang asli Jogja nih, jadi pelafalan bahasa Jawa-nya nggak lancar atau kurang medhok lah istilahnya” ucap Rebellion Rose sambil tertawa mengingat momen kocak tersebut. Celetukan spontan Hasbi vokalis The Glad juga banyak mencairkan suasana, “hal - hal seperti itu yang membuat suasana rekaman jadi lebih menyenangkan, ikatan pertemanan kami jadi semakin kuat” ujar The Glad. Hasilnya sebuah anthem yang mudah diingat di luar kepala, “lodse, lodse, lodse karo kancane. Lodse, lodse, lodse rame - rame”.

Single Shaggydog - Lodse (feat. Rebellion Rose & The Glad) akan dirilis di digital stores oleh DoggyHouse Records mulai 26 Desember 2025. Selain itu akan tersedia merchandise berupa t-shirt dan bandana dari artwork yang dibuat oleh Arswandaru (vokalis, bassis Ali) via Doggy Shop Jogja.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Shaggydog # band jogja #lagu baru

Article Category : News

Article Date : 24/12/2025

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

1 Comments

Comment
AyuRL Ningtyas

AyuRL Ningtyas

25/12/2025 at 15:55 PM

Other Related Article
image article
News

White Chambers Umumkan EP Pertama ‘Kalopsia’

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Raze, Band Metal Padang Rilis ‘Vayikra’ sebagai Manifesto Baru

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

SATCF Rilis Single Baru "K.I.M (Keep It Moving)," Keresahan Tentang Ketidakadilan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Edisi Terakhir JogjaROCKarta Dipenuhi Aksi Super!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive