Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Fakta Basa Basi Dengan Pendaki Lain Saat Di Gunung

Lo suka naik gunung? Pasti sering dong ketemu pendaki lain di jalur pendakian? Secara etika, berpapasan dengan pendaki lain di gunung baiknya saling melempar senyum lalu bertegur sapa. 

Hal ini mungkin agak sulit dilakukan buat tipikal orang yang pemalu atau tertutup, jangan kan ajak ngobrol, natap mata lawan bicara aja takut.  

 

Source

Ada beberapa rekomendasi berbasa-basi sesama pendaki ketika lo terpaksa harus membuka pembicaraan ketika suasana mulai memasuki masa-masa awkward.  Hal pertama yang bisa lo tanyakan adalah berangkat jam berapa, ini pertanyaan standar bisa memecah keheningan. 

Pertanyaan "Puncak masih jauh nggak, mas?" udah sangat ekstrim dan sangat sering dilontarkan para pendaki, tapi ya nggak ada salahnya untuk tanya aja dari pada bengong bingung mau ngomong apa.

 

Ilustrasi bertegur sapa

 

Ada juga kadang yang nanya masalah cuaca seperti "Semalam puncak ujan nggak mas?", atau "Dapet sunrise nggak mas?", atau mungkin bisa juga nanya "Puncak rame nggak mas?".

Ada satu pertanyaan yang kelihatan banget kalau benar-benar udah kehabisan topik, dan sebisa mungkin dihindari bro supaya nggak terlihat sotoy, yaitu "Tektok, mas?", padahal lo ngeliat dia bawa carrier super gede (Pastinya nggak mungkin tektok kecuali dia setengah dewa).

 

Source

Nah buat lo, pendaki-pendaki yang hobi foto bisa juga membuka topik pembicaraan dengan pendaki lain pake cara ini; "Mbak, boleh tolong fotoin nggak?", lalu dilanjutkan dengan kalimat "Nanti gantian mbak saya yang fotoin". Biasanya hal ini sering terjadi bro. 

[bacajuga url=63266]

Ya kira-kira itu lah seputar basa basi sesama pendaki di gunung. Kadang bikin nyengir dan awkward sendiri, makanya banyak orang yang bilang kalau naik gunung itu melatih skill komunikasi juga, karena lo dipaksa harus ngobrol sama stranger dengan hobi yang sama.

Featured Image : candradimukacrew.blogspot.co.id

Referensi Artikel : phinemo.com

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Wilderness

Article Date : 24/08/2017

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive