Diakui atau tidak, menjadi penjelajah di zaman sekarang jauh lebih mudah ketimbang penjelajah di masa lalu. Bagaimana tidak, untuk menentukan arah utara, selatan, barat atau timur saja, Lo tinggal melihat kompas GPS atau satelite, dan arah yang tepat pun bisa diketahui dengan sangat mudah.
Kondisi ini jelas berbeda dengan nenek moyang kita. Untuk mencari arah, mereka akan mencari jawabannya lewat alam dengan memperhatikan rasi bintang. Kebayang kan gimana ribetnya mereka, apalagi saat tiba-tiba saja langit mendung dan bintang nggak menampakan diri.
Nah, selain menentukan arah dengan rasi bintang, ternyata nenek moyang kita dulu kerap menentukan arah dengan memperhatikan kondisi alam, atau menggunakan peralatan-peralatan sederhana.
Contohnya saja untuk menentukan arah saat siang hari. Biasanya mereka akan mencari arah barat dan timur dengan memperhatikan pergerakan matahari dengan menggunakan tongkat kayu. Biasanya, teknik ini dilakukan saat Lo mencari arah di daratan.
[bacajuga url=61903]
Masih menggunakan tongkat kayu, nenek moyang kita pun biasa mencari arah dengan menggunakan jam bayangan. Tentu saja teknik ini akan sukses saat matahari sedang bersinar terik, dan Lo berada di wilayah yang disinari matahari dengan sempurna.
Sementara untuk pagi dan sore hari, teknik mencari arah yang dilakukan nenek moyang kita adalah dengan melihat pergerakan matahari. Patokannya sederhana, saat matahari terbit, matahari akan berada di arah timur, sementara saat tenggelam, matahari akan berada di bagian barat.
Nah, dari sini sebenarnya Lo sudah bisa membaca ke mana arah utara dan dimana arah selatan. Misalnya, saat Lo menghadap ke arah timur dengan patokan matahari terbit, maka arah utara ada di sebelah kiri Lo, dan arah selatan berada di sebelah kanan.
Sementara kalau Lo menghadaplah ke matahari yang sedang terbenam alias menghadap ke arah barat, lokasi arah utara berada di sevelah kanan Lo, dan arah selatan berada di sebelah kiri.
Selain mengamati pergerakan matahari dan rasi bintang, orang-orang zaman dulu pun kerap mencari arah dengan cara melihat tumbuhnya pepohonan dan tumbuhan. Sayang bro, teknik navigasi ini membutuhkan kejelian tingkat tinggi untuk bisa menebak arah dengan akurat.
Gimana bro, keren kan para penjelajah zaman dulu. So, daripada hanya mengagumi, nggak ada salahnya sesekali Lo juga pejarai teknik navigasi ala mereka. Setuju?
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 23/03/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :