Kampanye go green dan hemat energi yang banyak dilakukan oleh sejumlah kalangan belakangan ini membuat beberapa pabrikan motor mencoba menghadirkan sesuatu yang lebih ramah lingkungan dan energy dengan meluncurkan motor listrik yang diklaim zero emission.
Selain skuter dan motor sport, beberapa pabrikan motor juga merambat ke genre lain, yaitu motor trail. Sejumlah motor seperti Zero FX, KTM Freeride E-XC dan Alta Motors Redshift MX pun mulai menarik perhatian publik.
Namun apakah motor trail listrik ini mampu berjaya di dunia garuk tanah dan menggantikan motor trail yang menggunakan mesin konvensional?
Untuk urusan performa, motor trail listrik sama sekali tidak memiliki masalah yang berarti. Mesin listrik yang disematkan pada motor-motor tersebut bahkan mampu memberikan torsi yang sangat buas, sesuatu yang telah menjadi ciri khas dari motor trail konvensional.
Tetapi sayangnya, motor trail listrik juga memiliki masalah yang mungkin akan sangat menggangu para pengendara yang mencoba mengendarai motor ini di jalanan off road di tengah hutan.
[bacajuga url=62547]
Sebenarnya permasalahan pada motor trail listrik tidak jauh berbeda dengan permasalahan yang biasa dirasakan oleh para pengendara motor listrik bertipe sport atau skuter, yaitu kapasitas penyimpanan baterai yang tidak besar.
Masalah tersebut terbilang cukup merepotkan. Ini karena kebanyakan motor trail listrik yang telah dilepas ke pasaran saat ini hanya mampu bertahan hingga dua jam saja. Selain itu, proses pengisian baterainya juga terhitung sangat lama. Untuk mengisi baterai kosong hingga terisi penuh, dibutuhkan waktu sekitar 2-4 jam.
Permasalahan ini mungkin dapat diatasi dengan menyematkan baterai yang berkapasitas lebih besar. Namun dengan melakukan hal ini, maka produsen motor trail listrik mau tidak mau harus menaikan harga jual dari motor-motor tersebut. Ini jelas akan sangat sulit untuk dilakukan mengingat saat ini saja, motor trail listrik masih dijual dengan harga yang cukup fantastis.
Bisa dibilang, motor trail listrik saat ini masih belum praktis dan akan sangat sulit untuk diajak berpetualang di hutan. Tentunya bro bisa bayangkan bertapa repotnya jika motor yang lo gunakan kehabisan baterai di tengah hutan bukan?
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 22/05/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :