Denger nama kota Sasmuan mungkin untuk kebanyakan orang masih kurang familiar. Kota kecil di provinsi Pampanga, Filipina ini memang nggak terlalu menonjol dari segi pariwisata. Daya tarik kota ini hanya festival Kuraldal. Festival ini untuk merayakan Santa Lucia setiap 15 Januari dan Gereja Agustinian yang pembangunannya didedikasikan untuk sang Santo. Tapi, Sasmuan punya sejarah unik yang bikin nama kota ini terkenal di seluruh dunia.
Kebanyakan kota di dunia punya ciri khas sendiri yang bikin beda dengan kota-kota lainnya. Mulai dari kebudayaan sampai dengan lokasi wisata yang bikin turis tertarik datang ke kota tersebut. Tapi, yang bikin beda dari Sasmuan adalah sejarah dari pemberian nama kota kecil di Filipina ini.
Kabarnya, selama berabad-abad kota Sasmuan menggunakan nama resmi Sexmoan. Buat lo yang pertama kali denger, pasti akan langsung berpikiran pemberian nama kota ini karena ada hubungan dengan aktivitas sex disana. Kalau lo berpikiran kayak gitu, lo salah banget Bro!
Sebenarnya nama berbau sex ini hanyalah masalah aksen saja. Kalau menggunakan lidah Spanyol seperti para biarawan Agustinian yang mendirikan kota itu, kata Sasmuan atau Sexmoan terdengar sama.
[bacajuga url=62036]
Yang perlu lo tahu, kata Sexmoan berakar dari kata ‘sasmo’, berasal dari bahasa Kapampangan yang punya arti ‘bertemu’. Nah, dulu kota ini merupakan titik pertemuan Pampangos dengan tentara China sebelum berperang di Guagua. Sama sekali nggak ada hubungannya dengan aktivitas sex di kota ini.
Sejak tahun 1987, pengucapan dan penulisan nama kota ini yang benar mulai diterapkan setelah dikoreksi oleh Emy Lingad. Hal ini bertujuan supaya tidak ada lagi kesalahan dalam mengartikan nama kota ini.
Meskipun sudah dipakai dari abad ke 16, tetap saja nama Sexmoan kurang disukai warganya Bro. Nama kota ini bikin kota dan penduduknya sering dikaitkan dengan aktivitas sex bahkan kegiatan prostitusi.
Saking nggak nyamannya, tanggal 15 Januari 1991, nama Sexmoan resmi ditinggalkan dan berubah menjadi Sasmuan. Meskipun begitu, kisah Sasmuan dan nama terdahulunya yang dianggap tabu akan tetap terdengar di seluruh penjuru dunia.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 03/04/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :