Menyusuri kota-kota besar di Inggris, pasti bakal memberikan pengalaman menarik yang nggak akan dilupakan ya, bro. Ciri khas bangunan-bangunan tua di setiap sudut kotanya juga akan selalu diingat. Tapi, traveling ke Inggris juga nggak melulu harus ke kota-kota besar seperti London atau Edinburgh, bro. Barangkali dengan mengunjungi kota kecil di perbatasan justru akan menambah pengalaman traveling.
Salah satunya adalah Hay-on-Wye, kota yang terletak di perbatasan sungai Wye di Powys, Wales, Inggris. Kota ini punya keistimewaan, yaitu surga bagi para pencinta buku. Daripada penasaran, berikut hal menarik dari kota Hay-on-Wye!
[readalso url=21690]
Buku-buku Terpajang di Setiap Sudut Kota

Image source: nation.cymru
Kota Hay-on-Wye ini disebut sebagai kota buku, karena hampir di setiap sudut kotanya terdapat toko buku. Buku-buku nggak hanya terpampang indah di toko buku dalam ruangan aja, tetapi juga tersebar hingga ke taman, bangunan tua, halaman rumah, dinding bangunan, bahkan di trotoar jalan, bro.
Pada awalnya di Hay-on-Wye hanya terdapat satu toko buku bekas yang didirikan oleh Richard Booth pada tahun 1961. Konon, buku-buku bekas itu dikumpulkan dari perpustakaan yang tutup. Pada tahun 1970-an toko buku di Hay-on-Wye sudah menjamur dan menjadi sangat terkenal hingga dijuluki “Town of Book”.
The Honesty Bookshop, Toko Tanpa Penjaga

Image source: theguardian.com
Kota surga buku ini juga memiliki sebuah toko buku yang nggak kalah uniknya yang diberi nama The Honesty Bookshop. Bisa dibilang, toko buku ini menggunakan sistem “kejujuran” untuk membeli dan membayarnya. Pasalnya, toko buku ini nggak memiliki penjaga toko. Jadi, buku-bukunya dibiarkan terpajang di sepanjang jalan.
Harga buku-buku yang dijual juga cukup murah, sekitar satu pound aja. Pembeli bisa membayar dengan memasukkan uang ke dalam kotak yang telah disediakan. Eits, jangan sampai berbohong ya, bro!
Setiap Toko Punya Tema Bukunya Masing-masing

Image source: theguardian.com
Toko buku di Hay-on-Wye punya tema bukunya masing-masing, bro. Ada Children’s Bookshop yang menjual buku khusus anak-anak. Ada pula Murder and Mayhem Bookshop, surganya para pencinta cerita horor dan detektif. Interior tokonya pun sesuai dengan buku-buku yang dijual, bro.
Toko buku lainnya yaitu Boz Book tentang sastra, Addyman Book tentang buku-buku filosofi dan sex, ada pula Arden Bookseller tentang buku-buku botani dan masih banyak lagi toko buku bertema lainnya.
[readalso url=21888]
Festival Literature Hay

Image source: instagram.com/hayfestival
Buku sudah menjadi bagian penting di kota Hay-on-Wye hingga sekarang. Kota ini juga menjadi tempat bagi Festival Literature Hay yang dihadiri oleh ribuan penulis, penerbit, dan pencinta buku dari seluruh dunia dan diselenggarakan antara bulan Mei-Juni. Festival ini biasanya berlangsung selama 10 hari.
Nggak cuma acara bedah buku dan seminar, tapi juga ada penampilan grup musik dan pemutaran film. Seru banget pasti ya, bro? Saking serunya, festival yang lahir pada 1988 ini sempat dijuluki sebagai “The Woodstock of the Mind” oleh mantan presiden Amerika Serikat, Bill Clinton.
Destinasi Wisata Literasi yang Instagramable

Image source: instagram.com/hayfestival
Siapa bilang menjelajahi toko buku itu membosankan? Di Hay-on-Wye ini bagaikan berpetualang untuk mencari buku, bro. Berbagai macam buku ada di sini, aroma buku yang ada juga menjadi kenikmatan tersendiri bagi para pencinta buku.
Nggak hanya deretan bukunya aja yang memanjakan mata, tetapi juga desain toko bukunya yang super kreatif dan unik. Dijamin tiap sudut kota ini bisa jadi spot menarik yang Instagramable, bro. Bisa sekalian berfoto-foto deh buat yang hobi motret.
Nah, itulah menariknya kota kecil Hay-on-Wye, surganya para pencinta buku. Setiap sudut kota ini bakal memberikan pengalaman yang bermakna dan menarik, bro. Tertarik untuk berkunjung ke sana?
Source: hipwee.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Places
Article Date : 17/07/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :