Superfriends, lo kenal VR di tahun berapa? Percaya nggak percaya, teknologi VR itu udah ada dari tahun 1968! Tapi, teknologi pada masa itu masih belum mampu untuk menampilkan Virtual Reality dengan kualitas yang bisa disandingkan dengan Reality sebenarnya. Makanya, perkembangan teknologi ini agak lambat. Belum lagi, penggunaan teknologi VR ini masih sangat terbatas, dan baru sampai soal hiburan aja. Tapi, belakangan ini VR makin banyak dapat perhatian nih, bro. Dengan teknologi yang semakin canggih, VR juga semakin bisa memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Ditambah dengan bayangan masa depan kayak dalam Ready Player One yang sangat bergantung dengan teknologi VR, dan tahun 2020 yang membuat para peneliti dan pengembang teknologi berpikir, VR tuh bisa sampai sejauh mana sih penggunaannya?
Misteri masa depan VR akhirnya terjawab setelah Mark Zuckerberg mengumumkan perubahan Facebook menjadi Meta, dan menjelaskan apa itu Metaverse. Dalam Metaverse yang ditampilkan oleh Zuck, VR jadi teknologi tulang punggung yang jadi pintu utama lo dalam mengakses jagat maya itu. Tapi, apakah ini benar-benar hal baru, Superfriends? Nggak juga, sebelumnya VR udah berkembang banget di industri gaming lewat Steam VR, Oculus, HTC, PS VR, dan brand-brand Virtual Reality Headset lainnya. Sensasi main game dengan VR juga nggak cuma berhenti di mata. Beberapa brand headset VR kayak Steam VR udah bisa melacak jari dan kaki lo, jadi gerakan lo di dalam game bakal jadi cermin untuk gerakan lo di dunia nyata. Melihat ini, industri game cukup optimis untuk suatu saat nanti bisa menyajikan sensasi gaming yang menyerupai Ready Player One. Tapi, hidup manusia kan nggak cuma main game aja, bro.
Nah, ini mengembalikan pertanyaannya ke kegunaan VR masih terbatas di gaming, dan kembali juga ke apa yang ditunjukkan Zuckerberg dalam Metaverse Showcasenya. Dalam video itu, fungi VR mengalami perluasan yang nggak cuma berhenti di hiburan. Maraknya meeting online sejak tahun 2020 membuka peluang besar bagi pengembang perangkat VR untuk menyediakan ruang meeting maya untuk para penggunanya. Itu juga ditampilkan oleh Zuckerberg, dan bahkan udah dicoba sama beberapa orang yang langsung mereview fitur meeting ini di internet. VR juga bisa mengubah dunia lo, Superfriends, dalam artian mengubah lingkungan sekitar lo jadi tempat liburan yang selama ini lo impikan. Kebayang nggak lo ngangkat telpon dari bos sambil selonjoran di pantai Bora-Bora, atau lo nyari bahan skripsi sambil menjelajahi gurun Sahara? Lo nggak perlu benar-benar ke sana, tinggal set alat VR lo untuk menampilkan landscape itu, dan voila, you’re there.
Cakupan VR yang semakin luas dan kemampuannya yang menggiurkan untuk dicoba ini memunculkan pertanyaan baru lagi, Superfriends. Apakah VR ini bakal jadi masa depan kaum urban seluruh dunia? Apakah kalau nanti VR itu jadi hal yang sangat lumrah lo gunakan setiap hari, kayak handphone, dunia nyata bakal kehilangan daya tariknya? Menurut lo gimana, bro?
ARTICLE TERKINI
Article Category : E-sport
Article Date : 11/02/2022
Source:https://www.vevox.com/blog/will-virtual-reality-become-part-of-everyday-life
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :