SuperFriends, siapa sih yang gak excited lihat rematch antara Alexandre Pantoja vs Kai Kara France di UFC 317 akhir Juni kemarin? Ini bukan cuma sekadar duel biasa, ini adalah ajang pembuktian dominasi di kelas flyweight UFC. Keduanya udah pernah bertemu sebelumnya, dan kali ini, tensinya makin tinggi karena gelar juara dipertaruhkan lagi!
Pantoja, sang pemegang sabuk, datang dengan semangat berbeda. Walau udah menyandang gelar, dia bilang, “I’m no longer the champ, I’m the challenger.” Sementara Kai Kara-France, petarung asal Selandia Baru, gak datang buat main-main. Dia haus akan pembalasan dan siap bikin kejutan.
Nah, lo penasaran gimana jalannya pertarungan ini, statistik keduanya, dan siapa yang lebih unggul? Yuk, lanjut baca sampai akhir, karena kita bakal bedah duel panas ini dari berbagai sisi!
Alexandre Pantoja: Si Juara yang Merendah
Buat lo yang baru ngikutin, Pantoja udah lama jadi monster di divisi flyweight. Gaya bertarungnya agresif, kuat di grappling, dan punya submission game yang gila-gilaan. Di UFC 317, dia buktiin lagi dominasinya dengan kemenangan via rear-naked choke di ronde 3.
Tapi yang bikin salut? Meski dia menang, Pantoja gak besar kepala. Dalam wawancara, dia justru bilang kalau dia merasa kayak penantang lagi, bukan juara. Ini bukan cuma soal gelar, tapi soal pembuktian diri di tiap pertarungan.
Dengan kemenangan itu, Pantoja sekarang punya rekor kemenangan beruntun di UFC sebanyak 8 kali. Gokil gak, tuh?
Kai Kara-France: Petarung Ganas dari Selandia Baru
Sementara itu, Kai Kara-France gak bisa dianggap remeh. Petarung asal Auckland ini dikenal punya pukulan keras dan kecepatan tangan yang luar biasa. Sebelum UFC 317, dia punya modal pengalaman dan semangat balas dendam dari pertemuan mereka sebelumnya.
Di awal pertarungan, Kara-France tampil cukup agresif. Tapi begitu masuk ke ronde dua dan tiga, dia mulai kewalahan saat Pantoja mengajak duel ke bawah. Walaupun kalah, Kara-France tetap nunjukin mental baja dan fighting spirit yang patut diacungi jempol.
Kekalahan ini memang bikin dia mundur satu langkah, tapi banyak fans yakin, dia bakal balik lebih kuat.
Statistik Bicara, Siapa Lebih Siap?
Oke, SuperFriends. Sekarang kita masuk ke bagian yang paling lo tunggu: statistik! Karena angka gak pernah bohong, mari kita lihat gimana perbandingan mereka.
Dari data ini, kelihatan jelas bahwa Pantoja unggul di hampir semua aspek, terutama grappling dan takedown. Sementara Kara-France lebih kuat di stand up fight, tapi itu belum cukup untuk menahan gempuran Pantoja.
Dan lo tahu gak? Dengan kemenangan ini, Pantoja resmi jadi pemegang rekor terbanyak submission di sejarah divisi flyweight UFC. Layak banget dapet respek!
Prediksi dan Ekspektasi SuperFriends
Setelah duel ini, apa yang bakal terjadi selanjutnya?
Banyak fans berharap Pantoja bakal naik kelas atau dapet super fight lawan nama besar. Tapi dia sendiri justru pengin tetap di flyweight dan terus membuktikan bahwa divisi ini gak kalah seru dari yang lain.
Ada juga rumor bahwa dia bakal lawan Joshua Van di laga berikutnya. Van, si rising star, emang lagi naik daun. Tapi sanggup gak dia nembus level Pantoja? Kita tunggu aja!
Sementara buat Kai Kara-France, kekalahan ini memang berat. Tapi jangan lupakan bahwa dia pernah bikin kejutan sebelumnya. Dengan sedikit perbaikan di ground game, siapa tahu mereka ketemu lagi untuk trilogi!
SuperFriends, duel antara Alexandre Pantoja vs Kai Kara France ini emang layak disebut salah satu pertarungan terbaik di 2025 sejauh ini. Aksi cepat, teknikal, dan penuh drama. Pantoja berhasil mempertahankan sabuk dengan performa luar biasa, sementara Kara-France tetap nunjukin kalau dia punya hati dan nyali petarung sejati.
Kalau lo kelewatan pertarungannya, buruan cari cuplikannya! Dan jangan lupa, terus ikutin perkembangan UFC karena drama dan duel panas lainnya udah nunggu di depan mata!
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 12/07/2025
7 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Julia Margaret
01/08/2025 at 23:03 PM
RAJIN SILALAHI
05/08/2025 at 06:46 AM
Alriz .
06/08/2025 at 07:40 AM
uca aa
02/09/2025 at 21:34 PM
Vivi
10/09/2025 at 15:05 PM
Garindratama Harashta
15/03/2026 at 23:13 PM
DEVI TRI HANDOKO
19/05/2026 at 22:02 PM