Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Longyearbyen, Kota yang Melarang Warganya Meninggal di Norwegia

Ilmu pengetahuan memang semakin berkembang, banyak juga hal yang sudah bisa dikendalikan oleh manusia. Tapi, setidaknya ada satu hal yang nggak akan pernah bisa ditebak dan dihindari yaitu kematian. Kalau memang sudah tiba waktunya, hal tersebut harus diterima tanpa bisa berupaya, suka atau nggak.

Namun, sepertinya pemahaman ini harus ditolak mentah-mentah oleh warga di sebuah kota kecil arktik di Norwegia bernama Longyearbyen. Pasalnya di kota ini berlaku sebuah undang-undang yang sudah disahkan pemerintah setempat, yang isinya larangan bagi warganya untuk meninggal dunia.

Nggak hanya itu, undang-undang juga melarang warga yang meninggal untuk dikuburkan di wilayah kota. Jadi warga harus tahu kapan kira-kira mereka meninggal, sehingga bisa keluar kota agar bisa segera dikuburkan. Aneh juga ya, bro? Tapi, ternyata ada alasan di balik peraturan itu. Berikut penjelasannya!

[readalso url=21988]

Larangan Meninggal untuk Melindungi Warga Lain

Image source: radissonhotels.com

Dilansir New York Post, larangan meninggal di Longyearbyen sudah ada sejak tahun 1950-an. Aturan tersebut berlaku karena kondisi permafrost atau tanah yang membeku, sehingga bakteri dan serangga pengurai kesulitan hidup. Alhasil, jenazah yang dikubur nggak akan pernah bisa membusuk secara alami.

Longyearbyen sendiri hampir selalu bertemperatur rendah dan diselimuti salju karena memang berlokasi di wilayah kutub. Jadi kalau sampai ada yang tetap menguburkan jenazah, maka mayat itu akan selalu utuh. Hal ini tentu akan sangat berisiko jika jenazah yang dikuburkan punya riwayat penyakit, karena virus akan tetap bisa hidup dan berisiko menginfeksi warga ketika tanah yang tadinya beku mencair.

Bahkan virus Flu Prancis yang sempat jadi pandemi pada 1971-1920 masih bersemayam pada jenazah-jenazah yang dikubur sebelum larangan berlaku. Waduh, ngeri juga ya, bro?

Keluarga Bisa Terjerat Sanksi dan Hukuman

Image source: wildlife.no

Larangan meninggal ini merupakan upaya pemerintah supaya nggak ada jenazah yang dikuburkan di wilayah kota, sehingga warga yang masih hidup bisa terlindungi dari berbagai risiko buruk. Bukan artinya seluruh warga Longyearbyen dipaksa harus terus hidup ya, bro.

Meski begitu, kematian dan kuburan masih masuk ke dalam tindakan illegal karena secara tertulis dilarang dalam undang-undang. Namun, jika ada warga yang tiba-tiba meninggal, aturan yang berlaku adalah jenazah harus disemayamkan di bagian lain di Norwegia.

Sementara untuk warga yang “diprediksi akan meninggal”, misalnya yang sudah menderita penyakit kronis, makan akan dikirim ke tempat di mana jenazah mereka akan disemayamkan. Jika ada warga yang sudah diprediksi secara medis usianya nggak panjang lagi dan meninggal di Longyearbyen, maka keluarga yang bersangkutan bisa terjerat sanksi dan hukuman.

[readalso url=21981]

Longyearbyen Bisa Dikunjungi Siapa Saja karena Bebas Visa

Image source: unsplash.com/@agusdietrich

Meski punya aturan yang cukup aneh, Longyearbyen cukup ramah terhadap wisatawan yang akan datang. Ibu kota sekaligus pemukiman terbesar di Svalbard ini juga menjadi rumah bagi beruang kutub, bro.

Di tempat ini, hal pertama yang akan dilihat adalah hamparan gurun dan puncak gunung berselimut salju. Selama paruh tahun yang cerah, matahari di sana bersinar 24 jam dalam 7 hari. Sementara di paruh waktu lainnya, hanya kegelapan yang terlihat dengan keindahan aurora.

Jumlah penduduk Longyearbyen terbilang sedikit, yakni sekitar 2.926, jika dibandingkan dengan populasi beruang yang mencapai 3.000 ekor. Penduduk kota ini juga sepertiganya merupakan imigran, karena masuk dan menetap nggak memerlukan visa, asal punya pekerjaan dan tempat tinggal.

Tempat yang Baik untuk Menyimpan Benih

Image source: earth.com

Karena suhu wilayah yang rendah sepanjang tahun, rata-rata suhu hanya 7 derajat celcius pada musim panas. Oleh karena itu, Longyearbyen dinilai cukup ideal untuk membangun Global Seed Vault, sebuah unit penyimpanan sampel benih tumbuhan.

Beroperasi sejak 2008, Global Seed Vault sudah menyimpan lebih dari 980.000 benih dari seluruh dunia. Jika terjadi bencana global yang memusnahkan seluruh tumbuhan, maka benih cadangan tersebut bisa kembali memulai peradaban.

Nah, begitulah alasan dibalik larangan yang cukup kontroversial yang dijalankan untuk keselamatan warga lain yang masih hidup. Jadi semata-mata bukan karena memaksa warganya untuk tetap hidup. Tertarik buat berkunjung ke sana, bro?

 

Source: hipwee.com

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Urban Places

Article Date : 02/08/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Urban Places

Jadi Hotel Terbaik di Dunia, Simak Keindahan Capella Ubud di Bali

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Places

Lagi di Bandung? Yuk Coba Rekomendasi 7 Wisata Kuliner Ini

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Places

Taman Sari Yogyakarta, Waterkasteel yang Punya Keindahan Abadi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Places

Referensi Tempat Wisata di Sekitar Kaliurang, Yogyakarta

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive