Superfriends, nggak hanya fighter UFC aja yang wajib menjaga kebugaran tubuh saat melakukan ibadah puasa, melainkan Lo juga tentunya! Nah, kadang Lo bingung kan dengan latihan fisik apa yang bisa dilakukan saat berpuasa tanpa mengganggu ibadah puasa Lo? So, kali ini gue akan kasih Lo rekomendasi latihan fisik apa saja ala fighter UFC yang bisa lo lakukan saat berpuasa demi menjaga kebugaran tubuh tanpa mengganggu ibadah Lo. Let’s check this out!
Latihan Fisik Yang Aman Dilakukan Saat Berpuasa Tanpa Mengganggu Ibadah
Jalan Santai
Latihan fisik yang paling aman dilakukan saat berpuasa yang pertama adalah jalan santai nih, Superfriends. Jalan santai saat berpuasa memiliki berbagai manfaat, baik untuk tubuh maupun mental. Berikut beberapa manfaatnya:
-
Meningkatkan Sirkulasi Darah: Jalan santai membantu meningkatkan sirkulasi darah, yang bisa membantu tubuh tetap bugar meski sedang berpuasa. Hal ini penting karena ketika berpuasa, tubuh cenderung kekurangan energi dan bisa merasa lemas. Dengan aktivitas ringan seperti jalan santai, tubuh tetap aktif tanpa menguras energi terlalu banyak.
-
Meningkatkan Mood: Berjalan santai dapat merangsang pelepasan endorfin, yaitu hormon yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Ini sangat bermanfaat saat berpuasa, karena kadang puasa bisa mempengaruhi suasana hati kita.
-
Membantu Proses Pencernaan: Setelah berbuka puasa, jalan santai dapat membantu memperlancar proses pencernaan. Aktivitas ringan seperti jalan santai membantu tubuh mencerna makanan lebih baik dan mencegah rasa kembung atau nggak nyaman setelah makan.
-
Mencegah Kelelahan Berlebihan: Ketika berpuasa, tubuh bisa merasa lebih mudah lelah. Jalan santai memberikan kesempatan bagi tubuh untuk bergerak tanpa terlalu memaksakan diri, yang bisa mengurangi rasa lelah.
-
Meningkatkan Kualitas Tidur: Aktivitas fisik yang ringan seperti jalan santai juga bisa membantu meningkatkan kualitas tidur, yang kadang terganggu akibat pola makan yang berubah selama bulan puasa.
-
Menjaga Kesehatan Jantung: Jalan santai adalah bentuk latihan kardiovaskular yang ringan dan baik untuk kesehatan jantung. Selama berpuasa, menjaga kesehatan jantung sangat penting, dan aktivitas ringan ini bisa mendukungnya.
Namun, perlu diingat bahwa jalan santai harus dilakukan dengan intensitas ringan agar nggak mengganggu ibadah puasa, dan sebaiknya dilakukan setelah berbuka puasa agar tubuh mendapatkan energi yang cukup.
Strength Training Ringan
Saat berpuasa, sangat penting untuk memilih latihan kekuatan (strength training) yang nggak terlalu intens atau menguras energi, supaya Lo tetap bisa menjaga kesehatan, performa, dan tetap merasa nyaman sepanjang hari. Berikut adalah beberapa strength training yang paling cocok dilakukan saat berpuasa:
1. Bodyweight Exercises (Latihan dengan Berat Badan Sendiri)
Mengapa cocok? Latihan dengan berat badan sendiri seperti push-up, squat, lunges, dan plank menggunakan tubuh sebagai beban, sehingga nggak terlalu membebani tubuh dan dapat dilakukan dengan intensitas ringan sampai sedang.
Contoh Latihan:
Push-up: Meningkatkan kekuatan otot dada, bahu, dan triceps.
Squat: Menguatkan paha, bokong, dan otot inti.
Lunges: Memperkuat kaki dan bokong.
Plank: Melatih otot inti, punggung, dan perut.
2. Latihan Kekuatan dengan Dumbbell Ringan
Dumbbell ringan membantu menghindari kelelahan berlebih dan bisa menargetkan kelompok otot tertentu. Dengan menggunakan beban yang nggak terlalu berat, Lo bisa menjaga latihan tetap efektif, tanpa membebani tubuh dan mengganggu ibadah puasa Lo.
Contoh Latihan:
Dumbbell Shoulder Press: Menguatkan bahu.
Dumbbell Rows: Melatih otot punggung.
Dumbbell Bicep Curls: Menguatkan lengan bagian depan.
3. Resistance Band Exercises
Resistance band adalah alat yang memberikan resistensi ringan hingga sedang, dan cocok untuk latihan saat berpuasa. Band ini membantu memperkuat otot tanpa memberi tekanan berlebihan pada tubuh.
Contoh Latihan:
Squats dengan Resistance Band: Meningkatkan kekuatan kaki dan bokong.
Chest Press dengan Resistance Band: Menguatkan dada dan bahu.
Lat Pulldown dengan Resistance Band: Melatih punggung dan lengan.
4. Core Training (Latihan Otot Inti)
Latihan inti (core) melibatkan otot-otot perut, punggung bawah, dan pinggul. Latihan ini ringan namun sangat efektif untuk memperkuat tubuh tanpa terlalu menguras energi.
Contoh Latihan:
Plank: Memperkuat otot inti (core), perut, dan punggung.
Leg Raises: Melatih otot perut bagian bawah.
Russian Twists: Menguatkan otot perut samping dan inti.
5. Latihan Kekuatan dengan Beban Tubuh Ringan
Latihan dengan beban tubuh yang ringan, seperti squat atau lunges, memberikan beban yang cukup untuk melatih otot tanpa menyebabkan kelelahan berlebih. Ini sangat baik dilakukan saat berpuasa karena Lo nggak perlu menggunakan alat atau beban berat.
Contoh Latihan:
Glute Bridges: Menguatkan bokong dan paha belakang.
Wall Sit: Melatih otot paha dan bokong.
Step-ups (Langkah ke Bangku): Memperkuat otot kaki dan bokong.
6. Latihan Circuit atau Superset Ringan
Circuit training atau superset dengan intensitas rendah adalah cara yang bagus untuk tetap aktif tanpa kelelahan berlebihan. Lo bisa mengkombinasikan beberapa gerakan tubuh ringan dalam satu set latihan.
Contoh Latihan Circuit:
10 push-up
10 squat
10 lunges per kaki
10 plank jari kaki
Lakukan setiap gerakan tanpa istirahat panjang di antara setiap set, tetapi tetap jaga intensitasnya agar ringan.
7. Stretching atau Mobility Drills
Meskipun bukan strength training konvensional, stretching atau latihan mobilitas sangat penting untuk menjaga fleksibilitas dan mengurangi ketegangan otot. Latihan ini sangat ringan, dan nggak mempengaruhi energi tubuh secara signifikan.
Contoh Latihan:
Cat-Cow Stretch: Meregangkan punggung dan leher.
Hip Flexor Stretch: Meregangkan otot pinggul dan paha.
Side Stretch: Meregangkan otot samping tubuh.
Tips untuk Melakukan Strength Training Saat Puasa
-
Jaga Intensitas: Fokus pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hindari beban berat atau latihan dengan volume tinggi yang bisa menyebabkan tubuh kelelahan atau dehidrasi.
-
Waktu yang Tepat: Lakukan latihan setelah berbuka puasa (untuk energi yang cukup) atau beberapa jam setelah sahur (agar tubuh terhidrasi dengan baik).
-
Perhatikan Hidrasi: Pastikan untuk minum air yang cukup antara waktu berbuka dan sahur agar tetap terhidrasi selama berolahraga.
-
Fokus pada Teknik yang Benar: Pastikan teknik latihan yang baik untuk menghindari cedera, terutama saat berpuasa karena energi terbatas.
-
Pahami Tubuh Lo: Jangan memaksakan diri jika merasa kelelahan atau pusing. Sesuaikan latihan dengan kondisi tubuh selama berpuasa.
Dengan memilih latihan kekuatan yang ringan dan sesuai dengan kondisi tubuh saat berpuasa, Lo tetap bisa menjaga kebugaran tubuh tanpa mengganggu puasa atau membebani energi tubuh.
Nah, itulah latihan fisik ringan ala fighter UFC yang bisa Lo contoh saat berpuasa kali ini nih, Superfriends! So, nggak ada lagi ya alasan-alasan untuk skip latihan selama berpuasa, apalagi sampai full satu bulan penuh Lo lewati latihan fisik! Share experience Lo latihan fisik selama berpuasa pada kolom komentar dibawah!
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 12/03/2025
Source:https://www.indosport.com/mma/20200517/khabib-nurmagomedov-bocorkan-cara-latihan-selama-berpuasa
10 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Garindratama Harashta
12/03/2025 at 13:54 PM
WARNO WARNO
12/03/2025 at 14:15 PM
Indra Desanri
12/03/2025 at 17:52 PM
Smard man
12/03/2025 at 19:37 PM
Radhitya Pasha Rustam
12/03/2025 at 19:57 PM
Desy Osmon
12/03/2025 at 21:42 PM
John TSH
12/03/2025 at 21:48 PM
Angga Rino
12/03/2025 at 23:10 PM
DEVI TRI HANDOKO
12/03/2025 at 23:31 PM
Raihan Abdullah
28/03/2025 at 17:12 PM