Seringai telah kembali. Bukan dengan setengah tenaga—tapi dengan dua video musik sekaligus: “Sejati” | “Senarai Feses.” Satu hantaman audio-visual berdurasi enam menit yang jadi penanda fase baru paling brutal dalam sejarah perjalanan band mereka.
“Sejati” | “Senarai Feses” adalah rilisan pertama sejak band memasuki masa hiatus pasca wafatnya co-founder, gitaris, dan arsitek utama riff Seringai, Ricky Siahaan, di Tokyo, Jepang pada 19 April 2025. Kehilangan itu nyata. Tapi Seringai tidak runtuh—mereka semakin mengeras.
Terakhir kali Seringai merilis video musik adalah “Ishtarkult” dalam format animasi pada 4 Februari 2021. Kini, mereka kembali bukan sekadar merilis karya, tapi untuk menegaskan eksistensi: lebih tajam, lebih gelap, dan lebih solid dari sebelumnya.
Dua video musik ini sekaligus memperkenalkan dua single pembuka yang ikut diciptakan mendiang Ricky Siahaan untuk album penuh keempat Seringai, IV: Anastasis—sebuah kelahiran kembali setelah hampir delapan tahun sejak Seperti Api. Gitaris tamu asal Bandung, Angga Kusuma (Billfold, Collapse, eks-Taring) mengisi keseluruhan track gitar di album terbaru ini. Jika album-album sebelumnya adalah ledakan, maka IV: Anastasis adalah total armageddon.
Untuk pertama kalinya, publik akan menyaksikan formasi live terbaru Seringai sebagai lima unit tempur. Selain vokalis Arian 13, drummer Edy “Khemod” Susanto, dan basis Sammy Bramantyo, line-up Seringai terkini juga diperkuat dua gitaris tamu sekaligus: Angga Kusuma (Billfold, Collapse, eks-Taring) dan Darma Respati (Negatifa). Dua amunisi baru, dua lapis distorsi, satu tujuan: menghantam lebih keras.
Video musik ini disutradarai oleh Edy Susanto dan Rifqi Fadhlurrahman dari rumah produksi Angin Segar, dengan proses shooting yang berlangsung di Gedung Putih Studio, Tangerang Selatan pada 2 Maret 2026—sebuah ruang yang diubah menjadi medan tempur visual.
Rilisan ini juga didukung secara eksklusif oleh VANS Indonesia, yang telah berjalan bersama Seringai selama delapan tahun terakhir. Bukan sekadar sponsor—ini adalah aliansi antara dua entitas yang hidup dalam frekuensi yang sama: jalanan, keras, independen, serta menolak tunduk.
Album IV: Anastasis yang diproduseri oleh Sammy Bramantyo akan dirilis pada 23 April 2026 dalam format CD dan semua platform digital (kecuali Spotify) melalui label independen milik band, High Octane Production.
Dua video ini bukan nostalgia. Bukan pula comeback yang manis. Ini adalah sebuah deklarasi detonasi. Seringai masih di sini. Dan mereka jauh lebih berbahaya dari sebelumnya.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 27/03/2026
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :