Siapa bilang jika Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur ini tidak mempunyai keindahan alam yang memukau, namun sekaligus berbahaya? Perhatikan dengan baik, bro – Pulau Sumba, khususnya di Kabupaten Sumba Timur, dengan ibu kota Waingapu dikenal mempunyai sebuah sungai yang dianggap keramat. Kebayang bagaimana rupa dari sungai ini?
Terkenal dengan semboyan “Matawai Amahu Pada Njara Hamu” yang berarti mata air yang jernih dan padang rumput kuda yang hijau. Julukan atau semboyan ini memang tepat untuk mendeskripsikan kekayaan alam di Sumba Timur.
[readalso url=18454]
Iklim di sana yang cenderung memiliki musim kemarau lebih panjang, tidak membuat Sungai Kambaniru kehilangan keindahan alamnya yang menawan. Mengalir di tengah perbukitan hijau, sungai ini mempunyai mata air yang berada di tengah-tengahnya.

Sungai Kambaniru, Si Cantik yang Berbahaya dari Sumba - Nusa Tenggara Timur! credit photo: indonesiakaya.com
Di jalan sungai ini, juga dibangun oleh bendungan yang biasa disebut dengan nama Bendungan Kambaniru atau Bendungan Lamba Napu oleh masyarakat setempat. Bendungan ini mempunyai fungsi untuk mengaliri sawah para penduduk sekitar.
Keindahan Alam di Sungai Kambaniru

Sungai Kambaniru, Si Cantik yang Berbahaya dari Sumba - Nusa Tenggara Timur! credit photo: storyaboutsumba.wordpress.com
Berbeda dengan beberapa spot petualangan lainnya yang sudah dibahas sebelumnya, yang dianjurkan untuk datang ke sana saat musim panas, hal ini berkebalikan dengan Sungai Kambaniru. Sungai ini akan sangat indah jika lo kunjungi saat musim penghujan.
Hal tersebut berkaitan dengan debit air yang melimpah di sana, sehingga bisa jadi lo tidak akan tahan untuk mencoba arum jeram di sana. Debit air yang deras, beberapa jeram menantang, serta batuan besar di pinggirnya membuat sungai ini bisa jadi cocok sekali untuk memuaskan adrenalin lo dari arum jeram tersebut.
Namun, hal-hal atau aksi-aksi seru yang sudah disebutkan di atas tidak akan bisa lo lakukan jika datang ke Sungai Kambaniru saat musim kemarau. Hal ini jelas ditentukan oleh debit air yang mengecil sehingga sungai ini sudah tidak terlihat lagi kegarangannya.
Namun, dibalik segala keindahan yang ada di sungai ini, ada kata bahaya yang tersisipkan.
Kambaniru River: Crocodile’s Lair?

Sungai Kambaniru, Si Cantik yang Berbahaya dari Sumba - Nusa Tenggara Timur! credit photo: ignaskunda.blogspot.com
Menurut warga Kabupaten Sumba Timur, sungai yang hulunya di Maulumbi ini memiliki lebar sekitar 30 meter dan panjang kurang lebih 50 kilometer. Sungai yang cukup dalam ini bermuara di Kawangu, tepi pantai Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Tidak heran jika sungai ini menjadi sungai terbesar yang ada di Pulau Sumba. Menurut warga setempat, sungai yang mempunyai keindahan alam yang luar biasa ini juga menjadi sarangnya para buaya. Sungai ini sudah lama dihuni oleh buaya berbagai macam ukuran.

Sungai Kambaniru, Si Cantik yang Berbahaya dari Sumba - Nusa Tenggara Timur! credit photo: twitter.com
Sungai Kambaniru bahkan sudah terkenal berbahayanya karena sang penghuni kerap memunculkan wujudnya dan bahkan, terdengar kabar jika mereka tidak ragu untuk memangsa manusia. Oleh karena itu, sungai ini dianggap keramat.
Bila tidak hati-hati membaca tanda atau area tempat tinggal atau sarang dari buaya tersebut, maka siapapun bisa menjadi korban selanjutnya dari terkaman buaya-buaya tersebut. Oleh karena itu, banyak yang tidak berani untuk melewati atau menyebrangi Sungai Kambaniru tersebut.
Walau dinilai keramat, Sungai Kambaniru ternyata juga dihuni oleh berbagai jenis ikan, lho. Tentu, dari berbagai ukuran juga – mulai dari yang kecil, besar, hingga monster! Oleh karena itu, untuk lo yang ingin mencoba tarikan tenaga ikan-ikan besar di sana, jangan lupa membawa alat pancing, ya!
Sunset dan Sunrise di Sungai Kambaniru

Sungai Kambaniru, Si Cantik yang Berbahaya dari Sumba - Nusa Tenggara Timur! credit photo: tripzilla.com
Siapa bilang juga jika sunset atau sunrise hanya bisa dinikmati di pegunungan, lembah, atau lautan saja. Sungai Kambaniru adalah salah satu sungai dengan pemandangan indah tersebut. Untuk lo yang ingin mendapatkan momen matahari terbit, sila datang lebih cepat karena lo akan mendapatkan pemandangan magis sepanjang matahari naik ke atas.
Lalu, saat matahari terbenam – sila juga datang lebih awal karena hampir tidak mungkin lo melewatkan mode time lapse di sungai yang dikelilingi oleh perbukitan hijau ini. Sunset di sini cukup berharga untuk lo abadikan, lho.
Akses Untuk ke Sungai Kambaniru
Sayangnya, akses untuk kendaraan umum ke Sungai Kambaniru belum mumpuni. Oleh karena itu, ada baiknya lo menggunakan kendaraan pribadi saja, baik mobil atau motor, tidak masalah. Untuk lo yang tidak ada kendaraan pribadi di sana, sila sewa saja.
Untuk lo yang akan menyewa mobil di sana, harga rata-rata perharinya adalah Rp. 300.000 – Rp. 400.000 dan biaya sewa motor sekitar Rp. 100.000 – Rp. 150.000 saja. Cukup terjangkau jika lo datang beramai-ramai menyewa kendaraan tersebut.
Jadi bagaimana bro? Sudah semakin penasaran bagaimana keindahan yang ada di Sungai Kambaniru? Walau indah bukan main, tetap waspada karena predikatnya yang berbahaya itu ya bro.
[readalso url=18440]
Oh iya, jika lo mengetahui informasi lain terkait Sungai Kambaniru dan belum disebutkan di atas, sila tambahkan informasi tersebut di kolom komentar di bawah ini ya. Tentu, informasi tersebut akan berguna untuk para petualang yang akan berangkat ke sana!
Feature Image - indonesiakaya.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 20/08/2018
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :