Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ingin Naik Gunung saat Hujan? Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini Ya Bro!

Para pendaki wajib mengenali segala risiko yang terjadi di atas gunung, terutama saat musim hujan tiba. Memulai pendakian saat musim hujan sejatinya sangatlah berisiko. Apabila bersikeras untuk tetap melakukan hal ini, lo sebaiknya menyerap informasi terkait kemungkinan yang bakal terjadi di gunung kala hujan turun.

Berikut adalah 5 hal yang mesti lo pertimbangkan sebelum naik gunung saat musim hujan. Silakan dibaca ya bro!

1. Meningkatnya Risiko Pendaki Terkena Sambaran Petir

Ingin Naik Gunung saat Hujan? Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini Ya Bro! Photo Credit: outsidepursuits.com

Perlu diingat, musim hujan tidak hanya membuat para pendaki gunung kebasahan di perjalanan. Menjelang hujan turun, para pendaki juga harus berhadapan dengan risiko terkena sambaran petir. Pada saat musim hujan, probabilitas terjadinya petir dan badai tentu meningkat dari biasanya.

Ketika badai datang, daerah tinggi seperti gunung tentu menjadi lokasi rawan terkena sambaran petir. Belum lagi jika lereng gunung yang didaki tidak ditumbuhi pepohonan tinggi. Petir juga dikatakan sering menyambar daerah dengan karakteristik luas dan datar.

Dengan demikian, gunung bisa menjadi tempat berbahaya apabila lo bersikukuh mengunjungi saat musim hujan. Pasalnya, turunnya hujan seringkali diikuti oleh kehadiran petir. Orang yang terkena sambaran petir tentu harus berhadapan dengan risiko kematian.

2. Besarnya Kemungkinan Panorama di Puncak Tertutup Kabut

Ingin Naik Gunung saat Hujan? Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini Ya Bro! Photo Credit: outsideworldoutfitters.com

Banyak orang termotivasi mendaki sebuah gunung  untuk menikmati pemandangan memukau di bagian puncak. Panorama indah di atas puncak gunung tentu hanya bisa disaksikan pendaki saat cuaca sedang cerah. Sayangnya, pemandangan menawan tersebut biasanya tidak muncul ketika musim hujan datang.

Saat musim hujan tiba, kabut umumnya akan menutupi sebagian besar daerah gunung. Lo pun tidak bisa menikmati panorama indah secara bebas. Tidak enak sekali, bukan?

Kehadiran kabut juga dapat membahayakan perjalanan lo di gunung. Pasalnya, kabut dapat memperpendek jarak pandang lo saat mendaki. Dengan demikian, lo dapat lebih mudah tersesat apabila nekat mendaki gunung yang diselimuti kabut. Jadi, pertimbangkan kembali hal ini apabila lo berencana naik gunung saat musim hujan ya bro!

3. Kesulitan saat Melewati Jalur Pendakian

Ingin Naik Gunung saat Hujan? Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini Ya Bro! Photo Credit: ssl.com

Turunnya hujan juga dapat mempengaruhi kondisi jalur pendakian. Saat musim hujan tiba, jalur pendakian akan berubah menjadi licin sehingga meningkatkan risiko tergelincir. Hal ini tentu dapat membahayakan keselamatan para pendaki.

Risiko yang dihadapi pendaki tentu akan bertambah lebih besar saat hujan deras datang. Kala itu, jalur pendakian dapat berubah hingga tampak seperti sungai. Pendaki bisa saja mendapatkan kecelakaan fatal saat melintasi jalur ini.

Melalui jalan setapak saat hujan deras tentu dapat mempersulit dan membahayakan pendaki yang berniat sampai ke puncak. Jalur pendakian bisa saja berubah menjadi lokasi rawan kecelakaan karena licin akibat hujan. Jangan lupa mengingat hal ini ya bro!

4. Bertambahnya Bobot Barang Bawaan

Ingin Naik Gunung saat Hujan? Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini Ya Bro! Photo Credit: photodeck.com

Saat musim hujan, lo tentu mempersiapkan barang bawaan lebih banyak dari biasanya. Tujuannya tidak lain adalah untuk menunjang kenyamanan lo selama mendaki. Setuju ‘kan bro?

Contoh barang yang perlu dipersiapkan pendaki saat musim hujan adalah baju ganti. Pendaki tentu harus membawa baju ganti lebih banyak untuk mengganti pakaian yang basah. Dengan begitu, lo akan terhindar dari risiko kedinginan di perjalanan

Selain baju ganti, perlengkapan wajib lainnya yang harus lo bawa saat musim hujan adalah jas hujan. Kehadiran barang tambahan ini tentu akan menambah beban lo ketika mendaki. Dengan demikian, lo harus siap mengeluarkan tenaga lebih agar mampu membopong barang bawaan hingga sampai ke puncak.    

5. Memberi Kesempatan kepada Alam untuk Lepas dari Keberadaan Manusia

Ingin Naik Gunung saat Hujan? Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini Ya Bro! Photo Credit: netsolhost.com

Mendaki gunung merupakan salah contoh kegiatan yang menggambarkan bentuk kepedulian manusia terhadap alam. Meski begitu, aktivitas ini tetap harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Pokoknya, jangan sampai pendakian yang lo lakukan menganggu kondisi alam di sekitar gunung.

Mengungkapkan rasa cinta terhadap alam tidak hanya bisa dilakukan dengan mendaki. Lo juga bisa menunjukkan rasa kepedulian terhadap alam dengan membiarkan gunung ‘beristirahat’ dari keberadaan manusia secara sementara. Dengan begitu, ekosistem flora dan fauna di gunung dapat terjaga dengan baik.

Contoh gunung yang melarang aktivitas pendakian demi alasan pemulihan ekosistem adalah Gunung Slamet dan Prau. Pelarangan aktvitas ini juga dipengaruhi oleh cuaca yang sedang buruk. Jadi, lo bisa memberi kesempatan kepada gunung untuk ‘memulihkan diri’ dengan berhenti mendaki secara sementara.

6. Risiko Terkena Hipotermia Semakin Meningkat

Ingin Naik Gunung saat Hujan? Jangan Lupa Pertimbangkan 5 Hal Ini Ya Bro! Photo Credit: coolhikinggear.com

Pakaian lo diprediksi akan basah saat mendaki pada musim hujan. Walau lo sudah memakai jas hujan, air tetap dapat masuk melalui celah atau lubang kecil. Dengan demikian, baju dan celana lo tetap dapat terkena basah.

Selain itu, perlengkapan pendakian seperti jaket dan kantung tidur juga berisiko menjadi basah saat musim hujan tiba. Apabila dua barang tersebut sudah basah, lo akan sulit mencari kehangatan saat udara dingin menyerang. Lo pun berisiko terkena hipotermia ketika memulai pendakian.

Demikian 6 hal yang mesti lo pertimbangkan apabila ingin naik gunung saat musim hujan. Semoga informasi ini membuka wawasan lo tentang  risiko dan segala macam kemungkinan yang terjadi di gunung ketika hujan. Pokoknya, pikirkan 5 hal di atas sebelum mendaki gunung ya bro!

Source

Feature Image - outsideworldoutfitters.com

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Hiking

Article Category : Wilderness

Article Date : 09/01/2019

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive