Seperti yang kita ketahui, sekarang banyak game dimainkan online dan punya skena kompetitif alias dan udah jadi olahraga yang ada kejuaraannya. Nah, tapi lo tau nggak nih, Superfriends, kalau esports itu bukan cuma sekadar kompetisi dan permainan lagi? Sekarang Esports itu sudah jadi bisnis dengan pendapatan ratusan juta dolar Amerika tiap tahunnya. Bisnis esports yang lo pikir mungkin dari penjualan game dan barang-barang in-game, Tapi ternyata tim esports juga sekarang jadi bisnis!
Bisnis tim esports jadi pilihan yang menarik buat para investor dan pengusaha karena memang sekarang trennya lagi bagus, potensi penggemarnya banyak, dan kalau timnya juara, hadiahnya gede banget! Bahkan tim sepakbola gede kayak Paris Saint-Germain aja punya tim khusus untuk esports. Sayangnya, belakangan ini bisnis tim esports mengalami penurunan. Tim-tim esports kelas dunia biasanya juga punya fans loyal yang suka beli merchandise mereka.
Saking besarnya skena esports ini, analis dan media bisnis mulai memberi perhatian dan mengumpulkan data nih soal tim esports mana aja yang paling sukses di dunia. Di sini Super Challenge bakal tunjukkin ke lo 5 tim yang paling sukses dari sisi bisnisnya, Superfriends!
1. Team Solo Mid (TSM)
TSM adalah tim esports asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Andi “Reginald” Dinh pada 2009. Per 2021, penghasilan tim ini mencapai 45 juta USD per tahun dengan nilai total 410 juta USD! Gokil banget nggak tuh, Superfriends? Beberapa divisi yang ada di tim TSM antara lain League of Legends, Apex Legends, Fortnite, PUBG/PUBGM, Valorant, Super Smash Bros, dan Hearthstone.
Untuk saat ini, TSM jadi tim dengan total penghasilan terbesar sepanjang sejarah esports. Posisinya yang kuat bertahan di klasemen atas kejuaraan League of Legends Amerika Serikat juga berperan menarik semakin banyak fans, dan peluang kerjasama dari perusahaan lain yang berhubungan dengan esports kayak Logitech dan Twitch.
2. Cloud9 (C9)
Di peringkat kedua ada tim dari California milik Jack dan Paullie Etienne. Total yang telah dihasilkan oleh tim ini adalah kurang lebih 350 juta USD. Sayangnya, di pertengahan tahun 2021 ini mereka melaporkan penurunan nilai sebesar 13%. Kerugian itu bikin mereka terpaksa menutup salah satu divisinya, yaitu tim Counter Strike: Global Offensive. Sekarang Cloud9 hanya fokus di kejuaraan League of Legends dan Overwatch, meskipun masih ada divisi untuk esports lain kayak Fortnite, Valorant, dan Hearthstone.
3. Team Liquid
Di posisi ketiga ada tim yang banyak banget fansnya di Indonesia setelah menjuarai The International 2017 lalu, Superfriends. Termasuk salah satu tim paling tua di dunia esports, Liquid didirikan tahun 2000 dan mulai merekrut pemain profesional waktu Starcraft II: Wings of Liberty rilis. Meskipun markasnya di Belanda, divisi-divisi Team Liquid tersebar di Uni Eropa dan Amerika Serikat. Total pendapatannya per 2021 adalah 310 juta USD dan sudah pernah kerjasama dengan brand-brand ternama kayak Alienware, Marvel, dan Monster Energy.
Team Liquid juga dapat dianggap sebagai raksasa esports paling besar di dunia jika dilihat dari jumlah divisinya yang banyak banget. Lo bisa temuin tim ini di hampir semua esport mulai dari Apex Legends, Fortnite, DOTA 2, CS:GO, League of Legends, Valorant, bahkan game kayak Tekken 7 dan Street Fighter.
4. FaZe Clan
Satu lagi tim dari Amerika Serikat, FaZe Clan yang didirikan pada tahun 2010 oleh Lee Trink di Los Angeles. Total nilai tim esports ini mencapai 305 juta USD dengan pertumbuhan 27% di tahun 2021. Lo bisa temuin tim ini di kejuaraan Call of Duty, CS:GO, PUBG, Valorant, Rocket League, dan FIFA.
5. 100 Thieves
Terakhir ada 100 Thieves, tim esports yang selalu dipasarkan sebagai brand gaya hidup dan gaming. Dengan total nilai sebesar 190 juta USD, 100 Thieves mendapatkan sebagian besar penghasilannya dari merchandise dan game yang populer di Amerika Serikat. Sejauh ini, 100 Thieves memiliki 5 divisi yaitu Call of Duty, CS:GO, Fortnite, League of Legends, dan Valorant. Semuanya merupakan esports yang populer di Amerika Serikat dan Eropa.
Melihat kelima nama tim esport tersebut, sayangnya belum ada tim atau pemain dari Indonesia yang masuk. Tapi, masa depan Esports Indonesia kelihatannya cerah nih, Superfriends. Dua pemain Esports asal Indonesia, Xepher dan Whitemon tahun ini direkrut sama tim T1, tim esports yang menempati posisi ke-10 paling sukses secara finansial di dunia! Kalau lo mau jadi pemain profesional atau atlet Esports internasional, kesempatannya ada banget, Superfriends! Go for it!
Dari nama 5 tim di atas, mana nih yang jadi favorit lo, Superfriends?
ARTICLE TERKINI
Article Category : E-sport
Article Date : 31/08/2021
Source:https://www.forbes.com/sites/christinasettimi/2020/12/05/the-most-valuable-esports-companies-2020/?sh=26e5d8f273d0
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :