Ada banyak alasan mengapa sebuah kota atau pulau tidak lagi dihuni manusia dalam jangka waktu, misalnya seperti bencana alam, peperangan, atau saksi bisu atas terjadinya suatu peristiwa penting. Apa sajakah kota mati yang sudah lama ditinggalkan penduduknya sejak lama? Dari mana sajakah asal kota-kota tersebut?
Seseram apakah kota-kota tersebut? Berikut adalah 7 kota mati bernuansa muram dari berbagai belahan dunia. Silakan disimak ya bro!
1. Agdam, Azerbaijan

7 Kota Mati Ini Suguhkan Nuansa Muram kepada Pengunjungnya. Photo Credit: thebohemianblog.com
Agdam awalnya merupakan kota yang dihuni sekitar 40.000 penduudk Azerbaijan. Semua berubah ketika kota ini memasuki tahun 1993. Kala itu, tentara Armenia mengusir seluruh penduduk Agdam dari kampung halaman mereka sendiri. Kejadian ini berlangsung di sepanjang perang Nagorno Karabakh.
Menurut informasi yang dilaporkan Atlas Obsurca, pengusiran tersebut awalnya dimaksudkan tentara Armenia agar mereka dapat membangun pangkalan militer di Agdam. Akan tetapi, tentara Armenia pada akhirnya malah meluluhlantakkan kota tersebut secara besar-besaran. Hal ini ditujukan Armenia agar tidak ada pihak yang mampu menjadikan Agdam sebagai pangkalan militer.
Pasca penghancuran tersebut, seluruh bangunan kota berubah menjadi puing-puing reruntuhan. Selain itu, ada juga beberapa masjid yang berdiri kokoh. Berkat peristiwa ini, sebagian besar penduduk Agdam terpaksa mengungsi ke daerah Iran.
2. Gunkanjima, Jepang

7 Kota Mati Ini Suguhkan Nuansa Muram kepada Pengunjungnya. Photo Credit: wikipedia.org
Pada tahun 1959, kota Gunkanjima kabarnya sempat menyabet rekor sebagai pulau dengan jumlah populasi penduduk terpadat di dunia. Keadaan tersebut sangatlah bertolak belakang dengan kondisi Gunkanjima di masa sekarang. Kini, Gunkanjima sudah ditinggalkan para penduduknya dan menjadi pulau tak berpenghuni.
Mengapa Gunkanjima bisa berubah menjadi kota tak berpenduduk? Semuanya berawal saat perusahaan otomotif Mitsubishi membeli hak cipta Gunkanjima pada tahun 1890. Kala itu, mereka berniat mengeruk sumber daya batubara yang tersimpan di kawasan perairan pulau ini.
Pada tahun 1916, Mitsubishi memulai proyek ini dengan membangun beton besar di sekeliling Pulau Gunkanjima. Akan tetapi, daerah tambang ini kemudian ditutup karena sumber daya batubara sudah digantikan minyak tanah. Di tahun 1974, Mitshubishi akhirnya resmi meninggalkan Gunkanjima.
3. Oradour Sur Glane, Perancis

7 Kota Mati Ini Suguhkan Nuansa Muram kepada Pengunjungnya. Photo Credit: thesun.co.uk
Kota Oradour Sur Glane diketahui menjadi lokasi terjadinya peristiwa kejam di masa lampau. Pada masa Perang Dunia Kedua, Nazi pernah menginvasi kota ini sebagai bentuk pembalasan atas serangan Perancis sebelumnya. Invasi yang dilakukan Nazi terhadap kota Oradour Sur Glane berlangsung pada bulan Juni tahun 1944.
Dilansir dari Daily Mail serangan mematikan Nazi terhadap Oradour kabarnya menewaskan 642 orang. Ada juga sumber lain mengatakan bahwa 400 wanita dan anak kecil tewas dalam keadaan terpanggang karena serangan ini. Sementara itu, Nazi membunuh penduduk pria dengan menembaki mereka satu per satu. Brutal sekali kan bro?
Usai peristiwa ini, kota Oradour Sur Giane mengalami kerusakan parah akibat bangunannya dibakar dan dihancurkan oleh tentara Nazi. Hingga sampai saat ini, bangunan kota Oradour tidak direnovasi oleh Pemerintah Perancis. Alasan yang mendasari keputusan ini adalah ketidakinginan mereka untuk mengubah reputasi Oradour sebagai saksi bisu terjadinya peristiwa brutal pada masa lampau.
4. Centralia, Amerika Serikat

7 Kota Mati Ini Suguhkan Nuansa Muram kepada Pengunjungnya. Photo Credit: explorationproject.org
Di Amerika Serikat, ada sebuah kota yang menyandang gelar tempat terpanas di dunia. Nama kota tersebut adalah Centralia. Di bawah tanah kota ini, terdapat tambang bara api yang terus menyala sejak tahun 1962. Bara api ini kabarnya berasal tambang batu bara dari masa masa lampau.
Melihat keadaan ini, pemerintah menyuruh masyarakat untuk pergi meninggalkan kota Centralia. Akan tetapi, sejumlah penduduk menolak mematuhi perintah tersebut. Mereka beranggapan bahwa keadaan kota ini tidak membahayakan keselamatan siapapun.
Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, penduduk mulai tersadar bahwa Centralia memang kota yang tidak layak dihuni lagi. Mereka akhirnya pergi meninggalkan kota ini agar mampu bertahan hidup. Saat ini, kota Centralia sudah ditinggalkan manusia dan hanya menyisakan gereja. Sejumlah hewan juga dikabarkan masih tinggal di kota ini.
5. Kayakoy, Turki

7 Kota Mati Ini Suguhkan Nuansa Muram kepada Pengunjungnya. Photo Credit: bbc.co.uk
Dahulu kala, kota Kayakoy menjadi lokasi tempat tinggal pemeluk agama Kristen Ortodoks Yunani dan Muslim Anatolia. Sejak abad ke 14, kedua golongan tersebut diceritakan menjalani hidup rukun dan damai. Tidak pernah ada konflik atau masalah serius yang terjadi di antara keduanya.
Akan tetapi, kedamaian kota ini mulai terusik usai Yunani dan Turki terlibat dalam konfilik Perang Dunia Pertama. Pada tahun 1923, dibuat suatu perjanjian yang mewajibkan seluruh penduduk untuk meninggalkan kota Kayakoy. Perbuatan ini melambangkan terciptanya perdamaian politik di antara seluruh pihak. Hingga sampai saat ini, Kayakoy tetap menjadi kota tak terurus karena sudah lama ditinggalkan manusia.
6. Fordlandia, Brazil

7 Kota Mati Ini Suguhkan Nuansa Muram kepada Pengunjungnya. Photo Credit: loveincorporated.blob.core.windows.net
Pada tahun 1927, pengusaha asal Amerika Serikat Henry Ford membangun sebuah kota bernama Fordlandia di Brazil. Proyek pembangunan kota ini merupakan fasilitas tambahan untuk menunjang usaha perkebunan karet yang berlokasi di hutan hujan Amazon di sepanjang Sungai Tapajos. Saat ini, Fordlandia menjadi kota mati lantaran tidak dihuni manusia lagi.
Awalnya, Ford melengkapi kota kecil ini dengan berbagai fasilitas mewah. Contohnya seperti kafetaria, kolam renang, lapangan golf, serta arena hiburan lain. Proyek pembangunan kota Forlandia diketahui mendapat penolakan dari warga sekitar.Banyak penduduk merasa tidak nyaman dengan kehadiran bangunan yang didirkan Ford.
Pada tahun 1930, warga setempat melakukan pemberontakan besar-besaran terhadap kota Fordlandia. Mereka meluapkan amarah dengan mebuang mobil ke sungai serta memaksa para petinggi proyek pembangunan untuk lari ke dalam hutan. Sejak saat itu, Forlandia tidak pernah lagi dijadikan tempat tinggal oleh masyarakat sampai sekarang.
Demikian deretan kota mati yang sudah ditinggalkan penduduknya sejak lama. Semoga informasi ini membantu lo dalam menentukan tempat wisata yang seru. Jangan lupa bawa persiapan yang matang sebelum berangkat ya bro!
Feature Image - bbc.co.uk
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 10/12/2018
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :