Satu kegiatan seru di kawasan Bromo yang jangan sampai terlupa adalah mampir sejenak di hamparan savana yang keindahannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Hamparan padang rumput yang luas dan hijau seakan kontras dengan hamparan pasir yang lokasi juga tidak jauh dari savana ini.
Di savana ini, matamu akan dimanjakan pemandangan hijau yang sangat menyejukkan mata. Selain melepas lelah, di sinilah lokasi yang paling tepat untuk kamu menikmati bekal makanan yang kamu bawa.
Untuk mencapai savana ini juga tidak terlalu sulit dan kamu bisa mencapainya dengan menggunakan kendaraan jip yang banyak disewakan di kawasan Bromo.
Kemudikan Jip di Hamparan Pasir BromoKendaraan yang paling banyak kamu jumpai saat berpetualang di Bromo adalah jip. Kendaraan yang memang dirancang buat melintasi segala medan ini memang sangat tangguh dipakai untuk melintasi kawasan Bromo yang beraneka ragam permukaannya.
Dari aspal, tanah berbatu, hamparan rumput, sampai hamparan pasir terdapat di kawasan Gunung Bromo. Kendaraaan jip di kawasan ini memang disewakan dan biasanya petualang cuma jadi penumpangnya saja, tapi tak ada salahnya jika kamu juga rasakan serunya mengemudi jip di hamparan pasir Bromo.
Coba tanyakan kepada pengemudinya apa bisa kendaraannya disewa tapi kamu yang mengemudikanya. Tapi ingat, kalau kamu terbiasa mengemudi kendaraan matic sebaiknya urungkan niatmu untuk mengemudikannya karena semua kendaraan jip di Bromo memiliki transmisi manual.
Menyaksikan Matahari Terbit BromoInilah incara utama para petualang yang ingin menjelajahi kawasan Gunung Bromo. Tanpa menyaksikan matahari terbit di Bromo tidak hanya petualangan kamu yang kurang lengkap, bahkan banyak orang yang menyatakan jangan berkat pernah ke Bromo kalau belum menyaksikan pesona sunrisenya.
Ada cukup banyak lokasi yang bisa kamu datangi untuk menyaksikan indahnya sunrise Bromo, seperti Penanjakan Satu dan Penanjakan Dua. Dari keduanya, Penanjakan Satu bisa dibilang yang paling ramai didatangi oleh para petualang yang mau melihat sunrise.
Kalau kamu suka lokasi yang lebih tenang maka pilihan terbaik ada di Penanjakan Dua. Beda dengan di Penanjakan Satu, dari lokasi ini kamu bisa menyaksikan matahari terbit Bromo dengan suasana yang lebih tenang.
Daki Sampai Kawah BromoSetelah puas menyaksikan indahnya matahari terbit Bromo, kamu wajib melanjutkan penjelajahan di kawasan Bromo dengan mendaki kawah Gunung Bromo. Untuk mendaki kawah, para petualang punya dua pilihan, naik kuda atau jalan kaki.
Sampai di dekat lokasi kawah, masih ada 245 anak tangga yang wajib kamu naiki kalau mau menyaksikan pesona kawah Bromo. Selain sangat tinggi dan melelahkan, anak tangganya juga cukup curam sehingga kamu wajib waspada saat mendakinya.
Semua rasa lelah untuk mencapai puncak akan terasa hilang saat kamu terhipnotis pesona kawah Bromo yang sampai detik ini masih aktif.
Mengikuti Upacara KasadaUntuk kegiatan yang satu ini memang tidak bisa kamu temui tiap saat karena cuma diadakan setahun sekali. Kasada yang merupakan salah satu ritual warga setempat yang memeluk agama Hindu ini tidak kalah serunya untuk disaksikan saat ke Bromo.
Kasada dimulai dengan taran yang diadakan di Desa Ngadisari. Setelahnya, pada tengah malam, para pendeta berkumpul di Pura Lubur Poten untuk mendoakan sesajen yang sudah dipersiapkan khusus untuk upacara ini.
Kemudian, padapagi harnya, Suku Tengger akan membawa sesajen tersebut ke puncak kawah Bromo untuk dilemparkan ke dalam kawah yang disertai berbagai doa yang bertujuan untuk kemakmuran dan keselamatan seluruh umat manusia, khususnya warga Suku Tengger.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 03/02/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :