Skena musik Yogyakarta memang dikenal sebagai laboratorium bermusik yang kolaboratif. Banyak band dan musisi di Jogja yang bersama-sama mengeksplorasi musik tanpa mengenal batas genre dan generasi. Lingkungan yang mendukung suasana ini membuat kolaborasi musisi antar genre dan generasi menjadi sesuatu yang umum terjadi di kota gudeg.
Member band dari skena underground nongkrong bareng musisi dari lingkup industri nasional, tidak jarang saling bertukar gelas minuman. Banyak dari obrolan casual di tongkrongan ini yang kemudian memunculkan ide kolaborasi. Mulai dari Shaggydog yang menggaet NDX AKA di lagu bernuansa dangdut, Ambilkan Gelas, atau Ndarboy Genk yang berkontribusi di versi keroncong-nya Di Sayidan.
Kini Shaggydog kembali dengan single baru yang mengajak Rebellion Rose dan The Glad. Lagu bertajuk Lodse ini menggambarkan nuansa guyub rukun anak – anak band di Jogja yang tidak memandang genre dan generasi. “Band kalo udah lama tapi masih pengen relevan dengan kondisi sekarang ya perbanyak komunikasi dengan mereka yang lebih muda, berkolaborasi bukan kompetisi mulu” ujar Shaggydog mengenai alasan mereka mengajak kedua band beda generasi tersebut. Bayangkan Shaggydog yang identik dengan musik ska generasi awal, bersama sekumpulan skinhead anti nganggur yang tergabung dalam The Glad juga generasi baru punk rock yang diwakili Rebellion Rose.
Lodse, judul lagu bernuansa ska ciptaan Raymond gitaris Shaggydog ini berasal dari bahasa walikan (slang) khas Jogja yang artinya ngombe (minum). “Ide-nya muncul pas ada kegiatan teman – teman yang kumpul bareng, muterin gelas terus dari situ banyak pertukaran ide atau malah cuma sekedar wacana, lalu inisiatif kenapa ga dibikin lagu aja?” ujar Raymond tentang tema awal lagu yang memuat lirik bahasa Jawa ini.
Ketika proses rekaman dimulai di studio Doggy House, muncul beberapa momen lucu yang terjadi misalnya pas take vokal, “beberapa member Rebellion Rose kan bukan orang asli Jogja nih, jadi pelafalan bahasa Jawa-nya nggak lancar atau kurang medhok lah istilahnya” ucap Rebellion Rose sambil tertawa mengingat momen kocak tersebut. Celetukan spontan Hasbi vokalis The Glad juga banyak mencairkan suasana, “hal - hal seperti itu yang membuat suasana rekaman jadi lebih menyenangkan, ikatan pertemanan kami jadi semakin kuat” ujar The Glad. Hasilnya sebuah anthem yang mudah diingat di luar kepala, “lodse, lodse, lodse karo kancane. Lodse, lodse, lodse rame - rame”.
Single Shaggydog - Lodse (feat. Rebellion Rose & The Glad) akan dirilis di digital stores oleh DoggyHouse Records mulai 26 Desember 2025. Selain itu akan tersedia merchandise berupa t-shirt dan bandana dari artwork yang dibuat oleh Arswandaru (vokalis, bassis Ali) via Doggy Shop Jogja.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 24/12/2025
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
AyuRL Ningtyas
25/12/2025 at 15:55 PM