Walau masih kalah terkenal dari Taman Nasional Tanjung Puting, Nyaru Menteng secara umum tidak kalah menarik dan menantang untuk ditelusuri. Selain itu, lokasi pelepasan dan adaptasi alam liar (reintroduksi) untuk satwa orangitan ini memiliki peran yang sama pentingnya dengan lokasi-lokasi lain dalam usaha peletarian dan penyelaman orangutan. Nyaru Menteng berlokasi tidak jauh dari kota Palangkaraya (hanya berjarak sekitar 28 km) dan masuk ke dalam wilayah Desa Tumbang Tahai. Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Nyaru Menteng yang awalnya digunakan hanya untuk pelestarian vegetasi langka, saat ini kawasan ini juga berfungsi sebagai kawasan hutan konservasi lokasi satwa orangutan dilepas setelah satwa ini menjalani rehabilitasi atau karantina. Sebagian besar orangutan yang tinggal di kawasan ini adalah bayi orangutan yang kehilangan induk karena diburu ataupun karena sebab lain. Ada juga orangutan yang pernah dipelihara oleh manusia, kemudian di kawasan ini dirawat dan dilatih dengan baik sampai siap untuk dilepas ke alam liar.

Nyaru Menteng didirikan oleh Lone Dröscher-Nielsen dan Odom Kisar. Lone Dröscher-Nielsen dahulu adalah seorang sukarelawan di Taman Nasional Tanjung Puting dan ia ditugaskan untuk mengurusi bayi orangutan di taman nasional tersebut. Setelah mendedikasikan diri di Tanjung Puting selama 4 tahun, ia keluar untuk kemudian memulai proyeknya di Nyaru Menteng. Pusat reintroduksi yang dibawah asuhan BOS (Borneo Orangutan Survival) ini sekarang menjadi tempat tinggal sekitar 600 ekor orangutan (baik yang yatim maupun yang terlantar).
Kawasan hutan yang ada di sekitar Nyaru Menteng merupakan lokasi yang sangat tepat untuk melatih dan mengajarkan para bayi orangutan untuk bisa tetap bertahan hidup di alam liar nantinya. Karena kebanyakan bayi orangutan tersebut yatim maka para pekerja, asisten dan dokter hewan yang jumlah sampai ratusan tersebut berperan sebagai pengasuh mereka dan secara tidak langsung menggantikan peran orangtua orangutan yang mati karena diburu atau alasan lainnya. Selain diajarkan untuk bertahan hidup, bayi-bayi orangutan di sini juga diberi makan, dirawat dan dimandikan.

ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 29/01/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :