Selain memiliki tempat wisata indah, Banyuwangi juga dikenal sebagai daerah yang kaya akan kuliner bercita rasa unik. Menyantap makanan-makanan tersebut tentu akan membuat momen traveling lo terasa lebih berkesan. Apa sajakah makanan tradisional khas Banyuwangi yang patut dijajal penikmat kuliner? Berikut adalah 4 di antaranya.
1. Pecel Rawon

Mengintip 4 Sajian Tradisional Lezat Khas Daerah Banyuwangi. Photo Credit: banyuwangitravelweb.wordpress.com
Saat berkunjung ke Banyuwangi, lo dapat menemukan kuliner unik berupa perpaduan nasi pecel dan kuah rawon. Nama hidangan tersebut adalah Pecel Rawon. Rasa gurih makanan ini dijamin bakal membuat lo tertarik mencobanya berkali-kali
Satu porsi pecel rawon mencakup sepiring nasi pecel berisi kacang panjang, sayuran rebus, sambal pecel, taoge, serta kuah rawon. Ada juga menu pelengkap yang bisa dipesan pembeli seperti empal sapi, rempeyek kacang, udang goreng, paru goreng kering, dan ragi. Kehadiran menu tambahan ini bakal membuat lo semakin menikmati pecel rawon secara puas.
Salah satu daya tarik kuliner pecel rawon terletak pada kuahnya yang kaya akan rasa rempah serta tidak tidak terlalu manis. Sumber kelezatan makanan ini juga berasal dari campuran kaldu dan sambal pecelnya yang begitu menggugah selera. Berkat kehadiran pecel dan kuah tersebut, makanan ini sukses digemari masyarakat. Jangan lupa mencicipinya ya bro!
2. Jangan Kesrut

Mengintip 4 Sajian Tradisional Lezat Khas Daerah Banyuwangi. Photo Credit: samudranesia.id
Kuliner berwarna merah menyala ini juga disukai penduduk Banyuwangi. Jangan Kesrut memiiliki campuran aroma segar dan pedas. Makanan ini kabarnya hanya dijual di sejumlah warung di Banyuwangi. Contoh tempat yang menjajakan Jangan Kesrut adalah Warung Olgha yang terletak di Jalan DI Panjaitan 49 Lateng.
Jika membeli seporsi Jangan Kesrut, lo akan mendapat sepiring nasi, tempe dengan tekstur tebal dan garing, serta makanan khas Banyuwangi bernama Kala Gepuk. Pembeli nantinya bisa memilih dua jenis isian Jarang Kesrut, yakni daging atau kikil. Keduanya sama-sama menyajikan rasa unik yang bakal menggoyang lidah para pemakannya.
Kuah Jangan Kesrut kabarnya terbuat dari bahan seperti tomat, cabai besar, garam, cabe rawit, gula, terasim dan daun bawang. Untuk menambah rasa segar, penjual juga memasukkan belimbing sayur ke dalam kuah ini. Jika sudah selesai dibuat, kuah ini nantinya memiliki warna merah. Mencicipi Jarang Kesrut tentu akan membuat momen liburan lo di Banyuwangi terasa komplit.
3. Rujak Soto

Mengintip 4 Sajian Tradisional Lezat Khas Daerah Banyuwangi. Photo Credit: id.tastemade.com
Saat pertama kali mendengar nama “rujak soto”, lo mungkin bertanya-tanya mengenai bahan pembuatan makanan ini. Apakah kuliner ini termasuk ke dalam jenis rujak atau soto? Jawaban atas pertanyaan tersebut akan lo temukan ketika menyantap makanan ini secara langsung.
Rujak Soto diketahui merupakan sajian perpaduan rujak sayur dan soto babat. Kuliner unik khas Banyuwangi dibuat menggunakan bahan rujak seperti campuran sayur mayur, petis, dan bumbu kacang. Bumbu kacang tersebut nantinya dipadukan dengan bahan-bahan lain seperti pisang batu muda, kacang goreng, asam, garam, dan gula merah.
Jika persiapan bumbu telah selesai, lo bisa mencampurnya dengan campuran sayur yang sudah direbus terlebih dahulu. Jenis sayur yang dipakai dalam pembuatan rujak soto adalah kacang panjang, kubis, kangkung, serta irisan tahu dan tempe goreng. Setelah itu, rujak bisa ditaruh ke dalam mangkuk untuk diberi kuah soto babat.
Pembeli kabarnya bisa menentukan rasa pedas rujak soto sesuai dengan keinginan pribadi. Jadi, lo tak perlu khawatir mengenai rasa pedas yang dimiliki makanan ini. Apakah lo tertarik mencicipi rujak soto?
4. Nasi Tempong

Mengintip 4 Sajian Tradisional Lezat Khas Daerah Banyuwangi. Photo Credit: nusantaranews.co
Berlibur ke Banyuwangi kurang terasa lengkap jika lo tidak mencicipi kelezatan Nasi Tempong. Kuliner ini disajikan dalam bentuk nasi yang diberi tambahan sambal pedas gurih khas Banyuwangi. Nasi tempong patut dijajal para pencinta kuliner karena menyuguhkan paduan rasa tomat ranti, cabai rawit, jeruk sambal, dan terasi.
Wisatawan bakal menikmati makanan ini dengan sambalnya yang segar lantaran diolah usai pembeli melakukan pemesanan. Nasi tempong tersohor dengan cita rasa pedasnya yang cukup menggigit. Uniknya, hal tersebut justru membuat kuliner ini banyak dicari wisatawan yang tengah berlibur ke Banyuwangi.
Umumnya, kuliner ini dihidangkan dalam keadaan hangat bersama paket laut gorengan seperti tahu, ikan asin, tempe, dan perkedel jagung. Sejumlah penjual nasi tempong kabarnya juga menyajikan beberapa lauk dan sayur tambahan. Contohnya seperti ikan laut, telur dadar, cumi asin, rempeyek, dan ayam goreng. Sayur pelengkap yang cocok dihidangkan bersama nasi tempong adalah kemangi, labu siam, terong, genjer, dan bayam.
Satu porsi nasi tempong dijual dengan kisaran harga Rp 12.000 hingga Rp 15.000. Saat memesan satu porsi kuliner ini, pembeli akan mendapat tiga piring. Tiap piring berisi nasi pulen, aneka campuran sayur rebus, serta lauk-pauk seperti tahu, tempe, ikan asin, dan perkedel jagung. Mantap sekali, bukan? Nasi tempong tentu layak masuk dalam daftar kuliner yang diburu di Banyuwangi.
Demikian 4 kuliner unik khas Banyuwangi yang patut lo coba selama liburan. Menyantap 4 makanan di atas tentu akan membuat pengalaman liburan lo terasa lebih berwarna. Selamat mencicipi semua hidangan di atas ya bro!
Feature Image - id.tastemade.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 26/03/2019
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
YUSIA KRISTANTO
16/05/2025 at 12:45 PM