Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Orkes Silampukau

Setelah satu dekade, akhirnya unit folk asal Surabaya, Orkes Silampukau menerbitkan sebuah album baru. Buah dari penantian itu, dinamakan Stambul Arkipelagia. Dalam perjalanan Stambul Arkipelagia, Silampukau berkolaborasi dengan sebuah brand asal Surabaya, Kasatmata, menerbitkan sebuah cinderamata eksklusif berwujud kacamata.

Buah cinderamata kolaborasi itu, dinamakan Arkipelagia, yang dinukil dari gagasan besar album teranyar dari Orkes Silampukau, yang menyoal tentang kisah sebuah negara fiksi, distopik: sebuah latar imajiner yang menjadi sumber inspirasi untuk lagu-lagu terbaru Orkes Silampukau nanti.

Poin utama menarik dari kolaborasi ini adalah pemilihan material dari cinderamata. Kasatmata, menggunakan bahan dasar luxury yang dikenal dengan durability yang tangguh. Serial kacamata arkipelagia, dibuat dengan bahan dasar tanduk kerbau.

Tidak hanya menawarkan kekokohan produk, material tanduk juga memiliki ciri khas aksen tekstur yang unik. Akan ada dua varian: black smoke, yang cenderung berkelir hitam dengan tekstur serabut di bagian gagang, dan serial natural blonde yang berwarna lebih cerah dan menonjolkan corak asli dari material. Pengerjaan seluruh cinderamata, dikerjakan oleh perajin yang telah berpengalaman selama belasan tahun sebagai artisan kacamata berbahan dasar tanduk. Seluruh prosesnya dikerjakan secara handcrafted. Itulah mengapa kemudian setiap kacamata–yang hanya dicetak 12 pcs, tiap edisi memiliki tekstur yang unik, dan berbeda-beda.

“Kekuatan material tanduk menggambarkan nilai yang sama dengan musik Orkes Silampukau, yang kuat, jujur, dan hangat. Produk ini bukan sekadar merchandise, melainkan simbol identitas dan cerita bagi penggunanya,” kata Ghilman Azka Elrayyan, atau akrab disapa Gege, pemilik dari brand Kasatmata Indonesia.

Tidak hanya material kacamata, namun pernak-pernik seputar packaging juga akan disajikan dengan spesial dan elegan. Kemewahan box serupa buku, dan collectible items lainnya, juga akan termampat dalam kolaborasi ini. Pengemasan ini dirancang tidak hanya sebagai wadah, tetapi juga sebagai representasi nilai eksklusif. Harapannya, adalah agar nanti pendengar tidak hanya diproyeksikan sebagai pembeli, namun berkesempatan sebagai salah satu pemilik fragmen dari kisah panjang Arkipelagia.

“Pertama kali memegang produk dummy-nya, kami langsung kagum. Teksturnya asik, dan bahannya terasa super solid. Kami sejujurnya sangat bahagia dengan hasil akhir cinderamata kolaborasi ini,” ujar Kharis Junandharu, dari Orkes Silampukau.

Hal senada, juga diungkapkan oleh Prasetyo Imansyah, drummer dari Orkes Silampukau. “Betul-betul kokoh bahannya. Pun modelnya menurut pendapat saya, juga akan everlasting. Cocok di berbagai momentum: dari manggung, sampai aktivitas sehari-hari,” kata salah satu personil anyar Orkes Silampukau itu.

Selain kualitas produk yang ciamik, Kasatmata juga menawarkan after sales treatment  yang menarik. Para pembeli, diberikan jaminan lifetime warranty, atau, garansi seumur hidup jika di masa depan, produk mengalami patah, atau kerusakan lainnya.

“Khusus untuk edisi ini, pembeli akan mendapatkan jaminan reparasi seumur hidup. Jika kerusakan-kerusakannya minor, maka akan digratiskan. Namun, kalaupun, patah, kami akan berikan tawaran reparasi khusus” ujar Gege, dari Kasatmata. Ia pun menambahkan, sebab menggunakan bahan yang organik, kacamata serial Arkipelagia juga memungkinkan untuk di-recycle kembali, dan mudah untuk direparasi jika mengalami kerusakan.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa Surabaya tidak hanya melahirkan musik yang jujur dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, tetapi juga produk kreatif yang berkelas. Kasatmata Indonesia dan Orkes Silampukau sama-sama tumbuh di kota ini, dan kini menghadirkan karya bersama yang mudah diterima, relevan, sekaligus memiliki nilai koleksi tinggi.

Serial kacamata Arkipelagia sudah bisa diperoleh lewat kanal resmi Kasatmata Indonesia, baik secara offline maupun di digital e-commerce. Harga kacamata ini dibanderoldi harga Rp. 1.970.000, sudah termasuk pemasangan lensa blueray. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan cek media sosial Kasatmata Indonesia dan Silampukau dengan keyword @kasatmataindonesia dan @silampukau.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#silampukau #album baru #Kolaborasi #lifestyle

Article Category : News

Article Date : 05/11/2025

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

27 Comments

Comment
Budi Nurcahyo

Budi Nurcahyo

05/11/2025 at 09:53 AM

Arkipelagia, Kolaborasi Kasatmata Indonesia X Orkes Silampukau
GRACE JELIA PUTRI TADETE

GRACE JELIA PUTRI TADETE

08/11/2025 at 16:24 PM

Good
Lukman Hakim

Lukman Hakim

08/11/2025 at 22:39 PM

Comment
Cands

Cands

09/11/2025 at 17:44 PM

Kelaz
Alriz .

Alriz .

10/11/2025 at 11:13 AM

Keren
AyuRL Ningtyas

AyuRL Ningtyas

14/11/2025 at 11:52 AM

âś“
Muhammad hanif

Muhammad hanif

03/12/2025 at 16:56 PM

gg
Toetoet

Toetoet

09/01/2026 at 09:31 AM

Orkes Silampukau
Ida Wahyuni

Ida Wahyuni

11/01/2026 at 06:20 AM

Bahasannya fokus pada topik
MAULANA IBROHIM

MAULANA IBROHIM

15/01/2026 at 11:14 AM

Arkipelagia, Kolaborasi Kasatmata Indonesia X Orkes Silampukau
Reno Kuncoro

Reno Kuncoro

17/01/2026 at 06:52 AM

Penulisannya enak dibaca
Dinda Juliyani

Dinda Juliyani

20/01/2026 at 18:39 PM

Mantap
Deddy

Deddy

21/01/2026 at 05:38 AM

Artikel ini cukup edukatif
Topan Raharja

Topan Raharja

22/01/2026 at 19:23 PM

Keren
NOVAL RABANI

NOVAL RABANI

24/01/2026 at 12:17 PM

Arkipelagia, Kolaborasi Kasatmata Indonesia X Orkes Silampukau
NOVAL RABANI

NOVAL RABANI

24/01/2026 at 12:18 PM

Arkipelagia, Kolaborasi Kasatmata Indonesia X Orkes Silampukau
Widya Kumala Sari

Widya Kumala Sari

25/01/2026 at 04:41 AM

Penyampaian artikelnya jelas
Taufik Taufik

Taufik Taufik

25/01/2026 at 05:27 AM

Artikel ini memberikan pemahaman yang baik
Simon daud Fikri hardian

Simon daud Fikri hardian

28/01/2026 at 07:54 AM

Artikel ini terasa niat dan informatif
Ayu Mugi Astuti

Ayu Mugi Astuti

28/01/2026 at 09:30 AM

Kontennya mudah dicerna pembaca
Ali Nurdin Sholeh

Ali Nurdin Sholeh

29/01/2026 at 12:26 PM

Bahasannya fokus dan jelas
Agus Syamsudin

Agus Syamsudin

31/01/2026 at 03:31 AM

Artikel ini informatif dan mudah dibaca
Rudi Wicaksono

Rudi Wicaksono

03/02/2026 at 06:45 AM

Penyampaian artikelnya jelas
Yadi Mulyadi

Yadi Mulyadi

03/02/2026 at 18:29 PM

Artikel ini terasa niat dan informatif
Inda

Inda

04/02/2026 at 06:41 AM

Artikel ini patut dibaca
Asep Sukandar

Asep Sukandar

05/02/2026 at 11:37 AM

Artikel ini enak dibaca
Yohanes Hariono

Yohanes Hariono

24/03/2026 at 06:13 AM

Suroboyo ancen joss!👍 ayas arema.. salam satu jiwa🙏
Other Related Article
image article
News

Chord Gitar Slow Rock 90an Indonesia, Barat, dan Malaysia buat Pemula

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Arti Tangan Metal yang Dipakai Anak Band, Ini Asal Usulnya

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

The Waving’s Rilis Maxi Single “Ley Sin Voz”, Ketegangan Datang Tanpa Peringatan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

ZZUF Rilis “Meja Hari Ini”, Lagu Buat yang Lagi Ngerasa Hidup Berantakan

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive