Tuhan pasti sedang tersenyum ketika menciptakan Sabang, kota kecil di Pulau Weh yang indah sekali di darat maupun di bawah lautnya. Di sekitar Pulau Weh ada lebih dari 20 lokasi penyelaman yang sangat indah dan cocok untuk berbagai tingkat kemahiran menyelam. Kalau nggak bisa menyelam, juga seru dan menyenangkan. Dari banyak spot traveling keren di Pulau Weh, salah satu yang highly recommended adalah Iboih.
Bisa bikin keseruan apa di Iboih? Banyak banget! Let's check it out.
Pantai Iboih berjarak sekitar 5 kilometer dari kota Sabang. Jaraknya memang dekat, tapi jalanan yang berliku membuat kegiatan mengemudi ke Iboih jadi tantangan tersendiri. Di banyak spot jalanan aspal ini berjejeran dengan pantai, cakep banget pemandangannya.
Sampai di Pantai Iboih, kalau mau santai, lo bisa selonjoran menikmati hamparan pasir putih, atau pasang hammock dan rebahan sambil menikmati sepoi angin sambil baca novel atau dengerin musik. Menikmati sore di pantai ini, sambil menatap laut lepas, wuiiih... chilling out yang highly recommended!

Kalau lo suka liburan sambil melakukan aktivitas yang seru dan menantang, bisa diving atau nyebrang deh dari pantai Iboih ke Pulau Rubiah. Di pantai Iboih banyak warga setempat yang nawarin jasa perahu berlantai kaca. Sambil menyebrang ke pulau Rubiah, lo bisa lihat-lihat ikan dan makhluk laut lainnya lewat di bawah perahu. Nggak terasa sebentar aja sudah sampai ke Pulau Rubiah.
Pulau Rubiah ini tempat yang asik banget buat snorkeling. Gak usah mikir repot bawa alat snorkel, karena di pulau ini banyak yang menyewakan wet suit, snorkel, snorkel mask, dan standard fin. Kalau nggak bisa renang, jangan sedih, bisa sewa jaket pelampung biar santai snorkeling tanpa takut tenggelam.

Perairan di sekitar Pulau Rubiah ini airnya tenang dan koralnya bagus. Nggak heran kalau musim liburan jadi banyak traveler yang datang dari Indonesia dan negara tetangga, Malaysia. Kalau mau puas sih sebaiknya datang pas bukan peak season, biar berasa kayak private beach gitu.
[bacajuga url=61579]
Oya, perhatikan musimnya kalau mau snorkeling di sini. Pada musim tertentu, banyak ubur-ubur merah yang berenang-renang. Nah, hindarilah menabrak ubur-ubur merah ini kalau lagi snorkeling karena bisa gatal. Lalu gimana tahunya lagi ada ubur-ubur atau tidak? Gampang. Cukup dengan melihat ke laut! Pas musimnya, ubur-ubur merah ini sangat banyak, ukurannya mulai yang sekecil bola ping-pong hingga sebesar bola basket.
Mereka suka berenang di dekat permukaan sehingga terlihat jelas dari pantai atau dari atas perahu. Bisa juga bertanya dengan tukang perahunya, lagi musim ubur-ubur merah nggak? Sebenarnya kulit gatel akibat ubur-ubur ini bisa diatasi dengan ditabur bubuk kopi. Tapi ya kalau males gatel-gatel, mending perhatikan musimnya.

Habis snorkeling, pasti lapar dong! Jangan kuatir, di sekitar pantainya banyak panggung-panggung kayu tempat kita bisa duduk santai menikmati pemandangan laut sambil makan mie Aceh, pisang goreng, kentang goreng dan minum kelapa muda. Mie Acehnya enak loh!
Terus, gimana caranya buat traveling ke Sabang? Gampang!
Dari kota asal berangkat ke Banda Aceh dulu. Lalu dari Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh berangkat menuju Pelabuhan Balohan di Sabang bisa dengan naik kapal cepat Pulo Rondo dengan harga tiket kelas Ekonomi Rp 80.000,- per orang, atau Rp 100.000 untuk bisa duduk di ruang VIP yang full AC dan ada TV-nya. Kapal cepatnya nyaman, bahkan kelas ekonomi pun bersih dan asik juga. Meskipun nggak pakai AC, tapi angin laut sepoi-sepoi akan terus berhembus, jadi nggak usah kuatir bakal kegerahan selama 45 menit di atas kapal.
Kalau lagi santai bisa juga naik kapal lambat dengan waktu tempuh 90 menit. Belum lama ini telah dibuka rute penerbangan Garuda Indonesia dari bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, ke bandara Maimun Saleh di Sabang dengan waktu tempuh 50 menit saja. Jadi dari Medan bisa cusss langsung ke Sabang, nggak pakai transit di Banda Aceh dulu. Bebas, pilih yang sesuai waktu dan isi dompet lo!
Kalau naik kapal, maka titik perjalanan di Sabang akan dimulai dari pelabuhan Balohan, lalu mampir foto-foto sebentar di Cot GT Balohan dimana lo bisa melihat panorama dari ketinggian ke arah teluk dengan jalan raya meliuk, lalu terus saja menyusuri jalan raya menuju pantai Anoi Itam. Mampir sebentar ke pantai ini, lalu bisa lanjut ke Pantai Sumur Tiga, Benteng Jepang, makan rujak Rumbia, danau Aneuk Laot, Gunung Jaboi dan tugu Kilometer Nol yang ikonik. Itu semua tempat-tempat seru selain Iboih kalau lo mau lebih puas mengeksplor Pulau Weh. Have fun bro!***

Teks Dan Foto : Swastika Nohara
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 23/02/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :