Walaupun terletak di lokasi yang cukup terpencil, Pulau Sumbawa yang masuk ke dalam wilayah provinsi Nusa Tenggara Barat adalah lokasi yang sempurna untuk Anda yang gemar berselancar menaklukkan ombok yang menantang. Sumbawa memang tidak sepopuler Lombok yang lebih dikenal oleh banyak orang, namun justru disitulah kelebihannya karena Anda bisa menikmati petualangan di lokasi yang tenang dan belum dikunjungi oleh banyak orang.
Untuk bisa mencapai Sumbawa, Anda harus melakukan perjalan terlebih dahulu ke Lombok. Dari Lombok, perjalanan dilanjutkan dengan mengunakan kapal feri menuju Poto Tano, Sumbawa Barat. Perjalanan menuju Pulau Sumbawa ini memang akan memakan waktu yang tidak sebentar, namun semua itu akan dibayar dengan lunas setelah Anda menyaksikan pemandangan luar biasa dan ombak besar yang seakan menggoda para peselancar untuk segera di taklukkan.

Pulau Sumbawa memang terkenal dengan ombaknya yang menantang dan sangat sempurna untuk Anda yang gemar berselancar. Spot surfing terbaik bisa Anda rasakan di pulau ini dan desa Manuk adalah lokasi yang sering dikunjungi oleh mereka yang ingin berselancar. Di desa Manuk ini terdapat sebuah pantai dengan hamparan pasir putih dan ombak yang sempurna untuk berselancar. Anda pasti betah berlama-lama berselancar di sini.
Jika Anda adalah peselancar yang sudah berpengalaman, saat berselancar cobalah untuk menyentuh dinding besar dan bersantai sejenak di terumbu karang dengan panjang sekitar 100 meter yang terkenal di pantai ini. Selain di desa Manuk, jangan lupa pula untuk mengunjungi pantai Lakey Hu’u yang cukup dikenal oleh para peselancar lokal dan dunia. Untuk mendapatkan ombak terbaik, datanglah sekitar bulan Juni sampai bulan Agustus.

Selain berselancar kegiatan seru lain juga bisa Anda lakukan di Sumbawa. Untuk Anda yang gemar menyelam, terumbu karang spektakuler dan dihuni oleh ikan-ikan yang cantik bisa Anda saksikan di alam bawah laut Pulau Sumbawa. Selain menyelam, mendaki Gunung Tambora yang merupakan gunung tertinggi di Sumbawa juga bisa Anda lakukan. Gunung dengan tinggi sekitar 2.851 mdpl ini pernah meletus tahun 1815 namun sampai saat ini belum terlihat lagi aktivitasnya.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 25/02/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :