Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Kenalan Sama Kampung Bena, Kampung Megalitikum yang Ada Di NTT

Liburan ke NTT nggak selalu harus ke pantai atau Pulau Komodo Bro. Ada banyak spot wisata lainnya yang nggak kalah keren. Salah satunya adalah Kampung Megalitikum bernama Kampung Bena.

Lokasi Kampung Bena terletak persis di bawah kaki Pegunungan Inerie, Desa Tiwuriwu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Kalau lo datang dari Bajawa, lo perlu lanjutin perjalanan ke arah selatan sejauh 19 kilometer.

Kampung Bena berada di dataran tinggi. Lokasinya ada di ketinggian 2.245 meter di atas permukaan laut. Makanya, kalau lo nyampe Kampung Bena jam 4 sore, lo bakalan ngerasain dingin luar biasa Bro.

Sejak dulu Kampung Bena sebagai salah satu kampung megalitikum yang ada di Nusa Tenggara Timur. Kampung ini jadi destinasi wisata para turis yang pengen lihat kampung yang udah ada sejak zaman dahulu. Nggak cuma turis lokal aja yang datang, banyak turis mancanegara yang rela jauh-jauh datang kesini buat lihat kegiatan penduduknya secara langsung.

Buat masuk ke kampung ini, lo harus sedikit menanjak kalau pengen keliling sekitar 40 rumah adat yang dibangun melingkar. Kegiatan penduduk disana biasanya para perempuan menenun kain di depan rumah, dan pria duduk bersantai setiap sore.

[bacajuga url=62735]

Makin sore kabut disana makin tebal aja nutupin perkampungan ini. Tapi, dengan udara yang dingin kayak gitu, lo bisa ngerasain suasana yang begitu tenanng dan kayak kembali ke masa lalu.

Dibagian tengah kampung lo bisa lihat ada beberapa bangunan yang disebut Bhaga dan Ngadhu. Bhaga sendiri dibangun dengan bentuk mirip pondok kecil, sementara Ngadhu adalah tiang tunggal yang punya fungsi sebagai tiang gantungan hewan kurban saat pesta adat.

Di bagian tengah juga lo bisa lihat beberapa batu besar yang sebagian merupakan makam para leluhur. Itu makanya Kampung Bena sangat menarik buat lo kunjungi.

Kalau lo liburan kesana, jangan lupa beli kain tenun Kampung Bena sebagai oleh-oleh. Lo bisa beli tenun ikat kecil sebagai ikat kepala sampai tenun ikat besar dengan harga mulai dari Rp. 50 ribu.

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Wilderness

Article Date : 14/06/2017

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive