Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

KAUSA

KAUSA kembali membajak mimbar! Lewat single terbaru bertajuk “Pelangi Buram”, band asal Cimahi ini memuntahkan amarah dan luka sosial dalam karya penuh energi dan makna. Lagu ini bukan sekadar produk musik, tetapi menjadi manifesto sosial suara mereka yang tertindas, jeritan yang nyaris tak terdengar dari tanah surga bernama Indonesia.

"Demi sesuap nasi, jerit tangis melambung tinggi..."

Bait ini bukan hanya lirik, melainkan potret nyata dari mereka yang hidup di negeri kaya sumber daya, namun sulit menikmati kesejahteraan. “Pelangi Buram” menjadi simbol perlawanan dan kritik keras terhadap ironi kehidupan di negeri agraria yang seharusnya makmur.

Proses kreatif single kedua ini cukup memakan waktu, mengingat kesibukan masing-masing personil KAUSA. Hampir dua tahun mereka vakum setelah merilis single pertama yang berjudul Plana Terra pada Agustus 2023. Meski demikian, arah musikal tetap satu garis: hantaman drum lebih padat, riff gitar agresif dan low, sound bass yang lebih lebar, dan vokal lantang yang penuh emosi. Dalam lagu ini, KAUSA juga mendapat suntikan energi dari Anggi Ariadi (Revenge The Fate) yang mengisi aransemen vokal dan memperkuat ledakan pesan yang ingin disampaikan.

Setelah rampungnya proses rekaman, formasi band pun berubah: Feby, yang sebelumnya mengisi posisi gitar, digantikan oleh Anggi Barclay karena alasan jadwal kerja yang tak sejalan. "Pelangi Buram" pun kini menjadi jembatan menuju EP KAUSA yang dijadwalkan rilis pada akhir tahun 2025.

Lagu ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam Indonesia dari hutan tropis hingga garis pantai tidak otomatis menjamin kesejahteraan rakyatnya. Dengan mengangkat paradoks sosial, KAUSA menyoroti fakta pahit: menurut data World Bank tahun 2024, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan persentase penduduk miskin tertinggi di dunia (60,3%).

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#kausa #lagu baru #rilis video musik

Article Category : News

Article Date : 17/07/2025

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

25 Comments

Comment
adji Noor

adji Noor

17/07/2025 at 14:48 PM

nice info
Agus Samanto

Agus Samanto

17/07/2025 at 20:05 PM

graet
Lukman Hakim

Lukman Hakim

17/07/2025 at 21:24 PM

Nice artikel
Garindratama Harashta

Garindratama Harashta

17/07/2025 at 22:30 PM

kereen bener
Trisna Oen

Trisna Oen

17/07/2025 at 23:07 PM

Nice artikel
Julia Margaret

Julia Margaret

17/07/2025 at 23:45 PM

.
Vivi

Vivi

17/07/2025 at 23:49 PM

Nice artikel
RAJIN SILALAHI

RAJIN SILALAHI

18/07/2025 at 06:20 AM

Nice
Vivi

Vivi

18/07/2025 at 23:48 PM

Nice artikel
Asrofi A. Munandar

Asrofi A. Munandar

19/07/2025 at 23:57 PM

Noted
Andriyan Yan

Andriyan Yan

20/07/2025 at 05:47 AM

Nice info
Andriyan Yan

Andriyan Yan

20/07/2025 at 05:47 AM

Nice info
Agus Sungkawa

Agus Sungkawa

21/07/2025 at 09:39 AM

artikel menarik
Agus Samanto

Agus Samanto

27/07/2025 at 17:15 PM

mantap
GRACE JELIA PUTRI TADETE

GRACE JELIA PUTRI TADETE

08/10/2025 at 03:37 AM

Good
Andyyy y

Andyyy y

11/10/2025 at 18:43 PM

Mantap
Ida Wahyuni

Ida Wahyuni

13/02/2026 at 06:23 AM

Artikel ini terasa lengkap
Dinda Juliyani

Dinda Juliyani

20/02/2026 at 22:17 PM

Mantap
Reno Kuncoro

Reno Kuncoro

26/02/2026 at 06:43 AM

Tulisan ini terasa relevan
Widya Kumala Sari

Widya Kumala Sari

02/03/2026 at 05:37 AM

Penjelasannya tidak berbelit
Deddy

Deddy

02/03/2026 at 05:50 AM

Kontennya sesuai dengan topik
Taufik Taufik

Taufik Taufik

02/03/2026 at 06:05 AM

Artikel yang mudah dicerna
Inda

Inda

13/03/2026 at 06:59 AM

Bahasannya fokus dan jelas
Rudi Wicaksono

Rudi Wicaksono

16/03/2026 at 06:39 AM

Tulisan ini memberi wawasan tambahan
Yohanes Hariono

Yohanes Hariono

28/03/2026 at 08:42 AM

Cintailaa ploduk ploduk endonessaa👌 ayas arema...salam satu jiwa🙏
Other Related Article
image article
News

Total "Kesurupan" Lewat Opus Terbaru Kelelawar Malam

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Chord Gitar Slow Rock 90an Indonesia, Barat, dan Malaysia buat Pemula

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Arti Tangan Metal yang Dipakai Anak Band, Ini Asal Usulnya

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

The Waving’s Rilis Maxi Single “Ley Sin Voz”, Ketegangan Datang Tanpa Peringatan

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive