Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Jenis Kayu Terbaik untuk Dibuat Tongkat Jalan

Saat mendaki gunung ataupun jalan setapak yang menanjak kadang dibutuhkan alat bantu yang bisa menopang gravitais atau beban yang kamu bawa agar perjalanan bisa terus lanjut. Salah satu alat bantu selain tangga yang memang sengaja disediakan, kamu juga bisa menggunakan tongkat jalan. Tongkat jalan disebut juga dengan trekking pole yang fungsinya adalah untuk menjaga keseimbangan kamu ketika menapaki medan menanjak yang berat. Di luar negeri, trekking pole ini lebih banyak digunakan untuk mendaki gunung bersalju yang dingin.

Trekking pole kini juga sudah mulai banyak digunakan di Indonesia, paling banyak merupakan produk dari Cina yang tentu harganya lebih murah dibanding produk Amerika atau Eropa. Tetapi untuk digunakan sebagai alat bantu kamu nggak perlu beli kok. Kamu bisa membuat sendiri trekking pole atau tongkat jalan dengan memilih kayu yang tepat serta cara pembuatan agar nyaman digunakan. Dari segi keawetan memang tongkat buatan sendiri mungkin hanya bisa dipakai beberapa kali saja. Tetapi pengetahuan ini cukup penting untuk ilmu surviving kamu ketika berada di alam terbuka.

Kayu mati dengan panjang yang pas

Memilih kayu untuk dijadikan tongkat jalan bisa susah-susah gampang. Carilah kayu mati yang sudah jatuh ke tanah dengan panjang yang sesuai dengan kenyamanan kamu, misalnya sepanjang dagu. Kayu juga harus memilik ketebalan yang seragam dari atas sama bawah dengan diameter kira-kira 2,5 – 5 cm, nggak terlalu berat tetapi juga nggak terlalu enteng. Bentuk kayu juga sebaiknya yang lurus agar bisa menerima beban lebih baik.

Jemur kayu selama 3 minggu

Kalau kamu ingin membuat tongkat jalanmu sendiri sebelum melakukan pendakian, sebaiknya siapkan waktu senggaknya satu bulan untuk membuat tongkat. Jika kamu nggak bisa menemukan kayu yang sudah mati, kamu bisa menebang kayu yang memenuhi syarat di atas untuk dijadikan tongkat. Masalah pada tongkat yang masih hijau adalah ia masih terlalu lentur untuk dijadikan tongkat. Maka dari itu setelah kayu dipotong dari pohonnya, hilangkan kulit tunasnya kemudian jemur di bawah matahari kira-kira selama 3 minggu.

[bacajuga url=14402]

Jenis kayu yang kuat

Jika dalam keadaan darurat atau kamu baru butuh tongkat jalan saat sedang mendaki memang nggak bisa terlalu pilih-pilih jenis kayu. Yang penting cukup kuat dan memenuhi syarat-syarat yang telah disebutkan sebelumnya. Tetapi jika kamu punya waktu, kamu bisa memilih jenis-jenis kayu yang kuat dan kokoh tetapi tetap ringan seperti hickory dan ash. Jenis kayu lain yang banyak digunakan untuk membuat tongkat jalan lainnya adalah ironwood, vine maple, salt cedar, dan aspen. Tetapi jenis kayu ini mungkin masih sulit ditemukan di Indonesia dan mesti kamu import. Kayu lokal yang bisa menjadi alternatif adalah kayu sonokeling yang juga banyak dimanfaatkan untuk membuat perabotan rumah.

Fitur kenyamanan dan keamanan

Pastikan kayu yang kamu gunakan bebas dari ujung-ujung atau potongan cabang yang bisa melukai kulit jika bergesekan. Lapisi tongkatmu dengan pelapis kayu agar lebih tahan lama penggunaannya. Kamu bisa menambahkan bahan kulit pada pegangannya agar terasa lebih nyaman dan berbagai fungsi lain yang bisa berguna saat pendakian misalnya lampu untuk senter dan sebagainya.

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Wilderness

Article Date : 20/03/2016

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive