Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Bucket Hat Masih Tren atau Udah Nggak Keren?

Superfriends, suka pakai topi nggak? Banyak yang bilang kalau topi itu aksesoris fashion paling berisiko karena butuh komitmen yang besar dan naluri fashion yang top. Kalau nggak, bisa fail dan malah terlihat aneh. Alasannya banyak, bro. Topi bisa merusak rambut lo dan membuat lo harus pakai topi untuk menyembunyikan rambut itu. Topi juga bisa membingkai wajah lo dengan berbagai cara, bisa komplementer, bisa juga jadi distraksi tergantung topinya kayak gimana. Tentunya, dampak yang diberikan topi juga bergantung ke jenis topi yang dipakai, warnanya, dan tren yang lagi berlaku. Tapi, ada satu jenis topi yang nggak pernah benar-benar mengikuti tren yang jelas, tapi sesekali muncul mencolok dan sangat mudah diidentifikasi.

Yup, Bucket Hat. Topi yang sering mengalami salah sebut jadi topi rimba atau topi mancing ini terkenal sebagai topi yang lumayan kontroversial di dunia fashion. Nama Bucket Hat sendiri didapat karena bentuknya yang menyerupai ember, sampai ada fashion parodi yang menuliskan “Anti Pecah” di Bucket Hat mereka. Nah, Bucket Hat ini bisa bikin lo tampil keren, atau tampil konyol tergantung situasi, komposisi, dan lo itu siapa, Superfriends. Tahun 2021 kemarin Bucket Hat mengalami peningkatan peminat setelah tokoh-tokoh kayak Rihanna, Brad Pitt, Bella Hadid, dan Johnny Depp ditangkap kamera pakai topi ember ini. Padahal, image Bucket Hat sebagai aksesoris fashion sendiri cenderung dipandang miring karena alasan yang masuk akal juga.

Bro, coba lo bayangin orang pakai Bucket Hat, orang kayak gimana yang kebayang di kepala lo? Bucket punya image yang agak dipandang sebelah mata, terutama karena tampilannya dan feelnya di kepala. Bucket Hat cenderung ngepas di kepala lo, membuat lo merasa seperti anak kecil yang pakai topi ukuran pas biar nggak terbang tertiup angin. Penampilan Bucket Hat juga memberi kesan tertutup dan terpisah dari masyarakat, dan seringkali dipakai orang-orang yang punya gaya hidup santai bahkan kurang peduli sama sekitarnya. Gaya hidup careless gitu emang asik buat jadi tema tokoh di film, tapi di dunia nyata kurang bisa diterima karena kita hidup bermasyarakat, bro. Makanya tren Bucket Hat ini belum pernah benar-benar meroket. Terlalu banyak beban yang harus dibawa di atas kepalanya.

Meskipun begitu, bukan berarti semua orang yang pakai Bucket Hat itu orang yang malas, bro. Bucket Hat juga bisa menunjukkan pribadi yang easygoing, menyenangkan, dan nggak suka ribet. Sebagai sebuah fashion statement dan penanda identitas, Bucket Hat seringkali menghiasi dahi penikmat musik indie dan folk yang kerap lo temui di kedai kopi atau toko buku. Harus diakui juga, kalau stylenya pas, Bucket Hat itu keren banget, Superfriends. Tapi, kembali lagi, karena trennya nggak kunjung populer, banyak yang masih menghindari Bucket Hat. Menurut lo sendiri gimana? Bucket Hat itu emang keren atau sekadar tren kecil singkat yang bentar lagi mati?

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Lifestyle & Trends

Article Category : News

Article Date : 14/04/2022

Superchallenge
Admin Challenge
Superchallenge
Admin Challenge
Penulis artikel olahraga tarung dan balap yang bawain UFC, MMA, sampai road race dengan cerita penuh adrenalin. Gue menangkap setiap momen intens di arena dan nganterin langsung ke layar lo. Tantangan buat gue adalah soal nyali dan keberanian, bukan cuma hasil akhir. Superfriends yang doyan kompetisi pasti nemuin gairahnya di sini. Artikel gue bikin lo serasa berdiri di tepi ring atau pinggir lintasan.

Source:https://wear-next.com/trends/are-bucket-hats-still-in-style-in-2021/

1 Comments

Comment
Argan Valentino

Argan Valentino

19/04/2022 at 09:16 AM

Bucket Hat yang sering dianggap "ndesa" atau "kampungan" namun tetap netjes untuk digunakan berbagai usia maupun kalangan, tren ini ga akan pernah mati deh.
Other Related Article
image article
News

Mengenal HYROX, Kompetisi Fitness yang Lagi Naik Daun

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Beat Karbu Road Race Setup: Mesin, CVT, dan Kaki-Kaki

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Road Race: Pengertian, Sejarah, dan Perkembangannya di Indonesia

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Bongkar Rahasia Spek Mesin Underbone 125cc Sang Juara! Setting Ekstrem yang Bikin Dominasi di Road Race Indonesia

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive