Pantai menjadi salah satu tempat wisata yang banyak diincar pelancong ketika masa liburan tiba. Selama berlibur di pantai, lo sebaiknya tetap berhati-hati karena tempat ini juga menyimpan sejumlah hal berbahaya yang dapat mengancam keselamatan. Benarkah demikian?
Apa sajakah hal-hal berbahaya yang patut diwaspadai pelancong di pantai? Lalu, bagaimana cara mengantisipasi hal-hal tersebut? Berikut adalah 5 hal berbahaya yang ada di pantai beserta cara menghindarinya. Silakan cek tulisan di bawah ya bro!
1.Terbakar Matahari

5 Hal Berbahaya yang Patut Lo Waspadai selama Berlibur di Pantai. Photo Credit: shutterstock
Salah satu hal yang perlu diingat wisatawan selama berlibur di pantai adalah keadaan sinar matahari. Momen liburan lo tentu bakal terganggu ketika kulit terbakar sinar matahari yang menyengat. Saat itu, wisatawan bakal merasa seperti lobster rebus saat merasakan luka bakar di sekujur kulit.
Lo sebaiknya tidak menganggap luka bakar sebagai hal sepele karena hal ini menyimpan risiko berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian. Untuk itu, pengunjung pantai baiknya mengenali gejala gangguan panas. Contohnya seperti kram yang dipicu oleh lelah dan panas serta stroke fatal yang disebabkan oleh panas berlebihan.
Proses pemeriksaan luka bakar karena matahari kabarnya menyita waktu hingga 24 jam. Lo disarankan mencari bantuan medis bila mengidap luka bakar serius disertai sakit kepala dan demam. Pokoknya, pengunjung pantai disarankan berhati-hati selama beraktivitas di bawah sinar matahari terik. Oke, bro?
2. Ubur-ubur

5 Hal Berbahaya yang Patut Lo Waspadai selama Berlibur di Pantai. Photo Credit: worldatlas.com
70 dari 2.000 spesies ubur-ubur di dunia dikenal berbahaya serta mampu mengancam keselamatan manusia. Ubur-ubur penyengat patut diwaspadai wisatawan yang beraktivitas di sekitar pantai. Salah satu contoh ubur-ubur penyengat yang perlu dijauhi pengunjung pantai adalah ubur-ubur kotak yang mempunyai tentakel berisi jarum dan racun mematikan.
Dampak dari sengatan ubur-ubur biasanya adalah rasa sakit, gantal serta ruam merah selama berhari-hari. Oleh sebab itu, lo disarankan memakai alas kaki untuk melindungi diri dari sengatan ubur-ubur. Cara ini tentu bisa meminimalisir risiko terkena sengatan ubur-ubur saat berenang. Setuju ‘kan bro?
Selain itu, ada hal yang perlu lo lakukan bila tersengat ubur-ubur di pantai. Wisatawan baiknya segera memanggil ahli kesehatan agar luka sengat dapat teridentifikasi dengan baik. Dengan demikian, mereka bakal memberi pengobatan sesuai dengan luka sengat yang lo dapat. Oke bro?
3. Arus Balik

5 Hal Berbahaya yang Patut Lo Waspadai selama Berlibur di Pantai. Photo Credit: offgridweb.com
Tipe arus ini dapat membahayakan keselamatan wisatawan yang berlibur di pantai. Arus balik adalah gelombang yang bergerak dari dalam laut ke pantai serta sebaliknya. Arus ini mampu menyeret para pelancong ke dalam air dalam seketika.
Jika sudah terseret arus balik, lo sebaiknya segera mengambil tindakan cepat agar mampu menyelamatkan diri. Salah satunya adalah dengan berenang mengikuti gerakan arus dan tidak melawannya. Setelah itu, cobalah untuk berenang sejajar dengan garis pantai hingga tiba di ujung arus.
Rata-rata penyebab kematian korban arus balik bukanlah tenggelam atau kelelahan, melainkan berenang melawan arus. Oleh sebab itu, janganlah berenang melawan arus jika sudah terjebak di dalam arus balik. Ikuti saja arus yang ada agar lo dapat menyelamatkan diri dari situasi tersebut. Oke, bro?
4. Bakteri E.Coli

5 Hal Berbahaya yang Patut Lo Waspadai selama Berlibur di Pantai. Photo Credit: shutterstock
Saat berlibur di pantai, lo juga perlu berhati-hati terhadap ancaman bakteri. Pada tahun 2014 silam, sekitar 9 orang di Amerika Serikat dilaporkan meninggal akibat terkena bakteri pemakan daging yang hidup di air hangat. Nama bakteri tersebut adalah Vibrio vulnificus.
Bakteri yang cukup sering ditemukan di pantai adalah jenis E. Coli. Sebelum bermain di pantai, ada baiknya lo mengecek kebersihan area sekitar sana agar bisa terhindar dari bakteri ini. Pasalnya, bakteri ini menjadi salah satu indikator kontaminasi kotoran dalam air.
Cara lain untuk mencegah masuknya bakteri E. Coli dalam tubuh adalah dengan mencuci tangan serta tidak meminum air laut ketika berenang. Orang yang sudah mengidap gejala bakteri ini biasanya akan mengalami sakit perut, muntah, diare berdarah, serta demam ringan. Jadi, tetap berhati-hati selama berenang ya bro!
5. Lubang di Pasir

5 Hal Berbahaya yang Patut Lo Waspadai selama Berlibur di Pantai. Photo Credit: helpgoabroad.com
Lo dianjurkan berhati-hati bila hendak menggali lubang di pasir pantai. Pasalnya, beberapa wisatawan dilaporkan meninggal dunia lantaran terperosok ke dalam lubang pasir. Angka kematian korban yang jatuh ke dalam lubang pasir bahkan lebih tinggi dibandingkan korban serangan hiu. Mengerikan sekali, bukan?
Oleh sebab itu, berhati-hatilah ketika lo menggali pasir di sekitar pantai. Jangan sampai lubang yang digali berakhir runtuh hingga melukai lo serta orang-orang di sekitar. Wisatawan juga disarankan mengggali lubang tidak lebih dalam dari lutut serta menutup lubang-lubang yang terlihat di pantai. Oke, bro?
Demikian 5 hal yang perlu diwaspadai wisatawan selama berlibur di pantai. Semoga informasi di atas membuat lo tetap waspada dan berhati-hati saat menikmati waktu santai di pantai. Jangan lupa juga untuk meminta bantuan penjaga pantai bila dihadapkan pada situasi sulit. Oke, bro?
Source: kompas.com
Feature Image - helpgoabroad.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 27/05/2019
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :