Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Menikmati Keindahan nan Segar dari Segara Anak

Fajar mulai terlihat menyentuh pasir dan bebatuan, sementara saya masih terus berjuang di tanjakan pasir yang nyaris vertikal itu. Dengan segala kekuatan dan doa,  akhirnya saya berhasil berdiri di puncak tanah dewi anjani, tanah tertinggi pulau Lombok ini.

Luar biasa, di sisi barat terlihat gunung Agung di Bali, sementara di sisi timur terlihat gunung Tambora di Sumbawa. Mereka nampak anggun sekali menjulang di atas awan pagi itu.

“Setelah ini kita akan kesana,” kata rekan saya sambil menunjuk ke arah bawah. Dari atas sana terlihat danau segara anak membentang sepanjang enam kilometer. Ditambah gunung barujari yang berbentuk kerucut khas gunung zaman purba, keindahan danau segara anak tidak terelakan.

Segara Anak

Saya segera beranjak dari puncak dan tidak sabar untuk menikmati Danau Segara Anak dari dekat.

Untuk mencapai segara anak dari Plawangan sembalun, saya diminta untuk menuruni lembah-lembah curam yang didominasi bebatuan dan pasir. Licin, beberapa kali saya terpeleset. Badan sudah terasa lelah sehabis singgah di puncak Rinjani  3726 meter diatas permukaan laut, sekarang saya harus turun hingga dibawah 2000 meter. Tetapi rasa lelah tersebut terbayar ketika saya melihat sebuah telaga raksasa di kejauhan.

“Seperti di film Jurrasic park,” saya bergumam. Kaki ini pun makin terpacu. Benar kata orang, pemandangan di pegunungan bisa mengalahkan rasa lelah!

Segara Anak

Setelah menuruni punggungan yang cukup panjang, saya disambut oleh suara desiran air segara anak yang tenang. Angin berhembus dari lembah-lembah yang mengitari danau, seakan melindungi danau ini dari dunia luar. Tidak mudah untuk mencapai danau, dan tidak ada jalur datar langsung untuk kesini. Mau tidak mau kita harus mendaki puncak plawangan, kemudian baru bisa turun ke danau ini. Perjuangan yang tidak sia-sia karena dibayar dengan penatapan seperti ini.

“Silakan diambil dek nanasnya,” seorang porter menawari saya sepotong nanas saat saya duduk keletihan sesampainya di pinggir danau. Mungkin melihat wajah saya yang sudah lesu terduduk bersandar di tas carrier, bapak porter tersebut menjadi iba. Dengan senang hati dansaya menerima kebaikan hati sang porter.

Sambil duduk memakan nanas saya melihat beberapa orang sedang bahagia karena mendapat ikan besar sekali, sementara di kejauhan gunung barujari berdiri dengan angkuhnya. “Ahh, negeri ini memang sangat indah,” saya bergumam.

Segara Anak

“Kalau capek coba berendam di air panas, dijamin langsung seger!” sahut teman saya. Setelah mendirikan tenda sayapun bergegas ke arah selatan danau. Hanya sekitar seratus meter dari camp saya menemukan hot spring alami Rinjani.

Beberapa orang terlihat sedang menikmati kehangatan di kolam alami ini. Lucunya, beberapa monyet liar mengawasi kita dari atas, mereka menunggu hingga kita lengah dan mencuri makanan! Saya mendengar ada beberapa yang kehilangan cokelat ataupun telurnya. Sungguh monyet yang cerdik.

Satu lagi ‘bonus’ dari Segara anak adalah Goa susu. Dinamakan demikian karena bagian dalam goa ini berwarna putih susu. Stalagnit di atap gua menetekan air panas sehingga uap-uap panas keluar dari mulut Gua. Sauna alami yang mempesona. Air panas dan gua susu menjadikan tidur saya sangat nyenyak pada malam harinya.

Segara Anak

Momen-momen terindah di Segara anak adalah saat matahari terbenam. Seperti lukisan, semburat oranye membentuk garis melintang pada dinding-dinding lembah sekitar danau. Sebagian terkena cahaya keemasan, sebagian tetap gelap. Permainan cahaya yang benar-benar membekas di hati. Segara anak memang surga-nya Rinjani. Tiada kata yang bisa terucap, kamera saya pun tidak mampu melukiskan keindahan ini. Saya terpejam, menarik nafas dan memindahkan keindahan ini ke dalam hati. Sementara kabut mulai turun rendah. Semakin rendah.

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Wilderness

Article Date : 11/01/2016

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive